PELATIHAN MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAGI TENAGA KERJA BIDANG PENGELASAN DI KOTA MALANG

yoto yoto

Abstract


Abstrak. Bengkel bidang pengelasan diberbagai kota besar sudah berkembang sangat pesat untuk melayani berbagai produk industri perumahan.  Namun demikian sebagian besar karyawan masih belum memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (MK3). Agar pekerjaan di bengkel/industri pengelasan dapat berjalan dengan maksimal dan terhindar dari bahaya kecelakaan maka perlu adanya MK3 yang baik. Tujuan dilaksanakannya program pelatihan MK3  bagi tenaga kerja bidang pengelasan ini adalah agar peserta pelatihan dapat: memahami manajemen  bengkel pengelasan, memahami alat pelindung diri (APD) pada bengkel pengelasan,  mampu mengelola keselamatan dan kesehatan kerja (K-3), mampu engelolaan bengkel pengelasan  di tinjau dari 5-S, memahami bahan-bahan berbahaya pada bengkel bidang pengelasan, dan mampu melakukan penataan peralatan dan bahan-bahan pada bengkel pengelasan. Pelatihan diikuti oleh pekerja las di Kota Malang sebanyak 25 orang. Pelatihan dilaksanakan di Bengkel/laboratorium Jurusan Teknik Mesin FT UM. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan terhadap manajemen K3 bagi peserta.

Kata Kunci:  K3, tenaga kerja, pengelasan


Full Text:

PDF

References


Akbar dan Sriwiyana, 2010. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran

Ilmu Pengetahuan Sosial. Bandung: Cipta Media.

Alip, M. 1989. Teori dan Praktek Las. Jakarta: Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan

Marihot, G.1984. Mengelas Logam dan Pemilihan Kawat Las. Jakarta: Penerbit PT Gramedia

Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung : Penerbit PT. Remaja Rosdakarya

Marwanto, A. 2007. Shiel Metal arc Welding: Materi pelatihan Life Skill Remaja Desa. UNY Fakultas Teknik Jurusan Pendidikan Teknik Mesin.

Permenaker RI. Nomor: Per.05/MEN/1996, tentang: sistem Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

Qolik, Yoto, Basuki, Sunomo, Wahono. 2018. Kompetensi tenaga kerja las terhadap pemahaman bahaya asap dan radiasi sinar las pada bengkel kejuruan bidang pengelasan di Kota Malang. Hasil Penelitian tidak diterbitkan. Malang: FT UM

Ramli, S. 2013. Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja Ohsas 18001 (H. Djajaningrat, Ed.). Jakarta: Dian Rakyat.

Ridley, J. 2008. Ikhtisar Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Jakarta: Erlangga.

Sari, R. E. (2014). Kepatuhan Peraturan Keselamatan Kerja Sebagai Mediator Pengaruh Iklim Keselamatan Kerja terhadap Kecenderungan Mengalami Kecelakaan Kerja.Yogyakarta: Jurnal Psikologi MANDIRI.

Schey, A. John. 2009, Proses Manufaktur (Introduction to Manufacturing Processes). Yogyakarta: Penerbit Andi

Sugiyono. 2009. MetodePenelitian PendidikanPendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sumanto. 1991. Bahaya Radiasi Bagi Manusia. Jakarta: Badan Tenaga Atom Nasional

Undang-Undang No 13 Tahun 2003, Tentang: ketenagakerjaan.

Utomo, D.H. 1999. Meteorologi Klimatologi. Malang: Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Wiryosumarto, H & Okumura, T. 1996. Teknologi Pengelasan Logam. Jakarta: PT. Pradnya Paramita

Yoto. 2017. Manajemen Bengkel Teknik Mesin. Malang: Aditya Media Publishing

Yoto, Irdianto, Marsono, dan Kustono. 2019. Tata Kelola Bengkel Teknik Mesin dan K3 di Pendidikan Kejuruan. Malang: Media Nusa Creative.

Yoto; Qolik, A; Marsono; Kustono, J. 2019. Manajemen K3 Bagi Tenaga Kerja Bidangb Pengelasan (Occupational Safety and Health Management of Welders). Malang: Media Nusa Creative.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Editorial:
Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,
Phone. (0341) 551312 psw 298,
email: jtmp@um.ac.id
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/JP2T/index

E-ISSN 2686-1232

Creative Commons License

This work is licensed under a CC BY SA 4.0.