Kemandirian Peternak Sapi Perah dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan

Anjar Susilowati, Imam Hambali, Sri Wahyuni

Abstract


Abstract: The purpose of this study is to describe the independence of dairy farmers in community empowerment efforts. This type of research is quantitative with descriptive design. The population of this study was 44 dairy farmers in Pait Village, Kasembon Subdistrict, as well as samples. Data collection techniques used were structured interviews. Data analysis in this research is percentage analysis. The results of this study indicate that as many as 69% of breeders have been able to take the initiative, as many as 44% of breeders are able to overcome the problem, as much as 72% of breeders are able to foster perseverance, as much as 48% of breeders have gained satisfaction, as many as 60% of breeders have self-confidence. Based on these data, it was concluded that the independence of dairy farmers in community empowerment efforts was in the quite independent category. Suggestions for this research are spesific studies areneededon the factors that cause the independence of dairy farmers

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan rancangan deskriptif. Populasi penelitian ini peternak sapi perah di Desa Pait Kecamatan Kasembon sebanyak 44 orang yang sekaligus sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 69% peternak sudah mampu berinisiatif, sebanyak 44% peternak mampu mengatasi masalah, sebanyak 72% peternak mampu menumbuhkan ketekunan, sebanyak  48% peternak sudah  memperoleh rasa puas,  sebanyak 60%  peternak yang mempunyai rasa percaya diri. Berdasarkan data tersebut  diperoleh kesimpulan bahwa kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan berada pada kategori cukup mandiri. Saran untuk penelitian ini adalah diperlukan kajian  secara spesifik tentang faktor-faktor yang menyebabkan kemandirian peternak sapi perah

Keywords


kemandirian; peternak sapi perah; pemberdayaan masyarakat pedesaan

Full Text:

PDF

References


Adiarto. 2012. Beternak Sapi Perah Ramah Lingkungan. Yogyakarta: PT Intan Sejati.

Bariyyah, Khairul. 2010. Perbedaan Tingkat Kemandirian siswa MAN 3 Malang antara yang tinggal dirumah dan yang tinggal di asrama.Skripsi Tidak Diterbitkan.Universitas Negeri Malang.Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi.

Mardikanto, Totok dan Soebiato, Poerwoko. 2013. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung. Alfabeta.

Moonks, F.J. 2001. Psikologi Perkembangan, Pengantar dalam berbagai Bagiannya.Terjemahan oleh Siti Rahayu.Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Parker, D. 2005. Menumbuhkan Kemandirian dan Harga Diri Anak. Terjemahan oleh Bambang Wibisono. Jakarta: PT Prestasi.

Prasetyastuti, dkk. 1988. Pedoman Praktis Cara Pemberian Pakan Sapi Perah. Malang: Dinas Peternakan.

Sudjana. 2001. Pendidikan Luar Sekolah. Bandung: Falah Production.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujono. 2010. Managemen Ternak Perah (Menuju Usaha Sapi Perah yang Sukses). Malang : UMM Press.

Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan (Kompetensi dan Praktiknya).Jakarta: Bumi Aksara.

Syarif, Kemal E dan Harianto, B. 2011. Buku Pintar Berternak dan Bisnis Sapi Perah.Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.

Widjaja, HAW. 2005. Penyelenggaraan Otonomi di Indonesia: Dalam Rangka Sosialisasi UU No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah.Jakarta: Raja Grafindo Persada




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um041v14i2p76-84

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pendidikan Nonformal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Licenseweb
stats View My Stats