Problematika Pengelolaan Mata Kuliah Berpraktek dalam Sistem Pendidikan dan Pengajaran Jarak Jauh

Sri Wahyu Kridasakti, Sigit Waluya

Abstract


Abstrak

Mata kuliah berpraktek dalam di Universitas Terbuka merupakan salah satu syarat mutlak yang harus diterapkan. Mata kuliah berpraktek tersebut diantaranya adalah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) dan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM). Permasalahan yang muncul dari pelaksanaan matakuliah berraktek ini adalah belum terpenuhinya target kualitatif atau kualitas nya. Lemahnya standar ketaatan dan integritas Kelompok Belajar/Pokjar dan Pembimbing/Supervisor-1/ Supervisor-2 pada sistem dan prosedur merupakan faktor utama penyebab permasalahan ini. Hal ini terjadi karena lemahnya sistem recruitment supervisor dan tidak dimilikinya sistem pengelolaan mata kuliah berpraktek yang berkelanjutan.  Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan berbagai persoalan dan problematika pengelolaan mata kuliah berpraktek meliputi: (1) faktor-faktor determinan yang mempengaruhi kinerja efektif pengelolaan program mata kuliah berpraktek;  dan (2)  model  pengelolaan mata kuliah berpraktek yang mampu memberikan dampak positif bagi pencapaian tujuan pengelolaannya. Kajian ini dilakukan di UPBJJ-UT Malang melalui rancangan penelitian dan pengembangan. Tahap pertama yaitu penelitian analisis kinerja pengelolaan program dan kedua adalah pemodelan (modelling) mata kuliah berpraktek. Pada tahap penelitian kinerja, metode yang digunakan adalah evaluasi sistematis, sedangkan tahap kedua digunakan metode modelling system. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa kinerja pengelolaan mata kuliah berpraktek menghasilkan capaian target kuantitatif yang memuaskan, namun capaian target kualitatif atau kualitas substantif hasil proses belajar-mengajar mata kuliah berpraktek sangat tidak memuaskan. Temuan penting dalam kajian ini bahwa faktor integritas mitra kerja, profesionalitas para pembimbing dan desain pengelolaan yang berperspektif sustainable-managerial-model memberi pengaruh signifikan terhadap  keberhasilan pengelolaan mata kuliah berpraktek dan terhadap hasil belajar. Sekalipun pembenahan cara kerja lama pengelolaan mata kuliah berpraktek ke model sustainable-managerial-model berimplikasi pada meningkatnya komponen pembiayaan, namun peningkatan tersebut masih justifiable sebagai bentuk peningkatan layanan jaminan kualitas program.

 

Abstract

Practicing courses at the Open University are one of the absolute requirements that must be applied. These practical courses include Strengthening Professional Ability (PKP) and Strengthening Teaching Ability (PKM). The problem that arises from the implementation of this practical course is that the qualitative or quality targets have not been met. Weak standards of compliance and integrity of the Study Group / Pokjar and Supervisor / Supervisor-1 / Supervisor-2 in systems and procedures are the main factors causing this problem. This occurs due to the weakness of the recruitment system for supervisors and the lack of a management system for sustainable practice courses.

 The purpose of this study is to explain various problems and problems in the management of practicing courses, including: (1) determinant factors that affect the effective performance of the practice course program management; and (2) a practice course management model capable of having a positive impact on the achievement of its management objectives. This study was conducted at UPBJJ-UT Malang through a research and development design. The first stage is research on analysis of program management performance and the second is modeling (modeling) courses in practice. In the performance research stage, the method used is systematic evaluation, while the second stage uses the modeling system method.

The results of this study indicate that the management performance of practice subjects produces satisfactory quantitative target achievements, but the qualitative target achievements or the substantive quality of the results of the teaching and learning process of practice subjects are very unsatisfactory. The important finding in this study is that the factors of work partner integrity, professionalism of the supervisors and management design with a sustainable-managerial-model perspective have a significant influence on the success of managing practical courses and on learning outcomes. Even though reforming the old way of working in practicing course management to a sustainable-managerial-model has implications for an increase in the financing component, this increase is still justifiable as a form of improving program quality assurance services.


Keywords


problematika pengelolaan; matakuliah berpraktek; sustainable managerial-model

Full Text:

PDF

References


Borg and Gall (1983). Educational Research, An Introduction. New York and London. Longman Inc.

Budimansyah, Dasim, dkk, 2010. Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Bandung : Genesindo.

Belawati, T, et al,. 2002. Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 2002. Universitas Terbuka, Tangerang.

Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1989). Fourth Generation Evaluation. Newbury Park, CA: Sage Publications

Cutter J., Jordan S. 2012. Inter–professional differences in compliance with standard precautions in operating theatres: a multi–site, mixed methods study. Int J Nurs Stud. 2012;49(8):953–968.

Dokumen, Laporan Monitoring PKP/PKM UPBJJ-UT Malang 2015-2017.

Effendi K., (2008), Pengembangan Masyarakat – Landasan Pokok, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Gay, L.R. (1991). Educational Evaluation and Measurement: Com-petencies for Analysis and Application. Second edition. New York: Macmillan Publishing Company.

Mulyasa, E. 2009. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Nugroho, Y., 2007. Dilema Tanggung Jawab Korporasi, Kumpulan Tulisan, 10 Nopember 2007 www.unisosdem.org (dilihat pada tanggal 23 Mei 2013).

Purwanto, Ngalim, 2009. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung : Remaja Rosda Karya.

Stephen P. Robins. 1996. Organizational Behaviour: Concept, Controversies, Applications (New York: Prentice Hall, Inc.

Sugiyono, 2006. Metode Penelitian Kuantitatif-Kualitatif dan R&D, Alfabeta – Bandung.

Sullivan, S. & Glanz, J. 2005. Supervision that Improving Teaching Strategies and Techniques. Thousand Oaks, California: Corwin Press.

---------------------------. 2005. Supervisi Klinis Pembelajaran Dalam Peningkatan Profesionalisme Guru. Terjemahan. Jakarta : Gramedia.

Suparman M. A. 2012. Desain Instruktional Moderen: Panduan Para Pengajar dan Inovator Pendidikan. Penerbit Erlangga, Jakarta. 2012.

Tim FKIP. 1997. Alat Penilian Kemampuan Guru (APKG). Jakarta: Universitas Terbuka

Tim PKP PGPAUD. 2014. Buku Panduan Pemantapan Kemampuan Profesional (PAUD-4501). Jakarta: Universitas Terbuka. Edisi-2.

Van den Akker J. (1999). Principles and Methods of Development Research. Pada J. van den Akker, R.Branch, K. Gustafson, Nieven, dan T. Plomp (eds), Design Approaches and Tools in Education and Training (pp. 1-14). Dortrech: Kluwer Academic Publishers.

Van den Akker J., dkk. (2006). Educational Design Research. London and New York: Routledge.

Wardhani, IGK. & Wihardit K. 2007. Penelitian Tindakan Kelas PDGK-4500. Jakarta: Universitas Terbuka.

Waluyo. S., dkk., 2018. Laporan Hasil Penelitian Analisis Kesenjangan Pengeloaan PKP/PKM UPBJJ-UT Malang Tahun 2018. Skema




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um041v15i2p52-63

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Nonformal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Licenseweb
stats View My Stats