PENGEMBANGAN BAHAN BELAJAR BUDAYA LOKAL SEBAGAI PENDIDIKAN INFORMAL DALAM MEMBINA KERUKUNAN PADA PEMBELAJARAN PROGRAM KEJAR PAKET B

Zulkarnain Zulkarnain

Abstract


Tujuan penelitian: (1)  Identifikasi materi yang disusun sebagai bahan belajar  berbasis tradisi lokal agar dapat membina kerukunan masyarakat desa dalam pem-belajaran Kejar Paket B, (2) Bagaimana proses pengembangan bahan belajar berbasis tradisi lokal masyarakat desa untuk membina kerukunan masyarakat. Kesimpulan: pertama, materi bahan belajar berbasis tradisi lokal sebagai media pendidikan informal pada Kejar Paket untuk meningkatkan kerukunan masyarakat. Identifikasi tradisi  lokal yang masih berjalan di Kabupaten Malang antara lain:  Slametan Jumat Legi,  soyo, rewang, buwuh, nglayat, dan tahlilan. Kedua, Pengembangan bahan belajar dan panduan tutor berbasis tradisi lokal sebagai media pendidikan informal dalam membina kerukunan masyarakat pembelajaran Kejar Paket B yang disusun melalui serangkaian penilaian dari beberapa ahli dan uji coba pemahaman tutor.

Keywords


bahan belajar; budaya lokal; program kejar; kerukunan

Full Text:

PDF

References


Ayatrohaedi. 1986. Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Jakarta: Pustaka Jaya

Bogdan, R. G. & Biklen, S. K. 1982. Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon Inc.

Coombs, P.H. 1973. New Paths to Learning for Rural Children and Youth. USA: International Council for Educational Development.

Hidir, A. 2009. Penetrasi Kapital dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Adat (Kasus Komunitas Terpencil Talang Mamak di Provinsi Riau). Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Brawijaya.

Joesoef, S. 2008. Konsep Dasar Pendidikan Luar Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Seli, N. 2011. Multikulturalisme (Online). Nawiliseli.blogspot.com/2011/12multikuluturalisme.html) diakses tanggal 1 Agustus 2015.

Siahan, B. 1987. Pengembangan Materi Pengajaran Bahasa FPS. Jakarta: PP-LPT.

Smith, M. K. 1988. DevelopingYouth Work. Open University Press.

Soriano, L.B. 1981. Opening Statement in Regional Seminar on Indigeneous Learning System for Deprived Areas. Manila: Seameo Regional Center for Educational and Technology.

Suyono. 1991. Kerangka Pengembangan Bahan Pengajaran Pragmatik Bahasa Indonesia. Tesis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana IKIP Malang.

Thiagarajan, S. 1976. Programmed Instruction for Literacy Workes. Tehran: Hulton Educational Publication Ltd, in-cooperation with the International Institute for Adult Litaracy Methods.

Yuliati, Y. Perubahan Ekologis dan Strategi Adaptasi Masyarakat di Wilayah Pegunungan Tengger (Suatu Kajian Gender dan Lingkungan). Disertasi tidak diterbitakan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Brawijaya.

Zen, M. 2002. Orang Laut: Studi Etnopedagogi. Jakarta: Yayasan Bahari Nusantara.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jpn.v10i2.657

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Licenseweb
stats View My Stats