Homeschooling: Masihkah Relevan untuk Pendidikan Anak Gifted? Sebuah Kajian Literatur

Citra Nadia Sari, Wiwin Hendriani

Abstract


Karakteristik anak gifted yang khas dalam segi akademik dan kurangnya pelayanan akademik pada sekolah formal membuat para orangtua yang memiliki anak gifted lebih memilih untuk menyekolahkan anak di luar sekolah formal (homeschooling). Selain karena kebutuhan akademik yang berbeda, homeschooling dapat memenuhi kebutuhan akademik dan karakteristik anak gifted yang khas. Di sisi lain, homeschooling memiliki dampak negatif pada anak gifted, yaitu kurang memfasilitasi anak untuk bersosialisasi dengan teman-temannya. Kemampuan sosial anak menjadi terbatas. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan peran dari orang terdekat anak gifted seperti orangtua, guru, dan sekolah dalam memfasilitasi dan membantu memenuhi kebutuhan akademik anak gifted. Pencarian artikel penelitian dilakukan di 4 situs pencarian artikel penelitian internasional, yaitu ScienceDirect, SAGE, ProQuest, dan ERIC dengan tahun terbit 2011-2020. Data awal terkumpul 40 jurnal artikel dan disaring melalui kriteria inclusion dan exclusion hingga didapatkan 8 jurnal yang terdiri dari 4 jurnal kuantitatif dan 4 jurnal kualitatif. Berdasarkan hasil systematic literature review, diketahui bahwa homeschooling masih relevan untuk menjadi pilihan dengan memperhatikan beberapa peran orangtua terhadap anak gifted sebagai motivator, resource providers, advisers, monitors, counselors, dan support. Pilihan untuk menyekolahkan anak gifted di sekolah formal juga masih dapat dilakukan dengan mempertimbangkan peran guru sebagai penyampai informasi dan follow-up mengenai perkembangan akademik anak gifted di sekolah dan peran sekolah yang memfasilitasi komunikasi intens antara orangtua dan guru serta memiliki program pendidikan khusus untuk anak gifted.

References


Aslikudin, N. (2015). Persepsi Masyarakat tentang Pentingnya Pendidikan Formal Implikasinya dalam Sikap Kedewasaan Anak di Dusun Semoyo, Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Institut Agama Islam Negeri Salatiga.

Bicknell, B. (2014). Parental Roles in the Education of Mathematically Gifted and Talented Children. Gifted Child Today, 37(2), 83–93. https://doi.org/10.1177/1076217513497576

Bonab, B. G., & Koohsar, A. A. H. (2011). Relations between quality of image of God and mental health in parents of exceptional children. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 29, 227–231. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.11.229

Çakır, L. (2014). The Relationship between Underachievement of Gifted Students and their Attitudes toward School Environment. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 152, 1034–1038. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.09.269

Hosseinkhanzadeh, A. A., Yeganeh, T., & Taher, M. (2013). Investigate Attitudes of Parents and Teachers About Educational Placement of Gifted Students. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 84, 631–636. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.06.616

Jolly, J. L., & Matthews, M. S. (2012). A critique of the literature on parenting gifted learners. Journal for the Education of the Gifted, 35(3), 259–290. https://doi.org/10.1177/0162353212451703

Jolly, J. L., & Matthews, M. S. (2017). The Chronicles of Homeschooling Gifted Learners. Journal of School Choice, 12(1), 123–145. https://doi.org/10.1080/15582159.2017.1354644

Jolly, J. L., Matthews, M. S., & Nester, J. (2013). Homeschooling the Gifted: A Parent’s Perspective. Gifted Child Quarterly, 57(2), 121–134. https://doi.org/10.1177/0016986212469999

Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2011 tentang Kebijakan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus.

Manasawala, S., & Desai, D. (2019). Meeting the educational needs of a gifted child: A parent’s narrative. Gifted Education International, 35(3), 189–200. https://doi.org/10.1177/0261429419863440

Moher, D., Shamseer, L., Clarke, M., Ghersi, D., Liberati, A., Petticrew, M., Shekelle, P., Stewart, L. A., Estarli, M., Barrera, E. S. A., Martínez-Rodríguez, R., Baladia, E., Agüero, S. D., Camacho, S., Buhring, K., Herrero-López, A., Gil-González, D. M., Altman, D. G., Booth, A., … Whitlock, E. (2016). Preferred reporting items for systematic review and meta-analysis protocols (PRISMA-P) 2015 statement. Revista Espanola de Nutricion Humana y Dietetica, 20(2), 148–160. https://doi.org/10.1186/2046-4053-4-1

Mudrak, J. (2011). “He was born that way”: Parental constructions of giftedness. High Ability Studies, 22(2), 199–217. https://doi.org/10.1080/13598139.2011.622941

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa.

Pilarinos, V., & Solomon, C. R. (2016). Parenting Styles and Adjustment in Gifted Children. Gifted Child Quarterly, 61(1), 87–98. https://doi.org/10.1177/0016986216675351

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Yazdani, S., & Daryei, G. (2016). Parenting styles and psychosocial adjustment of gifted and normal adolescents. Pacific Science Review B: Humanities and Social Sciences, 2(3), 100–105. https://doi.org/10.1016/j.psrb.2016.09.019.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Sains Psikologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Reference Manager : 

    

 

Aliansi:

     


Plagiarism Checker :

 

 

Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.