PERILAKU KOPING WARIA (Studi Fenomenologi Kasus Diskriminasi Waria Di Surakarta)

Mohammad Khasan, Sujoko Sujoko

Abstract


Fenomena waria bisa ditemukan hampir disetiap wilayah di Indonesia tidak terkecuali Surakarta. Keberadaan mereka seringkali menimbulkan stigma negatif dan banyak menuai penolakan dari masyarakat, Fobia masyarakat terhadap kaum Waria membuat kelompok minoritas ini menjadi tertekan dan menjadikan mereka terisolir dari lingkungan masyarakat dan bahkan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami perilaku koping yang dilakukan oleh waria.

 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara sebagai metode pengumpulan datanya. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan perspektif subjektif waria dalam mensikapi penolakan dan diskriminasi masyarakat dan keluarga terhadap mereka.

Hasil Penelitian: untuk mengatasi masalah diskriminasi yang dihadapi oleh waria. Informan melakukan dua jenis koping; 1) Emotion focused copying. Seperti: bercengkerama dengan teman-teman sesama waria, sholat, puasa, membaca al qur’an, mengadu kepada Tuhan, santai, enjoy dan tidak terlalu memikirkan serta menganggap cemoohan sebagai angin lalu.  2) Problem  focused  coping, Adapun problem focused copying yang dilakukan oleh waria nampak dalam upaya mereka melakukan klarifikasi dan mejelaskan kepada keluarga, teman dan masyarakat atas status mereka sebagai waria. Langkah ini tetap informan ambil, meskipun akan mendapatakan penolakan dan diskriminasi dari orang-orang yang ada disekitarnya. 

Kata kunci: Perilaku Koping  dan Waria

References


Arfanda, F & Sakaria, (2015). Konstruksi Sosial Masyarakat Terhadap Waria. M. KRITIS, Jurnal Vol. 1, No. 1, Juli 2015. Makassar: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin

Atmojo, K. (1986). Kami Bukan Lelaki - Sebuah Sketsa Kehidupan Kaum Waria. Jakarta: PT. Temprin

Departemen Sosial RI. (2008). Pedoman Umum Pelayanan Sosial Waria. Jakarta: Departemen Sosial RI.

Diponegoro, Ahmad Muhammad & Thalib, Syamsul Bachri. (2001). Meta-Analisistentang Perilaku Koping Preventif dan Stres. Jurnal Psikologika No 12 Tahun VI (hal 51-61)

Erdinalita, Putik (2006) Strategy Coping Stres Pada Waria. Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya.

Hayaza’, F. (2004) Waria. Penelitian Praktek Psikologi Sosial. Profesi Psikologi. Yogyakarta

Helvi, Fanji Permana, Made Sumarwati, Imron Rosyadi (2009) Hubungan penurunan fungsi gerak lansia terhadap strategi koping stres lansia di panti jompo welas asih kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), Volume 4, No.3, November 2009.

Khasan, M dan Widjanarko, M. (2011). Perilaku Coping Masyarakat Menghadapi Banjir. Jurnal Psikologi Pitutur, Volume I. Nomor 2, Juni 2012.

Koeswinarno. (2004). Hidup Sebagai Waria. Yogyakarta: LkiS

Kurniawati, M. (2003). Latar Belakang Kehidupan Laki-Laki Yang Menjadi Waria. Skripsi Sarjana Strata 1 (tidak diterbitkan). Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Surabaya.

Kusumayanti, W. (2000). Ibu dan Penerimaan Diri Waria. Skripsi Sarjana Strata 1 (tidak diterbitkan). Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Surabaya.

Lazarus, S. & Folkman, R.S. (1986). Stress, appraisal, and coping Springer: New York

Perroto, R.S., & Culkin, J. (1993). Exploring Abnormal Psychology. New York: Harpercollins College Publisher.

Sugiyono, 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan; Pendekatan Kualitatif, Kualitatif, R& D. Bandung; Alfabeta

Suwarti (2009) Strategi Coping Waria Dalam Menghadapi Kecemasan Terjangkit HIV /AIDS di Purwokerto. Jurnal PSYCHO IDEA, Tahun 7 No.1, Juli 2009

Stuart GW, Larnin MT. (1998) Principles & Practice of Phsychiatric Nursing. 6th ed. Philadelphia: Mosby Year Book.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing:   

Image result for pkp indexImage result for google scholar pictures


Reference Manager :

 

 

 

Visitors Statistik :

 View My Stats

Flag Counter

 

Creative Commons License


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.