PREDIKSI PRODUKTIFITAS KERJA PADA PEKERJAAN TANAH DAN PONDASI BANGUNAN TAK BERTINGKAT

Sugiyanto; Made wena

Abstract


Abstrak: Kelompok pekerja bangunan yang mengerjakan jenis pekerjaan pengalian tanah, pasangan anstampeng batu kali, pasangan pondasi batu kali, dan pasangan rolag diatas pondasi masih perlu mendapat perhatian, terutama munculnya faktor pengaruh ekternal dan internal dalam bekerja, sehinga mengurangi capaian hasil kerja yang masih rendah dan kurang memberi keuntungan terhadap jasa pelaksana konstruksi. Penelitian mengunakan
cara survei, wawancara dan observasi hasil kerja pada setiap jenis pekerjaan konstruksi kepada kelompok pekerja dari pekerja, tukang, mandor dan pelaksana di kota Malang bekerja pada jasa pengembang bangunan tak bertingkat. Hasil penelitian diperoleh sumbangan atribut pada sosio ekonomi meliputi: pengalamam profesi pekerja antara 5-7 th, pendidikan formal yang dicapai sebelum bekerja min SD, Pelatihan ketrampilan kerja yang diperoleh
melalui belajar dari tukang atasan, upah satuan harian,Jarak timbunan material kerja terhadap tempat pasangan komponen konstruksi, dan penataan site material dan tempat kerja konstruksi.sumbangan pada lingkungan sarana kerja meliputi variabel: site lokasi pekerjaan konstruksi, ketersediaan material sebelum mengawali pekerjaan konstruksi, kelengkapan peralatan kerja bantu yang dimiliki oleh masing profesi, cara mengunakan material dan metode kerja, Kondisi Cuaca saat berlangsung jam kerja, Profesi tetap sebagai tenaga kerja
disektor bangunan, Koefisien upah dari kelompok pekerja dari jenis pekerjaan diperoleh dari hasil capaian produktivitas kerja real dilapangan dalam ukuran waktu kerja7 jam sehari.

Kata-kata kunci: produktivitas, Jenis pekerja bangunan, koefisien upah kerja

Abstract: The group of construction workers working on the type of soil control work, the stone anstampeng pair, the stone masonry pairs, and the rolag pairs on the foundation still need attention, especially the emergence of external and internal factors of influence in work, thus reducing the achievement of the work is still low and less provide benefits to construction services. The research uses survey methods, interviews and work observations on each type of construction
work to a group of workers from workers, builders, foremen and executors in the city of Malang working on the services of non-storey building developers. The results of the research were attributed to socio-economic attributes: work experience professions between 5-7 years, formal education achieved before min min work, vocational training obtained through learning from supervisors, daily unit wages, construction materials, and site arrangement of construction
materials and workplaces. contributions to the workplace environment include variables: site location of construction work, availability of materials prior to the start of construction work, completeness of the auxiliary work equipment owned by each profession, how to use materials and working methods, Weather during working hours, Profession remains as a workforce in the building sector, wage coefficient of the group of workers of the type of work obtained from the achievement of real work productivity field in the size of working time 7 hours a day.


Keywords: productivity, Type of construction worker, wage coefficient of work


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.