MENGNTENSIFKAN PERAN PENDIDIKAN SASTRA UNTUK MEMBAGUN KARAKTER SISWA

Jumadi Jumadi

Abstract


Berbagai peristiwa yang mengindikasikan terjadinya kemerosotan moral seolah menjadi hal yang biasa. Kita bisa menyaksikan gejala itu hamper pada semua situs kehidupan kita. Gejala itu tentu tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. Perlu  dilakukan reformasi pendidikan yang memberi perhatian lebih pada upaya memperbaiki karakter, terutama para siswa sehingga mereka tumbuh menjadi orang yang tahu kebenaran, mencintai kebenaran, dan melakukan kebenaran. Terkait dengan upaya itu, pendidikan sastra mempunyai peran sangat strategis. Di dalam sastra terungkap unsur-unsur moral yang dapat digunakan untuk membangun karakter siswa. Peran pendidikan sastra akan berhasil membangun karakter siswa bila pendidikan sastra dirancang dengan baik, baik menyangkut materi pendidikan, proses pendidikan, maupun system evaluasi yang digunakan. Materi pendidikan sastra hendaknya kontekstual; proses pendidikannya menggunakan model respon; dan sistem evaluasinya menekankan pada proses daripada hasil.

Full Text:

PDF

References


Aminuddin. (1984). Pengantar Memahami Unsur-unsur dalam Karya Sastra. Malang: IKIP Malang.

Budimansyah, D. (2002). Model Pembelajaran dan Penilaian Portofolio. Bandung: Ganesindo.

Barton, J. dan Coolins, A. (1997). Portfolio Assessment: A Handbook for Educators. Parsippany: Dale Seymaour Publications.

Beach, R. W. dan Marshall, J. D. (1991). Teaching Literature in the Secondary School. San Deigo: Harcourt Brance Jovanovich, Publishers.

Borba, M. (2001). Building Moral Intelligence. Sanfrancisco: Jossey-Bass.

Fawzi, A. (2016). Pengembangan Alat Penilaian Pembelajaran Menyimak Eksposisi Kelas X SMA. Jurnal Bahasa dan Seni, Volume 44 Nomor 2 2017, pp 125—134

Harsiati, T. (2017). Feedback And Self Regulation In Writing Learning Assesment In Junior High School. ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture, Volume 1 Number 1 2017, pp 71—78, http://dx.doi.org/10.17977/um006v1i12017p071.

Hill, B. C. dkk. (1998). Classroom Based Assesment. Norwood, Massachusetts: Christopher-Gordon Publishers, Inc.

Ibrahim, M, dkk. (2000). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: Unesa Press.

Komalasari, K. (2013). Pendidikan Karakter di Persekolahan Kita. Dalam Budimansyah, Dasim dan Komalasari, Kokom (Eds.). Pendidikan Karakter: Nilai-Inti bagi Upaya Pembinaan Kepribadian Bangsa. Bandung: Widya Aksara Press.

Lickona, T. (1991). Educating for Character. New York: Bantam Books.

Nunan, D. (1999). Second Language Teaching and Learning. Boston: Heinle and Heinle Publishers.

Nurhadi dkk. (2004). Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Penerbit Universitas Negeri Malang.

Rodger, A. (1983). Langage for Literature dalam C. J. Brumfit (Ed.). Teaching Literature Overseas Language-Based Approaches. Oxford: Pergamon Press.

Sauri, S. (2013). Strategi dan Implementasi Pendidikan Karakter Bangsa. Dalam Budimansyah, Dasim dan Komalasari, Kokom (Eds.). Pendidikan Karakter: Nilai Inti bagi Upaya Pembinaan Kepribadian Bangsa. Bandung: Widya Aksara Press.

Slavin, R. (2000). Educational Psychology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon, Inc.

Teeuw, A. (1982). Khazanah Sastra Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




BASINDO indexed by:

CROSSREF DOAJ Google Scholar Researchbib OneSearch PKP INDEX BASE-SEARCH

BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Indonesian Language, Literature, and Learning Journal
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

ISSN : 2579-3799 (media online) - SK no. 0005.25793799/JI.3.1/SK.ISSN/2017.04 - 6 April 2017

Lisensi Creative Commons

BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License