PEMBENTUKAN KARAKTER MELALUI UNGKAPAN KEPERCAYAAN RAKYAT DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU

Dina Ramadhanti

Abstract


Ungkapan kepercayaan rakyat menjadi salah satu bagian dari budaya masyarakat Minangkabau. Ungkapan kepercayaan rakyat merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang berkembang dalam masyarakat khususnya masyarakat Kenagarian Salimpat Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Ungkapan kepercayaan rakyat disampaikan secara turun temurun dan mengandung fungsi hiburan dan edukasi. Ungkapan kepercayaan rakyat digunakan sebagai sarana pendidikan karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang berguna untuk pembentukan karakter. Pilihan kata yang digunakan dalam puisi menggunakan kosakata Minangkabau dan menyiratkan nilai-nilai kearifan lokal. Oleh karena itu, makalah ini ditulis untuk mendeskripsikan pembentukan nilai karakter melalui ungkapan kepercayaan rakyat dalam masyarakat Minangkabau. Metode yang digunakan adalah deskriptif untuk menjelaskan makna dan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam ungkapan kepercayaan rakyat sebagai salah satu bentuk sastra lisan. Pilihan kata yang sarat dengan alam Minangkabau menjadi ciri khas ungkapan kepercayaan rakyat Minangkabau. Masyarakat dahulunya bahkan memberikan petuah dan nasihat kepada anaknya melalui ungkapan kepercayaan rakyat. Saat ini ungkapan kepercayaan rakyat yang menggunakan bahasa Minangkabau tidak lagi dikenal oleh generasi muda, bahkan beberapa kosakata yang digunakan tidak lagi dikenal. Oleh karena itu, perlu adanya pemertahanan keberadaan ungkapan kepercayaan rakyat ini sebagai bagian dari budaya masyakat Minangkabau dan sebagai upaya pembentukan karakter para generasi penerus.

Full Text:

PDF

References


Bogdan, Robert C. dan Biklen, Knopp S. 1998. Qualitative Research in Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston: Allyn and Bacon, Inc.

Danandjaja, James. 1991. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain cetakan III. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Fitrahayunitisna dan Zulvarina, P. (2017). The Efforts to Strengthen National Identity Through Ethical Value and Local Wisdom in Oral Literature. ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture, Volume 1 Nomor 2 2017 hal. 19—23, (online) http://journal2.um.ac.id/index.php/jisllac/article/view/1918/1119, diakses 19 Desember 2017

Megawangi, Ratna.2003. Pembentukan Karakter untuk Membangun Masyarakat Madani. Indonesia Heritage Foundation.

Muchson, Ali. 2013. Sastra Sebagai Media Pembentukan Karakter (dalam prosiding Sastra dan Pembangunan Karakter Manusia). Manado: Balai Bahasa Sulawesi Utara.

Ratna, Nyoman Kutha. 2013. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra: dari Strukturalisme hingga Postmodernisme Perspektif Wacana naratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Soetarno. 2008. Peristiwa Sastra Melayu Klasik. Surakarta: Widya Duta Grafika.

Transkrip Wawancara Ungkapan Kepercayaan Rakyat dari Informan.

Yulianto, A. (n.d.). Pantun Banjar sebagai Media Pendidikan Karakter, 102–112.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




BASINDO indexed by:

CROSSREF DOAJ Google Scholar Researchbib OneSearch PKP INDEX BASE-SEARCH SINTA RISTEKDIKTI

BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Indonesian Language, Literature, and Learning Journal
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

ISSN : 2579-3799 (media online) - SK no. 0005.25793799/JI.3.1/SK.ISSN/2017.04 - 6 April 2017

Lisensi Creative Commons

BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License