RECALL MEMORY PADA DONGENG KARANGAN SISWA KELAS VII SMP

Nani Nurcahyani

Abstract


Memori  merupakan salah satu bagian integral dari eksistensi manusia. Aktivitas belajartidak lepas dari  proses mengingat. Kemampuan siswa dalam menulis bergantung pada input, storage, dan output. Proses mengingat input yang disimpan dalam otak dengan recall memory. Penelitian  ini bertujuan mendeskripsikan proposisi bentuk dan makna asosiatif pada dongeng karangan siswa SMP. Pendekatan  penelitian  ini  adalah  kualitatif  deskriptif. Metode pengumpulan dan penganalisisan data adalah intertekstualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proposisi bentuk didominasi bentuk majemuk-majemuk – delisi karena siswa kelas VII mencapai daya ingat paling besar dan mampu meniru  proposisi bentuk majemuk ke majemuk;dan  (2)  makna asosiatif didominasi makna reflektif-reflektif karena cara pandang siswa menemukan makna potensial bahasa dalam dongeng karangannya dan mengomparasi antara hipogram dan teks transformasi. Oleh karena itu,   untuk meningkatkan kemampuan memori dan menulis perlu latihan dan motivasi.

Full Text:

PDF

References


BNSP.(2006). Buku panduan penyusunan KTSP. Jakarta: RinekaCipta.

Byrne,D.M.(1971).The attraction paradigm.NewYork: Academic Press.

Chafe, L. Wallace. (1973). Language and memory. Language.Vol.49.No. 2.

Clark,HerbertH.DanEve V.Clark. (1977). Psychologyand language: An introduction to

psycholinguistics.New York: Harcourt Brace and Jovanovich, Inc.

Cristeva,Julia.(1980). Desire in language: asemiotic approach to literature and art.Oxford: Basil Blackwell.

Danan dajaja,James. (1977). Foklor Indonesia: Ilmu gosip,dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Rineka

Cipta.

Drever, James. (1986). Kamus Lengkap Psikologi. (Penerjemah: Nancy Simanjutak).Cetakan 1.Jakarta:PT.

Bina Aksara.

Djamarah,S.B. (2003). Psikologi belajar.Jakarta:Rineka Cipta.

Engel,Susan.(2000).Context is everything: The nature of memory. NewYork:W.H.Freeman and Company.

Gie, TheLiang. (1992). Kumpulan karangan. Jakarta: Balai Buku Indonesia.

Kartono, Kartini. (2003). Patologi sosial 3: Gangguan-gangguan kejiwaan. Jakarta:PT. RajaGrafindo

Persada.

Mundiri.(2009). Logika.Jakarta: Rajawali Pers.

Riffatere, Michael. (1978). Semioticsof poetry. Bloomington: IndianaUniversity Press.

Shinta, Y. D., Chamalah, E., & Arsanti, M. (2018). Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Dan

Media Video Animasi Peristiwa Sosial Bermuatan Pendidikan Multikultural Untuk Meningkatkan

Keterampilan Menyusun Teks Eksplanasi.Basindo : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan

Pembelajarannya, 1(2), 59–71.

Sternberg,Robert J.(2006). Psikologi kognitif. Edisi 4. Yogyakarta:PustakaPelajar.

Tarigan,Henry Guntur.(1995). Argumentasi dan narasi.Jakarta: BalaiPustaka

Teeuw, A.(1988). Sastra dan Ilmu sastra: pengantar ilmu sastra. Yogyakarta:PustakaPelajar.

Walgito,Bimo.(2004). Pengantar psikologiumum.Yogyakarta: Andi.

Yusuf, Haryono. (2001). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget. Yogyakarta:Kanisius.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




BASINDO indexed by:

CROSSREF DOAJ EBSCO Google Scholar Researchbib OneSearch PKP INDEX BASE-SEARCH SINTA RISTEKDIKTI OpenAIRE COPAC Libraries Search Western Theological Seminary University of Oxford Portal Garuda NELITI

BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Indonesian Language, Literature, and Learning Journal
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

ISSN : 2579-3799 (media online) - SK no. 0005.25793799/JI.3.1/SK.ISSN/2017.04 - 6 April 2017

Lisensi Creative Commons

BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License