ANALISIS PENYEBARAN INFORMASI HOAX DIMEDIA SOSIAL DI KALANGAN MAHASISWA (Studi Mahasiswa Di Fakultas FISIP Universitas Bengkulu)

Fransiska Timoria Samosir, Purwadi Eka Tjahjono

Abstract


Media social menjadi media yang saat ini paling banyak digunakan oleh mahasiswa di era perkembangan teknologi. Media social WhatsApp, Facebook, Instagram menjadi 3 media social yang paling banyak digunakan. Informasi hoax dimedia social sangat banyak ditemukan. Tujuan penelitian untuk menganalisis informasi hoax di media social. Analisis informasi ini menggunakan konten informasi hoax yaitu Fake news, Miss Information, click tautan, satira, dan postthruth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan mengambil informan sebanyak 10 informan dari 5 jurusan yaitu S1 Kesejahteraan Sosial, S1 Administrasi Negara, S1 Perpustakaan dan Sains Informasi, S1 Sosiologi, S1 Komunikasi. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Mahasiswa pernah menemukan informasi hoax di media social WhatsApp, Facebook dan Instagram. Mahasiswa secara tidak sadar pernah ikut mempercayai berita hoax dan ikut menyebarkan berita hoax. Di media social terdapat informasi hoax dalam kategori Fake news, Miss Information, click tautan, satira, dan postthruth.Mahasiswa mempunyai cara tersendiri untuk mengenali hoax dan terhindar dari hoax.

Full Text:

PDF

References


Çapan, B. E. (2016). The Role of Social and Emotional Loneliness in Problematic Facebook Use. Journal of the Faculty of Education, 17(3), 53–66. https://doi.org/10.17679/iuefd.17306122

Corry, A. W. (2009). Etika berkomunikasi dalam penyampaian aspirasi. Komunikasi, 1(1), 14–18.

Dwi, E., & Watie, S. (2011). Komunikasi dan Media Sosial (Communications and Social Media ). The Messenger Journal, 3(1), 71–76.

Fitrianur, I. (2016). ANALISIS EFEK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL LINE. EJournal Lmu Komunikas, 4(4), 240–253.

Hu, Y. (2014). What We Instagram : A First Analysis of Instagram Photo Content and User Types.

Mathson, S. M., & Lorenzen, M. G. (2008). We Won ’ t Be Fooled Again : Teaching Critical Thinking via Evaluation of Hoax and Historical Revisionist Websites in a Library Credit Course. College and Undergraduate Libraries, 15(1–2). https://doi.org/10.1080/10691310802177226

Mirvajová, V. (2015). The Golden Age of Citizen Journalism. Annales UMCS, Politologia, 21(1). https://doi.org/10.2478/curie-2013-0010

Novita, C. (2016). Literasi Media Baru dan Penyebaran Informasii Hoax. Universitas Gadjah mada.

Rahadi, D. R. (2017). Perilaku Pengguna dan Informasi Hoax di Media Sosial. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 5(1), 58–70. Retrieved from jurnal.unmer.ac.id/index.php/jmdk/article/download/1342/933

Rakhmawati, N. A. (2006). Software open source , softwre gratis? JUTI, 5(1), 13–18.

Zatalini, N. I. (2015). TWITTER DAN KONSEP DIRI (Studi Deskriptif Kualitatif Konsep Diri Mahasiswa Pengguna Media Sosial Twitter di FISIP Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara). Jurnal Ilmu Komunikasi FLOW, 2(8).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




BIBLIOTIKA indexed by:

CROSSREF DOAJ EBSCO Google Scholar Researchbib OneSearch PKP INDEX BASE-SEARCH SINTA RISTEKDIKTI OpenAIRE COPAC Libraries Search University of Oxford Portal Garuda

BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi
Prodi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)

ISSN : 2579-3802 (media online) - SK no. 0005.25793802/JI.3.1/SK.ISSN/2017.04 - 6 April 2017

Lisensi Creative Commons

BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License