DESAIN PRODUK BATIK SENTRA PRIGEN LERENG GUNUNG WELIRANG ARTISTIK DAN BERKARAKTER

Triyono Widodo, Ponimin Ponimin

Abstract


Alam tumbuhan di kawasan lereng gunung Welirang kabupaten Pasuruan terdiri dari beragam bentuk.   Hal ini menarik untuk dimanfaatkan sebagai ide pengembangan motif hias batik khas daerah setempat, mengingat di kawasan tersebut terdapat perajin batik yang sedang tumbuh. Namun sayang mereka tidak memahami cara mengembangkan potensi alam menjadi ragam motif batik  yang dapat menjadi ikon daerah wisata tersebut. Penelitian dimulai dengan membangun konsep desain motif batik khas lereng gunung welirang.  Selanjutnya mengembangkannya sebagai ide dasar desain produk motif hias batik yang berkarakter  lokal lereng timur Gunung welirang Pasuruan. Melalui penelitian pengembangan telah menghasilkan beberapa ragam  desain motif batik yang terinspirasi oleh tumbuhan lokal,   salah satu diantaranya yaitu tumbuhan matoa. Dari tumbuhan tersebut dapat dikembangkan menjadi ragam desain motif batik antara lain adalah:  (1) Buah Matoa Manis di atas Daun Kembar, (2) Matoa Satu Tangkai di atas Daun, (3) Panen Matoa di Lereng Welirang. Hasil pengembangan ini diharapkan dapat memicu ide kreatif para perajin di kawasan tersebut dalam menggali alam sebagai ide motif batik

Full Text:

PDF

References


Bandem I Made (2005), Metodologi Penelitian Seni, Seminar dan Workshop Nasional, DP2M. Dirjen Dikti, Depdiknas RI, 7-9 September 2005, Denpasar.

Campbell, David. (1986). Mengembangkan Kreativitas, Saduran A. M. Mangunhardjono, Kanisius, Yogyakarta.

Cherny, Sthevsky, NG. 2005. Hubungan Estetik Seni dengan Realitas. Ultimus, Bandung,

Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Musman, Asti dan Ambar B. Arini. 2011. Batik: Warisan Adiluhung Nusantara. Yogyakarta: G-Media.

Ponimin dkk, 2015, “ IbM Bagi perajin batik Kebon Agung Lumajang dalam Mengatasi Potensi Lingkungan Sebagai Ide Kreatif pengembangan Usaha” Laporan IbM, LP2M UM, Malang.

Simatupang, Lono Lastoro. 2013. Kerajinan Batik dan Tenun. Yogyakarta: Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNP).

Siswomihardjo, Oetari dan Prawirohardjo. 2011. Pola Batik Klasik: Pesan Tersembunyi yang Dilupakan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Suharsaputra, Uhar. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif & Tindakan. Bandung:

Sachari, Agus. 1989. Estetika Terapan, Penerbit Nova Bandung Aditama.

Ratnawati, Ike. 2011. Batik Gajah Oling Banyuwangi. Malang: Pustaka Kaiswaran.

Wahyuningsih, Novita, 2015, Pengembangan Ornamen Kendi Dengan penerapan motif lokal Batik Bayat sebagai sarana Peningkatan

Ekonomi Perajin” , dalam Proceeding Seminar Nasional: Peran Strategis Seni & Budaya dalam Membangun Kota Kratif, Jurusan Seni dan Desain FS UM 29 Oktober 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats Flag Counter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed