Pengembangan Modul IPA Kelas VI dengan Model Cooperative Learning

Moh Shobirin

Abstract


Penelitian ini bertujuan menghasilkan Modul IPA dengan Model Cooperatif Learning kelas VI yang dirancang lebih menarik, melatih mandiri, kreatif dan inovasi, sesuai kebutuhan siswa serta mengembangkan kompetensi, karakter dan literasi siswa. Metode pengembangan yang digunakan Dick, Carey & Carey, disesuaikan desain pembelajaran. Jenis data dalam penelitian ini adalah (1) hasil validasi ahli desain pembelajaran, dan ahli isi/ materi (2) hasil uji teman sejawat, (3) data hasil uji coba lapangan. Teknik analisis ini digunakan untuk mengolah data yang diperoleh melalui lembar evaluasi dalam bentuk deskriptif dan mengukur kevalidan menggunakan rumus yang telah ditentukan. Hasil validasi dari ahli materi mencapai skor kevalidan 3,5. Sedangkan dari ahli desain pembelajaran materi bahan ajar yang dikembangkan skor kevalidan 3,64. Hasil Uji Teman sejawat terhadap materi mencapai  skor kevalidan 3,6. Sedangkan hasil uji coba pada siswa secara keselurhan kevalidan bahan ajar mencapai 3,55. Dari data dan analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan Modul IPA dengan Model Cooperatif Learning dapat dijadikan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran IPA kelas VI Sekolah Dasar yang mencapai kevalidan sangat valid, dan mampu mengembangkan ranah berpikir kritis, kreatif, kerjasama dan mampu menyelesaikan masalah.

 

This study aims to produce a Science Module with a Class VI Cooperative Learning Model that is designed to be more interesting, to train independently, creatively and innovatively, according to students 'needs and develop students' competence, character and literacy. The development model used by Dick, Carey & Carey. The selection of this model is based on the theoretical foundation of learning design. The type of data used in this study are (1) the results of the validation of the learning design expert, and the content / material expert (2) the results of the peer testing, (3) the data from the field trial results. This analysis technique is used to process data obtained through evaluation sheets in descriptive form and measure validity using predetermined formulas. The results of the validation of the material experts reached a validity score of 3.5. While the learning design expert on teaching materials developed a validity score of 3.64. Peer Test Results for the material reached a validity score of 3.6. While the results of trials on students as a whole the validity of teaching materials reached 3.55. From the data and analysis that has been done, it can be concluded that the product development of the Natural Sciences Module with the Cooperative Learning Model can be used as teaching material in Natural Science classes VI of Primary Schools that reach validity and is very valid, and is able to develop the realm of critical thinking, creative, collaboration and able to complete problem.

Keywords


Cooperatif Learning; modul IPA sekolah dasar; keterampilan proses.

Full Text:

PDF

References


Agustina Putri , I, Mimien Henie, dan A, Mohamad. 2017. Itegration Of Life Skills In Environmen Material To Elevate Learning Achiement. Jurnal Kependidikan. Volume 1, Nomor 2, November 2017, Halaman 291-305.

Anita Lie. 2003. Cooperative Learning: Mematikan Cooperative Learning di ruang-ruang kelas. Jakarta: Grasindo.

Arikunto, S. 2013. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Astika, F. F. 2014. Pengembangan Modul pada Materi Matriks dengan Pendekatan PMRI untuk Siswa Kelas X SMK. Universitas Negeri Yogyakarta.

Bernie Trilling & Charles Fadel. 2009. 21st Century Skills Learning for Life in Our Times. San Fransisco: Wiley

Badan Penelitian dan Pengembangan. 2013. Pedoman Pelaksanaan Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

BSNP, B. S. N. P. 2016. Instrumen Penilaian Buku Teks. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan. Available at: http://bsnp-indonesia.org/instrumen-penilaian-btp-sd-kelas-iv.

Burden, Paul R, & Byrd, David M. 1999. Method of effective Teaching. Boston: Allyn and Bacon.

Dick, Walter., Lou Carey & James O. Carey. 2001. The Systemic Design of Instruction (6thed). USA: Harper Collins Publisher.

Handayani, Agustina., Punaji Setyosari.,& Sulthoni 2017. Pengembangan bahan ajar Biologi Berbasis Multimedia untuk Siswa VIII II SMP Islam Yakin Tutur Kabupaten Pasuruan. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Edcomtech Volume 2, Nomor 1, April 2017.

Hosnan. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelaharan Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia

Kemendikbud. 2013. Materi Pelatihan Pendidik Impelementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan kebudayaan dan penjaminan mutu Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Lestari, Ika. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Padang:Akademia Permata.

Majid, Abdul. 2013. Strategi Pembelajaran . Remaja Rosdakarya: Bandung.

Nana Syaodih Sukmadinata dan Erliana Syaodih. 2012. Kurikulum Pembelajaran ompetensi. Bandung: PT Refika Aditama

Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

P. Resvathi S. A., Degeng, N. S dan Kuswansi, D. 2017. Pengembangan Paket Pembelajaran Penanganan Pascapanen Buah-Buahan Kelas XI Semester II SMK-PP Negeri Banjarbaru. Edcomtech Vol. 2 (1), pp. 77-87. Diakses.April 2019

Rahdiyanta, D. 2017. Teknik Penyusunan Modul.http://mgmppjoksmpkotabekasi.com/wpcontent/uploads/2017/04/teknik pembuatan modul.pdf.

Rayandra Asyhar. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi

Ridwan, M., Sahat Siagian. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Pada Mata pelajaran PPKn. Jurnal Teknologi Informasi & Komunikasi dalam Pendidikan, Vol. 3, No. 2. Desember 2016 halaman167-180. Diakses, 13 April 2019.

Rusdi. 1998. Peningkatan guru dalam Mengorganisasi cooperative learning pada pengajaran matematika SD. Jumal Penelitian Pendidikan Dasar. No. 4. Th II, hlm. 1-10.

Suyantiningsih, M, Isniatun, & R. Sisca. 2016. Developing Scientific Approach Based Learning Multimedia Integrated With Character Values. Jurnal Kependidikan, Volume 46, Nomor 1, Mei 2016, Halaman 1-13.

S. Nasution. 2005. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Sabat Saragih. 2002. Pendekatan Cooperative Learning dalam Pembelajaran Kalkulus dengan menggunakan Peta Konsep. Jumal Kependidikan, No.I, Th.XXXII, hlm. 17- 30.

Wahyuni, Eka., I Nyoman Sudana Degeng., Nurmida, C. Sitompul. (2018), Pengembangan Bahan ajar Tematik Pendamping Guru Dengan Model Webbed Untuk Sekolah Dasar Kelas 2. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Edcomtech. Vol. 3 No. 2 2018.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um039v5i12020p024

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BYTOOLSPLAGIARISM CHECKARTICLE TEMPLATE


Creative Commons License
Edcomtech is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Edcomtech Statistics (Since July 13th, 2020)

View My Stats