AMBIGUITAS PERLAWANAN PAJAK LEMBAGA PERKREDITAN DESA (STUDI FENOMENOLOGI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA DI PROVINSI BALI)

I Gede Yudi Primanta, Made Sudarma, Aji Dedi Mulawarman

Abstract


The research aims to  understand businessmen’ tax awareness and tax resistance for their business in Lembaga Perkreditan Desa (LPD). The research applies qualitative methode with transcendental phenomenology. The results of the study shows that LPD is supposed to be discharged from the tax duty. LPD has a significant role in preserving the custom and culture of Bali. Besides,  some LPD businessmen are aware of their tax duty charged for running the LPD.


Keywords


LPD; transcendental phenomenology; tax resistance; custom; culture

Full Text:

PDF

References


Ajzen, I. 1991. The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50: 179–211.

Astari, E. A. Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Pemahaman Wajib Pajak Terhadap Kemauan Membayar Pajak Melalui Kesadaran Wajib Pajak Orang Pribadi Memiliki Npwp Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Masyarakat Di Kota Samarinda, Kalimantan Timur). Skripsi, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Astawa, I. P. 2012. Kepemilikan Institusi dan Nilai-Nilai Harmoni dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan Lembaga Perkreditan Desa di Provinsi Bali. Disertasi, Program Doktor Ilmu Manajemen, Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.

Bagiada, I. M., dan Darmayasa, I. N. 2015. Implementasi Filosofi Tri Hita Karana Dalam Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Simposium Nasional Akuntansi Vokasi IV. 798–815.

Bank Indonesia Perwakilan Bali. 2015. Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Provinsi Bali Triwulan III 2015. Bank Indonesia. Denpasar.

Baskara. 2013. Lembaga keuangan mikro di Indonesia. Jurnal Buletin Studi Ekonomi, 18(2): 114–125.

Bisnis.Com. 2015. Aset LPD Di Bali Rp14,2 Triliun. http://bali.bisnis.com/read/20151214/3/56039/aset-lpd-di-bali-rp142-triliun, diakses 5 February 5 2016.

Bohari, H. 2001. Pengantar Hukum Pajak. PT. Rajagrafindo Persada. Jakarta.

Budiasih, I. G. A. N. 2014. Fenomena Akuntabilitas Perpajakan Pada Jaman Bali Kuno: Suatu Studi Interpretif. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 5(3): 409–420.

Burell, G., dan Morgan, G. 1979. Sociological Paradigms And Organisational Analysis. Ashagate Publishing Limited. Aldershot, England.

Cnnindonesia.com. 2016. Desa Adat Seminyak Gelar Aksi Tolak Reklamasi Teluk Benoa. http://www.cnnindonesia.com/nasional/20161119225801-20-173845/ desa-adat-seminyak-gelar-aksi-tolak-reklamasi-teluk-benoa/, diakses 5 Januari 2016

Damayanthi, I. G. A. E. K. A. 2011. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Berdasarkan filosofi Tri Hita Karana. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis. 1–17.

Darmayasa, I. N., dan Aneswari, R. Y. 2016. The Role of Local Wisdom Toward Tax Compliance. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 7(1):110–119.

Djayastra, I. K. 2012. Peranan Lembaga Perkreditan Desa Dalam pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Adat Berlandaskan Modal Sosial (Studi Kasus: Desa Adat Kedonganan-Kuta Kabupaten Badung Provinsi Bali. Disertasi Program Doktor Ilmu Ekonomi Pascasarjana Fakultas Ekonomi and Bisnis Universitas Brawijaya

Jolloh, D. 2001. Promotion of Small Financial Institutions ProFI Microfinance Institutions Study. Denpasar.

Fidiana. 2014. Eman dan Iman : Dualisme Kesadaran dan Kepatuhan. Seminar Nasional Akuntansi 17. Mataram.

Gunawan, K. 2011. Peran Falsafah Tri Hita Karana Bagi Pertumbuhan dan Kinerja Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Di Bali. Jurnal Analisis Manajemen, 5(2); 23–36.

Hechter, M., & Horne, C. 2003. Theories Of Social Order: A Reader. California: Stanford University Press.

Kamayanti, A. 2016. Metodelogi Penelitian Kualitatif Akuntansi: Pengantar religiositas Keilmuan. Yayasan Rumah Peneleh. Surabaya.

Kariyoto, Subroto, B., Sutrisno, dan Rosidi. 2010. Pengaruh Kesadaran dan Kepatuhan Wajib Pajak Terhadap Kinerja Perpajakan (Studi Pada Kanwil Ditjen Pajak Jawa Timur III). Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 3(1): 62–76.

Kementerian Keuangan. 2016b. Siaran Pers Penerimaan Negara Tahun 2015. from http://kemenkeu.go.id/sites/default/files/SP-012016.pdf. Diakses 3 February 2016

Kurniasari, T. W. 2007. Lembaga Perkreditan Desa Dalam Perspektif Hukum; Sebuah Lembaga Keuangan Adat Hindu Penggerak Usaha Sektor Informal Di Bali. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 9(1): 53–78.

Kuswarno, E. 2009. Metodologi Penelitian Komunikasi Fenomenologi: Konsepsi, Pedoman dan Contoh Penelitian. Widya Pajajaran. Bandung.

Liputan6.com. 2015. Gubernur Sebut Dana Bagi Hasil untuk Bali Tidak Adil. (2015).http://regional.liputan6.com/read/2334588/gubernur-sebut-dana-bagi-hasil-untuk-bali-tidak-adil. diakses 12 November 2016.

Moleong, L. J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi (Edisi 33). PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Nurjaya, I. N. 2011. Lembaga Perkreditan Desa di Bali dalam Perspektif Antropologi Hukum. Landasan Teoretik Pengaturan LPD Sebagai Lembaga Jeuangan Komunitas Masyarakat Hukum Adat di Bali. Udayana University Press. Denpasar.

Pemerintah Republik Indonesia. 2013. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro.

Pertiwi, I. D. A. E. dan Ludigdo, U. 2013. Implementasi Corporate Social Responsibility Berlandaskan Budaya Tri Hita Karana. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 4(3): 430-455.

Smith, A. 1952. An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations. Encyclopædia Britannica. London: Chicago.

Sugiono, A., Ludigdo, U., dan baridwan, A. 2015. Makna Pajak dan Retribusi: Perspektif Wajib Pajak Pedagang Kaki Lima. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(1): 53-78.

Sukandia, I. N. 2011. Sifat Suigeneris LPD Sebagai Lembaga Keuangan Komunitas Dalam Pengaturan LPD Sebagai Lembaga Keuangan Komunitas Pada Masyarakat Desa Pakraman. Landasan Teoretik Pengaturan LPD Sebagai Lembaga Jeuangan Komunitas Masyarakat Hukum Adat di Bali. Udayana University Press. Denpasar.

Sukoharsono, E. G., dan Qudsi, N. 2008. Accounting in the Golden Age of Singosari Kingdom : A Foucauldian Perspective. Simposium Nasional Akuntansi XI, Pontianak, 1–21.

Sumarsan, T. 2015. Perpajakan Indonesia: Pedoman Perpajakan Lengkap Berdasarkan Undang-Undang Terbaru Edisi 4. PT Indeks. Jakarta.

Sutanto, P. M. 2014. Perpajakan Indonesia. Mitra Wacana Media. Jakarta.

Torgler, B. 2004. Tax morale in Asian countries. Journal of Asian Economics, 15(2): 237–266.

Torgler, B. 2006. The importance of faith: Tax morale and religiosity. Journal of Economic Behavior and Organization, 61(1): 81–109.

Waluyo. 2001. Perpajakan Indonesia. Salemba Empat. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Visitor Number: View My Stats
Flag Counter
Jurnal Akuntansi Aktual by http://journal2.um.ac.id/index.php/jaa/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Creative Commons License