ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MOTIVASIONAL PESERTA DIDIK SMA DALAM MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR DI LUAR SEKOLAH

Nur Amaliyah Hanum, Djum Djum Noor Benty, Ahmad Yusuf Sobri

Abstract


Abstract: The Analysis of Motivational Factors of High School Students in Attending Course Institutions at Malang City. The purpose of this research is to find new factors, to know the contribution level of each factor, and to find the most dominant factor of high school students in attending course institutions at Malang City. This research uses quantitative approach with descriptive exploratory research design. The research found that there were 9 new factors that is: (a) assessment factor, (b) recognition factor, (c) punishment factor, (d) ability factor, (e) success factor, (f) ridicule factor, (g) social needs factor, (h) appreciation factor, and (i) competition factor.

 

Keywords: motivation of high school students, attending course institutions at Malang City


Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk menemukan faktor-faktor baru, mengetahui tingkat kontribusi masing-masing faktor, dan menemukan faktor yang paling dominan pada peserta didik SMA dalam mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah Se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian bersifat deskriptif eksploratori. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat 9 faktor baru yaitu: (a) faktor penilaian, (b) faktor pengakuan, (c) faktor hukuman, (d) faktor kemampuan, (e) faktor keberhasilan, (f) faktor ejekan, (g) faktor kebutuhan sosial, (h) faktor penghargaan, dan (i) faktor persaingan.

 

Kata kunci: motivasi peserta didik SMA, mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah



Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 1993c. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, O. 2013. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hariyati, dkk. 2010. Aktualisasi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Implementasi Lesson Study Berbasis Sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 23 (2): 143.

Hasibuan, J.J., dan Moedjiono. 1988. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remadja Karya.

Indrakusuma, A. D. 1973. Pengantar Ilmu Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Edisi Kedua. 1991. Balai Pustaka: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Peraturan Mendikbud RI Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional. Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (Online), (http://bsnp-indonesia.org/wp-content/uploads/2013/02/Permen-no-3-tahun-2013.pdf), diakses 25 April 2017.

Sardiman, A., M. 2001. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Siagian, S., P. 1990. Filsafat Administrasi. Jakarta: Haji Masagung.

Sobri, dkk. 2009. Pengelolaan Pendidikan. Yogyakarta: Multi Pressindo.

Sudrajat, A. 2008. Teori-teori Motivasi, (Online), (http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/02/06/teori-teori-motivasi/), diakses 12 Maret 2016.

Sukardi, D., K. 1987. Bimbingan Karir di Sekolah-sekolah. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Suwarno. 1992. Pengantar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (Online), (https://kemenag.go.id/file/dokumen/UU2003.pdf), diakses 14 Agustus 2017.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Nur Amaliyah Hanum, Djum Djum Noor Benty, Ahmad Yusuf Sobri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

 

 

  

 


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.