SISTEM PENGELOLAAN GURU TIDAK TETAP (GTT) DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

Milla Rahayu, Nurul Ulfatin, Juharyanto Juharyanto

Abstract


Abstract: A teachers have a very important role in the achievement of a goal education.Basically management teachers fully had an enormous impact and regarded as the key in improving the quality of education.Yet management teachers was intended to produce professional teachers so that it can be created an output that capable, having budi sublime are good and profitable to the nation.The development of science and technology ( science and technology ) then the system education also increase significantly, this might impact on the needs teachers. This Non Permanent Teacher (GTT) also has the status a very vital at the school due to the presence of gtt very petrified school.The majority gtt is those who can afford to controls science and in accordance with the developments of the times.

Keyword: Needs, Recruitment, Selection, Compensation.

Abstrak: Guru mempunyai peranan yang sangat penting dalam pencapaian tujuan pendidikan. Pada dasarnya pengelolaan guru sepenuhnya mempunyai pengaruh yang sangat besar dan dianggap sebagai kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hakikatnya pengelolaan guru bertujuan untuk menghasilkan guru yang profesional sehingga dapat menciptakan output yang cakap, memiliki budi luhur yang baik dan berguna bagi bangsa. Semakin berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) maka sistem pendidikan juga ikut meningkat, hal ini berdampak pada kebutuhan guru. Guru Tidak Tetap (GTT) juga memiliki kedudukan yang sangat vital disekolah karena keberadaan GTT sangat membatu sekolah. Mayoritas GTT adalah mereka yang mampu menguasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sesuai dengan perkembangan zaman.

Kata kunci: Kebutuhan, Rekrutmen, Seleksi, Kompensasi.


Full Text:

PDF

References


Bafadal,I. 2008. Peningkatan Profesionalisme Guru SD. Jakarta:Bumi Aksara

Hasibuan, M. 2007. Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta:Bumi Aksara

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Guru. (Online). (sipuu.setkab.go.id/puu/buka.../PP%2019%20Tahun%202017.pdf), diakses 1 November 2017

Roqib, M & Nurfuadi. 2009. Kepribadian Guru. Yogyakarta: Grafindo Litera Media

Simamora,H. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi III.Yogyakarta:STIE YKPN

Sunandar, A. 2006. Analisis Perencanaan Kebutuhan Guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 02(01),1---11. Dari https://media.neliti.com/media/publications/114117-ID-analisis-perencanaan-kebutuhan-guru.pdf

Ulfatin,N & Triwiyanto,T. 2016. Manajemn Sumber Daya Manusia Bidang Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.(online),( luk.staff.ugm.ac.id/atur/UU14-2005GuruDosen.pdf), diakses 22 November 2017

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.(online), (https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/UU5-2014AparaturSipilNegara.pdf), diakses 15 Oktober 2017

Wijayanti & Sutapa. 2015. Penataan dan Pemerataan Guru : Analisis Kebutuhan, Ketersediaan dan Kecukupan Guru di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Jurnal Teknodika. 13 (1). Dari www.jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/teknodika/article/.../4637


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Milla Rahayu, Nurul Ulfatin, Juharyanto Juharyanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats