The contextualization of educational values: Symbolic forms in the interaction of learning process in IAIN Palopo

Sukirman Sukirman, Makmur Makmur

Abstract


The contextualization of educational values: Symbolic forms in the interaction of learning process in IAIN Palopo

This study describes aspects of symbolic forms that take place in the interaction of speech acts in learning process at IAIN Palopo, namely the formation of patterns of ideological transformation and character in learning process. Furthermore, this study aims to uncover the values of education expressed in the context of learning. The values are expressed through ideology and critical ideas are represented in symbolic forms. This study used Grounded Theory (GT) and ethnographic approach as it explored interaction behavior in learning. The research subjects were lecturers and students through which utterances containing symbolic forms as primary data sources were elicited via audiovisual recording. Data collection techniques used non-participatory observation and documents, while data analysis techniques employed identification, data reduction, interpretation, presentation, explanation, and conclusions respectively. This current study found some aspects of the continuity of ideology and character in the learning interaction discourse at IAIN Palopo transformed using the patterns of (1) interactions/commands, (2) interrogatives/questions, (3) warnings/advising, (4) comparisons, (5) flexibility, (6) flattery/praise, (7) reinforcement, (8) discipline/orderliness, (9) persuasive/promoting, (10) flexibility/acceptance, and (11) participatory. Here, the patterns function as a strategy for the speaker to express ideology and character to express educational values, such as competence, self-motivation, order, creativity, skills, personality, harmonious attitude, and togetherness that is developed through the context of the learning process. 

Keywords: contextualization, educational values, symbolic forms, learning process

Kontekstualisasi nilai pendidikan: Bentuk simbolik dalam interaksi proses pembelajaran di IAIN Palopo

Penelitian ini mendeskripsikan aspek bentuk simbolik yang berlangsung dalam interaksi tindak tutur pembelajaran di IAIN Palopo, yaitu pembentukan pola transformasi ideologi dan karakter berlangsung dalam pembelajaran. Selanjutnya, penelitian ini bertujuan mengungkap nilai-nilai pendidikan yang dinyatakan dalam kontekstualisasi pembelajaran. Nilai tersebut dinyatakan melalui ideologi dan ide kritis direpresentasikan dalam bentuk simbolik. Penelitian ini menggunakan jenis grounded theory (GT) dan etnografi karena kajiannya didasarkan pada perilaku interaksi pembelajaran. Selanjutnya, digunakan pendekatan kualitatif bersifat alamiah. Subjek penelitian, yaitu dosen dan mahasiswa sebagai sumber data primer berupa tuturan (teks lisan) yang mengandung bentuk simbolik disadur melalui alat perekam (handycam). Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi (nonpartisipatif), dan dokumen, sedangkan teknik analisis data, yaitu secara bertahap digunakan identifikasi, reduksi data, interpretasi, penyajian, eksplanasi, dan simpulan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan ditemukan aspek keberlangsungan ideologi dan karakter dalam wacana interaksi pembelajaran di IAIN Palopo ditransformasi dengan menggunakan pola (1) interaksi/ perintah, (2) interogatif/ pertanyaan, (3) peringatan/ menasihati, (4) perbandingan, (5) keluwesan/ pelenturan, (6) sanjungan/ pujian, (7) penguatan, (8) kedisiplinan/ keteraturan, (9) persuasif/ mempromosikan, (10) fleksibilitas/ penerimaan, dan (11) partisipatif. Pola tersebut menjadi strategi penutur menyatakan ideologi dan karakter untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan, seperti kompetensi, motivasi diri, keteraturan, kreativitas, keterampilan, kepribadian, sikap harmonis, kebersamaan yang terbangun melalui proses kontekstualisasi ruang pembelajaran.

Kata Kunci: kontekstualisasi, nilai pendidikan, bentuk simbolik, interaksi belajar mengajar


Full Text:

PDF

References


Afandi, R. 2011. Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 1(1), 85-98.

Baroroh, K. 2011. Upaya Meningkatkan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Melalui Penerapan Metode Role Playing. Jurnal Ekonomi dan pendidikan, 8(2).

Cangara, Hafied. 2009. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Perss.

Chrisiana, W. 2005. Upaya Penerapan Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa (Studi Kasus di Jurusan Teknik Industri uk Petra). Jurnal Teknik Industri, 7(1). Hal 83-90.

Devianty, R. 2017. Bahasa sebagai Cermin Kebudayaan. Jurnal Tarbiyah, 24(2).

Edknis, Jenny & Nick Vaughan Williams. 2013. Teori-Teori Kritis: Menantang Pandangan Utama Studi Politik Internasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Eriyanto. 2012. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: Lkis.

Fairclough, Norman. 1989. Language and Power. New York: Longman Group Limited.

Moleong, Lexy J. 2011. Merode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, Z. 2007. Bahasa sebagai Alat Komunikasi Politik dalam Rangka Mempertahankan Kekuasaan. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 1(3).

Nurgiyantoro, B., & Efendi, A. 2013. Prioritas penentuan nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran sastra remaja. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 3(3).

Nurudin. 2012. Sistem Komunikasi Indonesia. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Ode, La, G. U. S. A. L. 2017. Nilai-Nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara Karya La Ode Sidu. Jurnal Humanika, 3(15).

Putri, N. A. 2011. Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Melalui Mata Pelajaran Sosiologi. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 3(2).

Rosyada, Dede. 2004. Paradigma Pendidikan Demokratis Sebuah Model Pelibatan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Prenada Media.

Rusdiati, Suma Riella. 2003. Bahasa Pertarungan Simbolik dan Kekuasaan. Yogyakarta: Jurnal Basis.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bandung: Alfabeta.

Suharto, T. 2005. Konsep Dasar Pendidikan Berbasis Masyarakat. Jurnal Cakrawala Pendidikan, (3).

Syahrul, S. 2018. Kritik Ideologi Pendidikan Karakter dalam Masyarakat Demokrasi di Indonesia. In Seminar Nasional Pendidikan dan Kewarganegaraan IV. Hal 58-67.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya is licensed under
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Web
Analytics
View My Stats
Based on the Decision Letter of the Director General of Research and Technology Development of the Ministry of Research, Technology and Higher Education No. 21 / E / KPT / 2018, dated July 9, 2018, Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Pengajarannya are included in  RANK 2 JOURNAL SCIENTIFIC ACCREDITATION PERIOD I YEAR 2018 . This rating status is valid for 5 (five) years.

Editorial Office:
Jl. Semarang 5 Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia 65145

Publisher:
Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Indonesia
JPtpp is licensed under