Aktivitas Antibakteri Metabolit Sekunder dari Ekstrak Metanol Biji Alpukat (Persea americana Mill)

Rini Retnosari, Sutrisno Sutrisno, Karim Handoyo

Abstract


Metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri telah diisolasi dari ekstrak metanol biji alpukat       (Parsea americana Mill). Proses isolasi diawali dengan ekstraksi menggunakan metanol, dilanjutkan dengan fraksinasi dan pemisahan menggunakan berbagai teknik kromatografi seperti kromatografi cair vakum (KCV) dan kromatografi kolom gravitasi (KKG). Dari proses isolasi tersebut diperoleh komponen K-1 yang berwujud padat dan berwarna putih. Komponen K-1 mempunyai titik lebur 67-70˚C, larut dalam kloroform, etil asetat, dan etanol. Komponen K-1 mempunyai λmaks pada 219,0 nm mengindikasikan adanya transisi π→π* dan 344,0 nm mengindikasikan adanya transisi nπ*. Berdasarkan hasil interpretasi spektrum IR, komponen ini mengandung gugus -OH, gugus -C=O ester, ikatan -CH, dan ikatan C=C. Komponen K-1 diduga golongan saponin. Uji aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus mengindikasikan ekstrak metanol biji alpukat dan komponen K-1 aktif sebagai antibakteri, sehingga kedepannya memiliki prospek bagi pengembangan obat tradisional.

 

An antibacterial activity of secondary metabolite has been isolated from methanol extract of avocado seed (Parsea americana Mill). The isolation process has started with extracting using methanol, then fractioning and purifying by chromatography technique such as vacuum liquid chromatography and gravitation column chromatography. The white solid of K-1 component has been isolated from this process. The melting point of K-1 component was 67-70˚C and dissolved in chloroform, ethyl acetate, and ethanol. K-1 component has λmaks at 219,0 nm (ππ* transition) and 344,0 nm (nπ* transition). Based on IR spectrum interpretation, this component contained –OH group, -C=O group of ester, -CH bond, and C=C bond. K-1 component was predicted as saponin group. The antibacterial activity assay against Escherichia coli and Staphylococcus aureus indicated that methanol extract of avocado seed and K-1 component showed antibacterial activity toward both bacteria, so that this component has future chances for traditional medicine development.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter

 Image result for logo arjuna diktiGoogle Scholar logo 2015.PNGZotero logo.pngLogo Indonesia OneSearchMendeley Logo Vertical.png

Creative Commons Licence