Ekstraksi Tannin dari Daun Sirsak (Annona muricata L.) sebagai Pewarna Alami Tekstil

Nana Chintya, Budi Utami

Abstract


Penelitian ini bertujuan: (1) menentukan rasio kombinasi pelarut etanol 96%-air yang optimal untuk ekstraksi tannin daun sirsak, (2) menentukan waktu ekstraksi yang optimal untuk ekstraksi tannin daun sirsak, (3) menentukan bahan fiksasi yang tepat agar dihasilkan ketahanan luntur warna yang optimal untuk pewarna alami tannin daun sirsak, dan (4) Menemukan zat pewarna alami dari daun sirsak yang dapat diaplikasikan sebagai pewarna alami tekstil yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Penelitian menggunakan metode eksperimen. Daun sirsak dikeringkan, dihaluskan, kemudian disokletasi pada suhu 80˚C (rasio pelarut etanol-air = 1:1, 1:2, 1:4, waktu ekstraksi = 1, 2, 3 jam). Analisa kualitatif tannin dengan metode FeCl3. Analisis kuantitatif tannin dengan metode Folin-ciocalteu. Proses pewarnaan kain meliputi mordanting , pewarnaan, fiksasi (dengan tunjung, kapur, tawas). Uji ketahanan luntur warna dengan Laundrymeter dan Crockmeter. Hasil penelitian: (1) rasio kombinasi pelarut etanol 96%-air yang optimal untuk ekstraksi tannin daun sirsak adalah 1:1, (2) waktu ekstraksi optimal untuk ekstraksi tannin daun sirsak adalah 2 jam, (3) bahan fiksasi yang menghasilkan ketahanan luntur warna yang optimal untuk pewarna alami daun sirsak adalah tawas, dan (4) ekstrak daun sirsak dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami tekstil dengan ketahanan luntur warna yang baik serta ramah lingkungan.

 

This research aims to: (1) determine the optimum ratio of ethanol-water for the extraction of tannin from soursop leaves, (2) determine the optimum time for the extraction of tannin from soursop leaves, (3) determine the proper fixation material to produce optimal color fastness of natural dyes tannin from soursop leaves, dan (4) find a natural dye from soursop leaves that can be applied as a natural dye in textiles with high quality and environmentally friendly.

This research used experimental method. Soursop leaf was extracted using soxhletation methods at 80oC (rasio of ethanol-water = 1:1, 1:2, 1:4, extraction time = 1, 2, 3 hours). The tannin qualitative test done with FeCl3 method.. The tannin quantitative test done with Folin-Ciocalteu method. Dyeing process included mordanting , coloring, fixation (with Tunjung, chalk, and Tawas). The color fastness was tested with Laundrymeter and Crockmeter. The research concluded that: (1) the optimum ratio of ethanol-water for extraction of tannins from soursop leaves is 1: 1, (2) the optimum time for extraction of tannin from soursop leaves is 2 hours, (3) fixation material that produces optimal color fastness of natural dyes soursop leaves is tawas, dan (4) the soursop leaf extract can be used as natural dyes in textiles that have good color fastness and environmentally friendly.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter

 Image result for logo arjuna diktiGoogle Scholar logo 2015.PNGZotero logo.pngLogo Indonesia OneSearchMendeley Logo Vertical.png

Creative Commons Licence