Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Kompetensi Guru, Konsep Diri, Sikap, dan Hasil Belajar Matematika Siswa Di SMA Kota Palu

Muhammad Ali, Punaji Setyosari, Wasis D Dwijogo, Mery Napitupulu

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan apakah ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik guru dan hasil belajar matematika siswa; (2) menjelaskan apakah ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi profesional guru dan hasil belajar matematika siswa; (3) menjelaskan apakah ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi sosial guru dan hasil belajar matematika siswa; (4) menjelaskan apakah ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi kepribadian guru dan hasil belajar matematika siswa; (5) menjelaskan apakah ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dan hasil belajar matematika siswa; (6) menjelaskan apakah ada hubungan yang signifikan antara sikap dan hasil belajar matematika siswa; (7) menjelaskan berapa kontribusi secara simultan persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik guru, persepsi siswa terhadap kompetensi profesional guru, persepsi siswa terhadap kompetensi sosial guru, persepsi siswa terhadap kompetensi kepribadian guru, konsep diri, dan sikap terhadap hasil belajar matematika siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XII IPA SMA Negeri Kota Palu. Pengambilan sampel berjumlah 144 orang dilakukan dengan teknik sampel random. Alat ukur yang digunakan untuk penelitian ini adalah skala persepsi siswa terhadap kompetensi guru, skala konsep diri, skala sikap, dan tes hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik guru dan hasil belajar matematika siswa, dengan nilai r hitung (0.225) yang lebih besar dari pada r tabel (0.163), pada taraf signifikansi 5%. Demikian pula diperoleh thitung (2.752) lebih besar dari ttabel (1.977) pada taraf signifikansi 5%; (2) ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi profesional guru dan hasil belajar matematika siswa, dengan nilai r hitung (0.195) yang lebih besar dari pada r tabel (0.163), pada taraf signifikansi 5%. Demikian pula diperoleh thitung (2.370) lebih besar dari ttabel (1.977) pada taraf signifikansi 5%; (3) ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi Sosial guru dan hasil belajar matematika siswa, dengan nilai r hitung (0.200) yang lebih besar dari pada r tabel (0.163), pada taraf signifikansi 5%. Demikian pula diperoleh thitung (2.431) lebih besar dari ttabel (1.977) pada taraf signifikansi 5%; (4) ada hubungan yang signifikan antara persepsi siswa terhadap kompetensi kepribadian guru dan hasil belajar matematika siswa, dengan nilai r hitung (0.177) yang lebih besar dari pada r tabel (0.163), pada taraf signifikansi 5%. Demikian pula diperoleh thitung (2.141) lebih besar dari ttabel (1.977) pada taraf signifikansi 5%; (5) ada hubungan yang signifikan antara konsep diri dan hasil belajar matematika siswa, dengan nilai r hitung (0.288) yang lebih besar dari pada r tabel (0.163), pada taraf signifikansi 5%. Demikian pula diperoleh thitung (3.581) lebih besar dari ttabel (1.977) pada taraf signifikansi 5%; (6) ada hubungan yang signifikan antara sikap dan hasil belajar matematika siswa, dengan nilai r hitung (0.258) yang lebih besar dari pada r tabel (0.163), pada taraf signifikansi 5%. Demikian pula diperoleh thitung (3.188) lebih besar dari ttabel (1.977) pada taraf signifikansi 5%; (7) ada kontribusi secara simultan persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik guru, persepsi siswa terhadap kompetensi profesional guru, persepsi siswa terhadap kompetensi sosial guru, persepsi siswa terhadap kompetensi kepribadian guru, konsep diri, dan sikap terhadap hasil belajar matematika siswa, dengan nilai Ry(1,2,3,4.5,6) sebesar 0.336 lebih besar dari rtabel (0.163), juga diperoleh F hitung sebesar 2.912, lebih besar dari Ftabel dengan df 3:143 sebesar 2.67 pada taraf 166 Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran, Volume 1, Nomor 2, April 2015, hlm. 165-181 signifikasi 5%. Besar kontribusi secara simultan keenam variabel independen penelitian terhadap hasil belajar matematika siswa adalah 11.3 %, ssanya sebesar 88.7 % adalah kontribusi variabel-variabel atau faktor-faktor lain yang berada diluar area kajian penelitian. Berdasarkan temuan penelitian, maka guru matematika SMA Kota Palu disarankan selalu memotivasi siswa pada faktor mana siswa merasa kesulitan untuk belajar matematika, tentunya dengan selalu menciptakan suasana belajar aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan akan membuat siswa selalu terlibat di dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dapat meningkatkan kepercayaan, kenyamanan, dan ketekunan siswa sehingga dapat membentuk persepsi siswa yang lebih baik terhadap kompetensi guru yang secara tidak langsung akan berdampak positif pada hasil belajar siswa. Selain itu guru juga dapat memberikan pengalaman keberhasilan pada siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas maupun ulangan, yang diharapkan mampu membentuk konsep diri yang baik pada aspek percaya diri siswa. Demikian pula dengan memberitahukan tentang tujuan dan kegunaan mata pelajaran matematika diharapkan akan merubah sikap siswa menjadi positif pada pelajaran matematika.

Abstract: This study aims to: (1) explain whether there is a significant relationship between student perceptions of the pedagogical competence of the teacher and student mathematics learning outcomes; (2) explain whether there is a significant relationship between student perceptions of the teacher's professional competencies and students' mathematics learning outcomes; (3) explain whether there is a significant relationship between students' perceptions of teachers' social competencies and students' mathematics learning outcomes; (4) explain whether there is a significant relationship between students' perceptions of teacher personality competencies and student mathematics learning outcomes; (5) explain whether there is a significant relationship between self-concept and student mathematics learning outcomes; (6) explain whether there is a significant relationship between attitudes and outcomes of student mathematics learning; (7) explain how many contributions simultaneously students' perceptions of teacher pedagogic competence, student perceptions of teacher professional competencies, student perceptions of teacher social competencies, student perceptions of teacher personality competencies, self-concept, and attitudes toward student mathematics learning outcomes. The sample of this study was students of class XII IPA in Palu City State High School. A sampling of 144 people was done by random sampling technique. The measuring instrument used for this study is the scale of student perceptions of teacher competence, self-concept scale, attitude scale, and tests of student mathematics learning outcomes. The results showed: (1) there was a significant relationship between students 'perceptions of teacher pedagogical competencies and students' mathematics learning outcomes, with r count (0.225) greater than r table (0.163), at a significance level of 5%. Similarly, obtained t count (2.752) greater than t table (1977) at the significance level of 5%; (2) there is a significant relationship between student perceptions of teacher professional competence and student mathematics learning outcomes, with a calculated r- value (0.195) greater than r table (0.163), at a significance level of 5%. Similarly, obtained t count (2.370) is greater than t table (1977) at the significance level of 5%; (3) there is a significant relationship between students' perceptions of teachers' social competencies and students' mathematics learning outcomes, with r count (0.200) which is greater than r table (0.163), at a significance level of 5%. Similarly, obtained t count (2,431) greater than t table (1977) at the significance level of 5%; (4) there is a significant relationship between student perceptions of teacher personality competencies and student mathematics learning outcomes, with r count (0.177) greater than r table (0.163), at a significance level of 5%. Likewise, obtained t count (2.141) greater than t table (1977) at the significance level of 5%; (5) there is a significant relationship between self-concept and mathematics learning outcomes of students, with r count (0.288) greater than r table (0.163), at a significance level of 5%. Similarly, t count (3.581) is greater than t table (1977) at the significance level of 5%; (6) there is a significant relationship between attitudes and mathematics learning outcomes of students, with a calculated R-value (0.258) which is greater than r table (0.163), at a significance level of 5%. Similarly, obtained t count (3.188) greater than t table (1977) at the significance level of 5%; (7) there are simultaneous contributions of students' perceptions of teacher pedagogic competencies, student perceptions of teacher professional competencies, student perceptions of teacher social competencies, student perceptions of teacher personality competencies, self-concept, and attitudes towards student mathematics learning outcomes, with Ry values ( 1,2,3,4,5,6) amounting to 0.336 greater than R table (0.163), also obtained F count of 2.912, greater than Ftable with df 3: 143 of 2.67 at the level 166 Journal of Innovation and Learning Technology, Volume 1, Number 2, April 2015, p. 165-181 5% significance. The simultaneous contribution of the six independent variables of the study to students' mathematics learning outcomes is 11.3%, as much as 88.7% is the contribution of variables or other factors outside the study area. Based on the research findings, the Palu City High School mathematics teacher is advised to always motivate students on the factors where students find it difficult to learn mathematics, of course by always creating an atmosphere of active learning, innovative, creative, effective and fun will make students always involved in the learning process. This can increase students' trust, comfort, and perseverance so that they can better shape student perceptions of teacher competencies which will indirectly have a positive impact on student learning outcomes. In addition, the teacher can also provide an experience of success to students in completing tasks and tests, which are expected to be able to form a good self-concept in the aspects of student confidence.  Likewise, telling about the purpose and usefulness of mathematics subjects is expected to change student attitudes to be positive in mathematics.


Keywords


student perceptions of teacher competence, self-concept, attitude, student mathematics learning outcomes; persepsi siswa terhadap kompetensi guru, konsep diri; sikap; hasil belajar matematika siswa

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 1993. Manajemen Pengajaran Secara Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. 2009. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Cronbach, Lee J. 1984. Essentials of Psychological Testing.New York: Harper & Row Publishers.

Degeng, I.N. S. 2000. Bahan Ajar: Metodologi Penelitian. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Fitria. 2013.Hubungan Persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa madrasa Ibtidaiyah Yakti Dawung kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang tahun pelajaran 2012/2013. Thesis tidak di terbitkan.

Gerungan, W. A. 2001. Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Irawan. 2010.Hubungan persepsi siswa terhadap kompetensi guru dengan motivasi berprestasi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tirto. Melalui http://Jurnal pdii.lipi.go.id/ (18/5/2014)..

Jaworski, B., 1994, Investigating Mathematics Teaching: A Constructivist Enquiry, London: The Falmer Press.

Kline, M. 1982. Mathematics: The Loss of Certainty. Pub. Oxford University Press, USA.

Leonard dan Supardi, U. S. 2010. Pengaruh Konsep Diri, Sikap Siswa Pada Matematika, dan Kecemasan Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Ilmiah. Universitas Indraprasta PGRI.

Lorida, D. 2003. Hubungan Antara Konsep Diri Siswa dengan Prestasi Belajar Bidang Studi Matematika Pada SLTP Negeri Palangka Raya. Thesis tidak di terbitkan. Malang: PPS-UM.

Mariyani, A. 2011. Hubungan Antara Sikap Siswa Terhadap Pelajaran Matematika dengan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa SMK N. 1 Pandak Bantul Yogyakarta: Thesis tidak di terbitkan. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Morgan, CT. 1987. Psikologi Sebuah Pengantar. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional Pendidikan.

Ritandiyono dan Retnaningsih. 1996. Aktualisasi diri (seri diktat kuliah). Jakarta: Gunadarma.

Samana. 1994. Profesionalisme Keguruan. Jogjakarta: Konisius.

Setyosari, P. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sitopu, J. W. 2010. Pengaruh Sikap Siswa dan Guru Dalam Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Pematangsiantar. Thesis tidak di terbitkan. Universitas Simalungan.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sukawati, E. 2008. Hubungan Konsep Diri Matematika, Dukungan Otonomi Guru, dan Kecemasan Matematika dengan Prestasi Belajar Matematika. Thesis tidak diterbitkan. Unika Soegijapranata.

Sulistiawati. 2006. Pengaruh Persepsi Siswa terhadap Kompetensi Guru, Kreativitas Belajar, dan kemandirian Belajar Siswa terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Gemolong Sragen Tahun Pelajaran 2005/2006. Thesis tidak di terbitkan. Surakarta: UNS.

Suparman I.A. 2006. Matematika sebagai Dasar Semua Ilmu. Jakarta: Unindra.

Umar, H. 1998. Riset Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Winkel, W.S. 2005. Psikologi Pendidikan dan Evaluai Belajar.Jakarta: Gramedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v1i22015p165

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Muhammad Ali, Punaji Setyosari, Wasis D Dwijogo, Mery Napitupulu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

=====================================================================

JINOTEP Indexed by:

        

________________________________________________________________________________________________________

TOOLS:

   

_________________________________________________________________________________________

ARTICLE TEMPLATE:

 _______________________________________________________________________________________________________

MEDIA PARTNER:

      

________________________________________________________________________________________________________

CONFERENCE PARTNER:

________________________________________________________________________________________________________

JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran published by Department of Educational Technology, Faculty of Education, State University of Malang in collaboration with Indonesian Educational Technology Study Program Association (APS TPI).

Publisher Address:

Jl. Semarang No.5 Gedung E2 301
Laboratorium Teknologi Pendidikan, FIP UM

Universitas Negeri Malang, Malang Jawa Timur, Indonesia

Telepon: 0341-551334, Pst. 109
E-mail: ensu@gapp.nthu.edu.tw (CP: 087821191948)

________________________________________________________________________________________________________

 

Jinotep Statistics (Since July 13th, 2020)

View My Stats