UPAYA MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA MELALUI TINDAKAN PREVENTIF, REPRESIF DAN KURATIF
Abstract
Kenakalan remaja merupakan perilaku yang menyimpang dari norma yang di lakukan oleh pada remaja yang pada akhirnya bisa merugikan baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Cukup banyak faktor yang melatar belakangi terjadinya kenakalan remaja. Berbagai faktor yang ada tersebut dapat dikelompokkan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Tindak kenakalan remaja itu banyak menimbulkan kerugian materiil dan kesengsaraan batin baik pada subyek pelaku sendiri maupun pada para korbannya, maka masyarakat dan pemerintah melakukan tindakan. Penanggulangan preventif, represif, dan kuratif. Keluarga juga mempunyai andil dalam membentuk pribadi seorang remaja. Usaha pencegahan kenakalan remaja secara khusus dilakukan oleh para pendidik terhadap kelainan tingkah laku para remaja. Pendidikan mental di sekolah dilakukan oleh guru, guru pembimbing dan psikolog sekolah bersama dengan para pendidik lainnya. Usaha pendidik harus diarahkan terhadap remaja dengan mengamati, memberikan perhatian khusus dan mengawasi setiap penyimpangan tingkah laku remaja di rumah dan di sekolah. Usaha menindak pelanggaran norma-norma sosial dan moral dapat dilakukan dengan mengadakan hukuman terhadap setiap perbuatan pelanggaran. Remaja diharapkan akan menjadi orang dewasa yang berpribadi kuat, sehat jasmani dan rohani, teguh dalam kepercayaan (iman) sebagai anggota masyarakat, bangsa dan tanah air.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Admasasmita, Ramli. 2004, Problema Kenakalan Anak/ Remaja (Juridis,Sosio,Kriminologis). Bandung : Armico.
Bakolak Inpres No. 6 Tahun 1971 Pedoman dan.Pola Penaggulangan Kenakalan Remaja.
Easler, R. C. Jr., & Medway F.J. 2004. Mother’ Judment of Students with Emotional Disturbance and Social Maladjustment/Conduct Disorder: Compararisons of Target Student and Sibling (Versi Elektronik). International Journal of Special Education, 2, 73-91
Gunarso, Singgih D. 2012. Psikologi Untuk Membimbing. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hurlock. 2012. Perkembangan Anak, Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Jayantini, Sri. 2007. Memahami Kebutuhan Khas Remaja: antara Psikologis dan Sosiologis. Yogyakarta: Andi Offset.
Kartono, Kartini. 2010. Patologi Sosial dan Kenakalan Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Keputusan Menteri Sosial RI No. 23/HUK/1996 tentang Pola Dasar Pembangunan Kesejahteraan Sosial.
Mussen, dkk. 2004. Perkembangan dan Kepribadian Anak. Jakarta: Arcan Noor
Mustafid, Amna. et.al. 2002. Wawasan Al-Islam, Bandung: UPT Bid.
Papalia, D. E., Old, S. W., Feldman, & R. D. 2001. Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika
Santrock, J.W. 2003. Adolescence. Jakarta: Erlangga
Soekanto, Soerjono. 2010. Sosiologi Suatu Pengantar. Yayasan Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.
Subadi, Tjipto. 2009. Sosiologi dan Sosiologi Pendidikan: Suatu Kajian Boro dari Perspektif Sosiologi Fenomenologis. Kartasura: Fairuz Media
Sudarsono, S. 2000. Pengantar Ekonomi Mikro. Ed ke-5. Jakarta. LP3S
Sunarwiyati, Sartono. 2003. Pengukuran Sikap Masyarakat terhadap Kenakalan Remaja. Jakarta: Laporan penelitian, UI
Widiyanti dan Waskita, N. 2001. Kejahatan Dalam Masyarakat dan Pencegahannya. Jakarta. Balai Pustaka.
Refbacks
- There are currently no refbacks.