PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI PECAHAN KELAS IV SEKOLAH DASAR

Semoi Semoi

Abstract


Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dua siklus sebagai upaya peningkatan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 03 Sungai Ayak pada mata pelajaran Matematika materi pecahan melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada tahun pelajaran 2019/2020 semester ganjil. Jumlah subjek penelitian berjumlah 25 siswa. Indikator keberhasilan tindakan apabila rerata hasil evaluasi mencapai kriteria ketuntasan minimal, yaitu secara individual sebesar 70 sedangkan secara klasikal siswa yang tuntas mencapai 80%. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan, yaitu pada pra siklus siswa yang tuntas sebanyak 3 orang atau sebesar 12% sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 22 orang atau sebesar 88%. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 14 orang atau sebesar 56% sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 11 orang atau sebesar 44%. Pada siklus II siswa yang tuntas sebanyak 20 orang atau sebesar 80% sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 5 orang atau sebesar 20%.

Kata Kunci: Hasil belajar siswa; pembelajaran kooperatif

 

IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES WITH STAD-TYPE COOPERATIVE MODEL IN CLASS IV ELEMENTARY SCHOOL FRACTION MATERIALS

Abstract: This study uses class action research as an effort to improve the learning outcomes of fourth grade students at SD Negeri 03 Sungai Ayak in Mathematics subject matter of fractions through STAD type cooperative learning model in the 2019/2020 academic year odd semester. The number of research subjects amounted to 25 students. The indicator for the success of the action is if the average evaluation result reaches the minimum completeness criteria, namely individually by 70 while classically students who complete reach 80%. The results showed that there was a significant increase, namely in the pre-cycle students who completed as many as 3 people or 12% while students who had not completed as many as 22 people or by 88%. In the first cycle of students who completed as many as 14 people or by 56% while students who had not completed as many as 11 people or by 44%. In cycle II, there were 20 students who completed or 80%, while 5 students who had not finished or 20%.

Keywords: student learning outcomes; cooperative learning


Keywords


Hasil belajar siswa; pembelajaran kooperatif

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, Mulyono. (1999). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi., dkk. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Esminarto, dkk. (2016). Implementasi Model STAD Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siwa. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual. Vol. 1(1). Halaman: 16–23.

Nurkancana, Wayan dan Sunartana. (1992). Evaluasi Hasil Belajar. Surabaya: Usaha Nasional.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Purwanto, M. Ngalim. (2002). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya,

Sudarmanto. (2017). Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Penelitian Tindakan Kelas. Yogjakarta: Sunrise.

Susanto, Ahmad. (2013). Teori Belajar Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Widi, Asih dan Sulistyowati, Eka. (2013). Metodologi Pembelajaran IPA. Yogyakarta: Multi Presindo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ilmiah Pro Guru
ISSN: 2442-2525
surel: j1progu@yahoo.co.id

Google Scholar

View My Stats