PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MATERI INTERAKSI ANTAR NEGARA ASIA PADA PESERTA DIDIK KELAS IX

Taukhid Eko Santoso

Abstract


Dalam penelitian tindakan kelas ini memiliki tujuan dalam peningkatkan hasil belajar dan aktivitas dalam pembelajaran Interaksi Antarnegara Asia Melalui Model Pembelajaran DL (Discovery Learning) pada Peserta Didik Kelas IXA SMP Negeri 5 Probolinggo Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penilitian tindakan kelas yang dimulai dari tahap identifikasi masalah dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahunan Sosial dalam berbagai kompetensi dasar disertai dengan analisis dari penyebab munculnya masalah. Hasil penugasan pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rerata sebesar 83,36 di atas nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) 70. Nilai tertinggi mencapai 95, sedangkan nilai terendah mencapai 80. Hasil penugasan pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rerata sebesar 93,33 di atas nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) 70. Nilai tertinggi mencapai 100, sedangkan nilai terendah mencapai 95. Rerata persentase peningkatan hasil penugasan Siklus I ke Siklus II sebesar 6,97%. Hasil tes akhir pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rerata sebesar 82,14 di atas nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) 70. Nilai tertinggi mencapai 80, sedangkan nilai terendah mencapai 70. Hasil tes akhir pada siklus II menunjukkan bahwa nilai rerata sebesar 91,97 di atas nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) 70. Nilai tertinggi mencapai 100, sedangkan nilai terendah mencapai 90. Rerata persentase peningkatan hasil tes akhir Siklus I ke Siklus II sebesar 9,83%.

 

Kata Kunci: Hasil belajar, interaksi antarnegara asia, discovery learning

 

 

APPLICATION OF THE DISCOVERY LEARNING MODEL IN INTERACTION MATERIALS IN ASIAN COUNTRIES IN CLASS IX STUDENTS

 

Abstract: In this classroom action research, it aims to increase the activity and learning outcomes of Inter-Asian Interaction through the Discovery Learning Model for Class IXA Students of SMP Negeri 5 Probolinggo for the Academic Year 2021/2022. Classroom action research is used based on the actions were applied to classroom learning. This research starts from the problem identification stage regarding the implementation of Social Science learning for various basic competencies and analysis of the causes of the problems. The results of the assignment in the first cycle showed that the average value was 83.36 above the KKM (Minimum Completeness Criteria) score of 70. The highest score reached 95, while the lowest score reached 80. The results of the assignment in the second cycle showed that the average value was 93.33 above the KKM (Minimum Completeness Criteria) score is 70. The highest score is 100, while the lowest score is 95. The average percentage increase in the assignment results from Cycle I to Cycle II is 6.97%. The final test results in the first cycle showed that the average value was 82.14 above the KKM (Minimum Completeness Criteria) score of 70. The highest score reached 80, while the lowest score reached 70. The final test results in the second cycle showed that the average value was 91.97 above the KKM (Minimum Completeness Criteria) score of 70. The highest score reached 100, while the lowest score reached 90. The average percentage increase in the final test results from Cycle I to Cycle II was 9.83%.

 

Keywords: Learning outcomes, interaction between asian countries, discovery learning.


Keywords


Hasil belajar, interaksi antarnegara asia, discovery learning

Full Text:

PDF

References


Hanafiah, Nanang & Cucu Suhana. (2010). Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.

Kemmis, S. dan Mc. Taggart, R. (1988). The Action Research Planner. Victoria Dearcin University Press.Dahar, R.W. (1989). Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga.

Malik. (2001). Pengertian Discovery Learning. Bandung: Citra Aditya

Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.

Sudarmanto. (2017). Model Pembelajaran Kooperatif untuk Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Sunrise.

Sudjana, Nana. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Winataputra, Udin S, (2007). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka

Yulianto, A. Rony dan Dewi Apriani Fr. (2010). Kesulitan Belajar Perpajakan dan Pengaruhnya terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Pancasakti Tegal. Tegal: Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Pancasakti Tegal.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Ilmiah Pro Guru
ISSN: 2442-2525
surel: j1progu@yahoo.co.id

Google Scholar

View My Stats