Meaning of Life Siswa Sekolah Menengah Pertama dengan Latar Belakang Budaya Samin

Maghfirotul Amalia, Nur Hidayah, Lutfi Fauzan

Abstract


Abstract: This study aims to describe the junior high school students with Samin cultural background’s meaning of life of that comes from: creative values, experiential values and attitudinal values. This study follows the steps of survey types in a descriptive quantitative approach. The instruments used are developed in inventory. Data were analyzed by using descriptive analysis technique and SPSS 20.0 for Windows in order to determine the frequency, percentage, standard deviation, skewness. Results show that junior high school students with Samin cultural background was able to find the meaning of life through three sources of value, which experiential values reach the highest percentage (45%) followed by attitudinal value (29%), and the creative value (26%). In particular, these results illustrate that the fulfillment of meaning of life of junior high school students with a cultural background of Samin is in accordance with the Samin culture which prioritizes appreciation of the values of life before acting and responding to something.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan meaning of life siswa sekolah menengah pertama dengan latar belakang budaya Samin yang bersumber dari: creative values, experiential values dan attitudinal values. Penelitian ini menggunakan langkah-langkah dalam pendekatan kuantitatif deskriptif jenis survei. Instrumen yang digunakan, dikembangkan dalam bentuk inventori. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk menentukan frekuensi, persentase, standar deviasi, skewness, dengan bantuan program SPSS 20.0 for windows. Hasil menunjukkan bahwa siswa sekolah menengah pertama dengan latar belakang budaya Samin mampu menemukan meaning of life melalui tiga sumber nilai, dengan experiential values menduduki persentase tertinggi (45%), diikuti attitudinal values (29%), dan creative values (26%). Secara khusus, hasil ini menggambarkan bahwa pemenuhan meaning of life siswa sekolah menengah pertama dengan latar belakang budaya Samin sesuai dengan budaya Samin yang mengutamakan penghayatan terhadap nilai-nilai kehidupan sebelum bertindak dan menyikapi sesuatu.

Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um001v2i32017p097


Keywords


meaning of life; sources of value; Samin culture; junior high school students; sumber nilai; budaya Samin; siswa sekolah menengah pertama

Full Text:

PDF

References


Alfian, I. N., & Suminar, D. R. (1999). Perbedaan Tingkat Kebermaknaan Hidup Remaja Akhir pada Berbagai Status Identitas Ego dengan Jenis Kelamin Sebagai Kovariabel (Penelitian Terhadap Mahasiswa Madura di Surabaya). Insan Media Psikologi, 5(2), 87–109. Diambil dari http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/02 Ilham, Perbedaan Tingkat Kebermaknaan Hidup Remaja Akhir.pdf

Bastaman, H. D. (2005). Integrasi Psikologi dengan Islam: Menuju Psikologi Islami. Pustaka Pelajar Yogyakarta bekerjasama dengan Yayasan Insan Kamil.

Boeree, G. C. (2010). Personality Theories-Melacak Kepribadian Anda Bersama Psikolog Dunia. Yogjakarta: Primasophie.

Darmiany, A. (2016). Pengembangan Model Pelatihan Soft-Skills pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Mataram. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 1(2), 47–54. http://dx.doi.org/10.17977/um001v1i22016p047

Fitriani, M., & Hidayah, N. (2016). Keefektifan Konseling Kelompok Adler untuk Meningkatkan Keterampilan Interpersonal Siswa SMP. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 1(2), 7–11. http://dx.doi.org/10.17977/um001v1i12016p007

Frankl, V. E. (2003). Logoterapi Terapi Psikologi Melalui Pemaknaan Eksistensi. Yogyakarta. Kreasi Wacana.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM dan SPSS. In Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19.

Imro’atun, S. (2017). Keefektifan Layanan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 50–57. http://dx.doi.org/10.17977/um001v2i22017p050

Jones, R. N. (2011). Teori dan Praktik Konseling dan Terapi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Koeswara, E. (1992). Logoterapi Psikoterapi Viktor Frankl. Kanisius.

Marliana, S., & Maslihah, S. (2012). Analisis Sumber-Sumber Kebermaknaan Hidup Narapidana yang Menjalani Hukuman Seumur Hidup. Jurnal Psikologi, 11(1), 12. http://dx.doi.org/10.14710/JPU.11.1.12

Masri, S., & Effendi, S. (2012). Metode Penelitian Survei. Jakarta. LP3ES.

Munawaroh, S., Ariani, C., & Suwarno, S. (2015). Etnografi Masyarakat Samin di Bojonegoro: Potret Masyarakat Samin dalam Memaknai Hidup. Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Yogyakarta.

Ningsih, Y. M. C. R., Hidayah, N., & Lasan, B. B. (2017). Studi Meaning of Life Siswa Sekolah Menengah Pertama Etnis Tengger. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 76–85. http://dx.doi.org/10.17977/um001v2i22017p076

Nursalim, M. (2015). Pengembangan Profesi Bimbingan & Konseling. Jakarta: Erlangga.

Putri, P. S. (2009). Makna Hidup pada Perempuan Dewasa yang Berperan Ganda. Jurnal Psikologi, 7(2), 43–51. Diambil dari http://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Psi/article/view/84

Radjah, C. L. (2016). Keterampilan Konseling Berbasis Metakognisi. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 1(3), 90–94. http://dx.doi.org/10.17977/um001v1i32016p090

Rohmah, N. (2011). Studi Deskriptif tentang Tingkat Kebermaknaan Hidup Lansia yang Tinggal di Unit Rehabilitasi Sosial Wening Wardoyo Ungaran. (Disertasi tidak diterbitkan) Universitas Negeri Semarang.

Setyaputri, N. Y. (2017). Karakter Ideal Konselor Multibudaya Berdasarkan Nilai Luhur Semar. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 58–65. http://dx.doi.org/10.17977/um001v2i22017p058

Setyarini, R., & Atamimi, N. (2011). Self-Esteem dan Makna Hidup pada Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jurnal Psikologi, 38(2), 176–184. http://dx.doi.org/10.22146/JPSI.7651

Sugiyono. (2006). Statistika untuk Penelitian. Bandung: CV. Alfabeta.

Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Sumanto, S. (2006). Kajian Psikologis Kebermaknaan Hidup. Buletin Psikologi, 14(2). http://dx.doi.org/10.22146/bpsi.7490

Syam, N. (2007). Antropologi. PT LKiS Pelangi Aksara.

Tatiek, R. (2013). Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Maghfirotul Amalia, Nur Hidayah, Lutfi Fauzan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling is indexed by: 

indexing_footer.pnggoogle.pnggoogle.pngipiii.pngone.pngpkpp.png

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

 
View Visitor Stats