PEMBERIAN PELATIHAN MEMBUAT BATIK JUMPUTAN KEPADA IBU PKK UNTUK UPAYA PELESTARIAN DAN MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI LOWOKWARU, MALANG

Agung Witjoro, Murni Sapta Sari, Sri Rahayu Lestari, Mimien Henie Irawati, Susriati Mahanal, Fatchur Rohman, Sitoresmi Prabaningtyas, Siti Imroatul Maslikah

Abstract


Batik merupakan warisan budaya khas Indonesia yang memiliki daya tarik tinggi di kawasan lokal maupun internasional. Batik jumputan adalah salah satu jenis batik yang mudah dibuat, memiliki banyak variasi teknik pembuatan, dan daya jualnya tinggi. Malang sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia memiliki kesempatan besar untuk memanfaatkan batik jumputan menjadi komoditas di pusat oleh-oleh. Pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan batik jumputan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Malang, khusunya di daerah Lowokwaru. Upaya pelestarian melalui pelatihan perlu dilakukan untuk memberikan keterampilan membuat batik jumputan. Penelitian dan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data meliputi observasi, dokumentasi, dan survei. Partisipan dalam penelitian ini adalah ibu PKK di Lowokwaru, Malang. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan data hasil observasi dan kajian literatur ke dalam domain-domain hingga diperoleh suatu kesimpulan. Setelah melalui pelatihan, ibu PKK di Lowokwaru memiliki keterampilan untuk membuat batik jumputan dengan teknik ikat dan jahit untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Sehingga diharapkan dengan demikian batik jumputan dapat terus dilestarikan.

Full Text:

PDF

References


Sumiati, D, 2012, Batik Jumputan, https://www.scribd.com/doc/84797790/batikJumputan, diakses 15 April 2018.

Al-Muhdhar, M. H. I, 2018. Sejarah Perkembangan dan Teknik Pembuatan Batik Jumputan. Makalah disampaikan pada Pengabdian Masyarakat “Pelatihan Pembuatan Batik Jumputan dan Pemanfaatannya pada Ibu PKK di Kecamatan Lowokwaru untuk Meningkatkan Keterampilan dan Ekonomi Masyarakat”, Malang, 21 April 2018.

Sugiarti, R, 2014, Regenerasi Seniman Batik di Era Industri Kreatif untuk Mendorong Pengembangan Pariwisata Budaya, hal 1 23, ‒ https://eprints.uns.ac.id-/id/eprint/11565, diakses tangga 17 Juli 2018.

Kurniawati, D. P, Supriyono, B, & Hanafi, I, 2013, Pemberdayaan Masyarakat Di Bidang Usaha Ekonomi (Studi pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Mojokerto), Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. I, No. 4, Hal 9-14

Sumodiningrat, G, 1999, Pemberdayaan Masyarakat dan Jaring Pengamanan Sosial, Yogyakarta, Ghalia Indonesia, hal 133-134.

Prilosadoso, B. H, & Laksmi, K. P , 2014, IbM Pelatihan Batik Tulis untuk Anak Korban Trafficking di Surakarta, Laporan Akhir Ipteks Bagi Masyarakat (IbM), Institut Seni Indonesia Surakarta, Surakarta.

Puspitasari, D, 2016, Penguatan Manajemen Persediaan Bagi UKM Batik di Kampung Batik Semarang, Laporan Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Fakultas Ekonomi Universitas Semarang, Semarang.

Akbar, S, 2013, Instrumen Perangkat Pembelajaran, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, hal 41.

Saleh, M. H. M, 2010, Pendidikan Nonformal (Dimensi dalam Keaksaraan Fungsional, Pelatihan, dan Andragogi), Bandung, Remaja Rosdakarya.

Oemar, H, 2007, Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan Pendekatan Terpadu (Pengembangan Sumber Daya Manusia). Jakarta, Bumi Aksara, hal 31.

Yuliyaningsih, I. P, Susilaningsih, & Jaryanto, 2013, Hubungan Pengetahuan Kewirausahaan dan Persepsi Peluang Kerja di Bidang Akuntansi dengan Minat Berwirausaha, Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi, Vol 2, No .1.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um045v2i2p75-80

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.