Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal untuk Siswa Kelas IV SDI Bangkakeli/Manggarai

Stefanus Divan

Abstract


 Berdasarkan analisis kebutuhan di kelas IV SDI Bangkakeli Kab. Manggarai ditemukan permasalahan yang  terjadi, bahan ajar yang digunakan oleh guru masih menggunakan bahan ajar kurikulum KTSP 2006, guru cendrung menggunakan bahan  ajar yang dikembangkan oleh penerbit dan tidak sesuai dengan karakteristik dan lingkungan budaya siswa. Pemecahan masalah yang dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar tematik berbasis budaya lokal yang sesuai dengan budaya dan lingkungan siswa berada.

        Pengembangan bahan ajar tematik ini menggunakan model Dick, Carey and Carey (2009). Langkah-langkah model pengembangan ini dilakukan sampai pada langkah ke 9, yaitu merevisi bahan pembelajaran. Langkah 10 ditiadakan karena dalam penelitian ini hanya diperoleh Prototype produk saja, sesuai dengan tujuan penelitian dan pengembangan.

        . Berdasarkan hasil uji coba tersebut, bahan ajar tematik ini sangat valid, sangat menarik, efektif dan dapat diterapkan dalam pembelajaran. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji validasi dari ahli materi sebesar 93,84% ahli desain sebesar 94,19% dan ahli bahasa sebesar 67,14%. Tingkat kemenarikan produk dengan skor rata-rata sebesar 90,41% masuk dalam kriteria sangat menarik. Produk efektif digunakan dengan rata-rata sebesar 90% masuk dalam kriteria sangat efektif. Dan keterterapan produk sangat menarik dengan rata-rata sebesar 93,00%.

Kata Kunci: Bahan ajar, Pembelajaran Tematik berbasis budaya lokal, Model Dicery and Carey 


Keywords


Bahan ajar, Pembelajaran Tematik berbasis budaya lokal, Model Dicery and Carey

Full Text:

PDF

References


Abidin, Yunus. 2014. Desain Sistem Pembelajaran Dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT. Refika Aditama.

Akbar, S., Sriwijaya, H. 2011. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan sosial. Yogyakarta: Cipta Media.

Alexon & N.S. Sukmadinata. 2010. Pengembangan Model pembelajaran terpadu Berbasis budaya untuk meningkatkan apresiasi siswa terhadp budaya lokal. Jurnal cakrawala Pendidikan, Juni 2010, Th. XXIX. No. 2 http://eprints. Uny.ac.id/1513/1/Alexon_%2526_Nana_ Syaodih. Pdf. Diakses 4 september 2014.

Bank, A. J. 1990. Teaching strategies for The Social Studies-Inquiri, Valuing and Decision Making. Logman New York snd London.

Belawati. D. 2004. Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Dick, Walter., Lou Carey, James O. Carey. 2009. The Systematic Design Of Instruction (7th Edition). New Jersey: Pearson Education, Inc

Depdiknas. 2006. Pedoman memilih dan menyusun Bahan Ajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Degeng. I.N.S.1999. Rancangan pembelajaran. Teori dan teknik pembelajaran Malang: Universitas Kristen Cipta Wacana.

Degeng, I. N.S. 2008. Pedoman Penyusunan Bahan Ajar Menuju Pribadi yang Unggul. Surabaya: TEP- PPS Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

Hartley, J. 2004. Designing Instructional and Informational Txt. Dalam Jonassen, D.H. (Ed). Handbook of Research on Education Communications and Technology (2nd ED.) (hlm. 917-948) London: Lawrence Erlagaum Associates.

Hariyanto, M. 2007. Pengembangan Bahan Ajar Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Program Pendidikan Pembelajaran SD. Didaktika, volume 2 (1): 216-226.

Fleming, M. & Levie, W. H. 1981. Intructional Message Design: Prinsiples from the Behavioral Sciences. New Jersey: Educational Technology Publications.

Koentjaraningrat.1974. Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Muslich, M. 2010. Text Book Writing, Dasar-dasar Pemahaman Penulisan dan Pemakaian Buku Teks. Yogyakarta: Arruzz Media.

[

Nugroho, A. 2008. Pengembangan Modul Pembelajaran Menggunakan Materi Kubus dan Balok. Malang: tisis tidak diterbitkan. Malang: Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Prastowo, Andi. 2014. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Reigeluth. 1992. Instructional Design Strategis and Tacties. Educational Technology Publication. New Jersey: Englewood Cliffts.

Rusman. 2010. Model-model Pembelajaran. Bandung: PT Raja Grafindo Persada.

Sulton. 2003. Desain Pesan Buku Teks IPS SD di Wilayah Kota Malang, Suatu Kajian Terhadap Buku Teks IPS Kelas III, IV dan Kelas V SD. Disertase tidak diterbitkan: Malang Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Smaldino, S. E. Lowther , D.L.,& Russell, J.D. 2011. Instructional Technology & Media For Learning Upper sadle Rive. NJ: Pearson Education Inc.

Trianto. 2012. Pengembangan Model Pembelajaran Tematik. Surabaya: Prestasi Pustakakarya

Warpala, I.W.S; I.W Subagia & I.W. Suastra . Pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal untuk mata pelajaran sain SMP. Jurnal penelitian dan pengembangan pendidikan. ISSN 1979-7109. Volume 4, nomor 3, Desember 2010 diakses pada 21 september 2014.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats