Pendidikan Berbasis Budaya Lokal Suku Boti (Studi Kasus di SDN- SMPN Satu Atap Oefau, Desa Boti, Nusa Tenggara Timur)

Herawati Sandiningtyas

Abstract


Abstract: Education is the basic foundation of a nation in order to increase welfare of nation and all its citizen. Heterogenitas was supplemented by indonesian people who live in the islands, made the country various culture, its uniqueness that is different from others. One of them is the oldest ethnic who live on the island of Timor, Boti ethnic . The ethnic has many unique so it became a cultural tourism of East Nusa Tenggara. Society still holds customs and traditions prevailing . Therefore , SDN and SMPN Satu Atap Oefau residing in the Boti to keep the existence of the customs that still exist by integrating local culture into the local content subjects , extracurricular and intracurricular. This research used qualitative research with a case study. Education without culture causes values local wisdom fade that while there is a culture without education will not give long term benefits.

Keywords : education, culture, local culture based education

Abstrak: Pendidikan merupakan landasan dasar dalam sebuah bangsa demi peningkatan kesejahteraan bangsa dan seluruh masyarakatnya, dengan heterogenitas tinggi ditambah lagi dengan masyarakat indonesia yag hidup di negara kepulauan, menjadikan adanya berbagai macam budaya, kekhasan yang melekat di setiap sisi kehidupan masyarakatnya yang berbeda satu dengan yang lain. Salah satunya adalah Suku tertua yang hidup di pulau Timor, yaitu suku Boti. Suku ini memiliki banyak keunikan sehingga menjadi daya tarik wisata budaya Nusa Tenggara Timur. Masyarakat masih memegang adat istiadat dan tradisi yang berlaku. Oleh sebab itu, SDN dan SMPN Satu Atap Oefau yang berada di wilayah Boti Dalam ingin tetap menjaga eksistensi adat istiadat yang masih ada dengan mengintegrasikan budaya lokal yang ada ke dalam mata pelajaran muatan lokal, ekstrakurikuler maupun intrakurikuler. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pendidikan tanpa adanya budaya menyebabkan lunturnya nilai-nilai kearifan lokal yang ada sedangkan budaya tanpa pendidikan tidak akan memberi manfaat jangka panjang

Kata kunci : pendidikan, budaya, pendidikan berbasis budaya lokal


Keywords


pendidikan, budaya, pendidikan berbasis budaya lokal

Full Text:

PDF

References


Huda. M., 2010. Kajian Filosofis Otonomi Daerah Bidang Pendidikan. Malang: FIP Universitas Negeri Malang.

Koentjaraningrat.1993. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.

Koentjaraningrat.2002. Pengantar Antropologi; Pokok-Pokok Etnografi. Jakarta: Gramedia Pustaka Umum.

Mulyasa. 2006. Kurikulum yang di Sempurnakan. Bandung; PT Remaja Rosadakarya

Munandar, U. 2002. Kreativitas dan Keberbakatan, Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif dan Bakat. Jakarta. PT. Gramedia.

Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2013 tentang perubahan atas peraturan pemerintah no 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

Peraturan Menteri No 79 tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013

Undang- Undang No 20 tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Depdiknas

Wiyono, B.B. 2007. Metodologi Penelitian Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, dan Action Research. Malang:Universitas Negeri Malang


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats