Budaya Sekolah Berwawasan Lingkungan pada Sekolah Adiwiyata Mandiri (Studi Multi Situs di SMK Negeri 1 Turen Kabupaten Malang dan SMK Negeri 1 Kota Malang)

Bayu Indra Permana

Abstract


ABSTRAK: Lingkungan merupakan salah satu faktor terpenting dalam kehidupan. Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap kelangsungan hidup manusia yang menempati suatu tempat. Semakin baik kualitas lingkungan maka semakin baik juga kualitas hidup seseorang. Lingkungan didalam sudut pandang pendidikan merupakan sesuatu yang berpengaruh besar dalam menyelenggarakan pendidikan, khususnya dalam lingkup lingkungan sekolah. oleh karena itu lingkungan sekolah hendakya dijaga, dipelihara dan di seyogyanya bagi seluruh warga sekolah harus memiliki sikap peduli dan cinta lingkungan. Maka dari itu diperlukan suatu proses yang dinamakan pembudayaan agar peduli dan cinta lingkungan. Proses pembudayaan tersebut merupakan istilah lain dari budaya sekolah yang berwawasan lingkungan. Budaya sekolah berwawasan lingkungan merupakan salah satu bentuk dari budaya organisasi yang bertujuan memberikan pemahaman pada seluruh warga sekolah mengenai tindakan yang peduli dan cinta lingkungan yang di dalamnya terdapat suatu kebijakan, kurikulum, sarana dan prasarana sekolah yang mendukung dalam penerapan budaya berwawsan lingkungan sekolah tersebut.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) budaya sekolah berwawasan lingkungan pada sekolah adiwiyata mandiri di kota Malang yaitu: (a) Kegiatan budaya sekolah berwawasan lingkungan, (b) Pengorganisasian budaya sekolah berwawasan lingkungan, (2) mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam budaya sekolah berwawasan lingkungan pada sekolah adiwiyata mandiri di kota Malang serta,(3) mendeskripsikan upaya pelestarian budaya sekolah berwawasan lingkungan pada sekolah adiwiyata mandiri di kota Malang

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian multi situs. Kehadiran peneliti sangat penting sebab peneliti disini sebagai instrument penelitian dan sebagai sumber pengumpul data. Lokasi penelitian berada di dua sekolah yaitu di SMK Negeri 1 Turen dan di SMK Negeri 1 Malang. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru, ketua koordinator adiwiyata dan siswa. Tehnik yang digunakan dalam pengambilan data menggunakan 2 tehnik sampling yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdapat analisis data dalam situs dan analisis data lintas situs. Pengecekan keabsahan data yang digunakan ada 4 kriteria yaitu: kepercayaan (credibility), kebergantungan (dependability), kepastian (confirmability) dan keteralihan (transferability).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMK Negeri 1 Turen dan SMK Negeri 1 Malang telah mengimplementasikan budaya sekolah berwawasan lingkungan yang telah ditunjukkan dengan adanya suatu kebijakan, kurikulum, kegiatan dan sarana prasarana sekolah yang mendukung budaya sekolah tersebut. Implementasi budaya sekolah berwawasan lingkungan di dalamnya juga terdapat suatu proses pengorganisasian dan berbagai kegiatan-kegiatan. Pengorganisasian dalam budaya sekolah berwawasan lingkungan ditunjukkan dengan adanya suatu pembagian tugas, sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan serta adanya suatu monitoring dan evaluasi. Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya sekolah berwawasan lingkungan di kedua sekolah yaitu nilai peduli lingkungan, nilai cinta lingkungan dan nilai semangat berprestasi. Pelestarian budaya sekolah berwawasan lingkungan juga dilakukan agar budaya tersebut tidak hilang begitu saja, pelestarian tersebut dilakukan dengan cara melaksanakan seluruh kegiatan yang telah ada sebelumnya. Kegiatan pelestarian juga dilaksanakan pada saat masa orientasi siswa baru dengan cara membekali para siswa baru dengan materi-materi dan pengarahan-pengarahan dalam hal cinta dan peduli lingkungan.

Saran-saran dalam penelitian ini ditujukan pada kementerian pendidikan dan kebudayaan dasar dan menengah Dapat dijadikan sebagai bahan referesi dalam mengembangkan sebuah kebijakan yang  terkait budaya sekolah berwawasan lingkungan atau program adiwiyata. Kepala Dinas Pendidikan Kab Malang dan Kota Malang dapat dijadikan sebagai bahan kajian dalam menerapkan kebijakan budaya sekolah berwawasan lingkungan khususnya di Kab Malang dan di Kota Malang. Bagi Kepala Sekolah dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam mengembangkan suatu budaya organisasi sekolah dalam kaitannya dengan budaya sekolah berwawasan lingkungan. Bagi Guru dan Koordinator Adiwiyata Sekolah dapat menjadi refleksi dalam kegiatan yang telah dilakukan, sehingga dari refleksi tersebut dapat menjadi acuan dalam melestarikan atau mengembangkan budaya sekolah berwawasan lingkungan sesuai dengan perkembangan pendidikan. Bagi Peneliti Lain dapat digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa manajemen pendidikan dalam menambah sumber ilmu dan pengetahuan dan menjadi inspirasi untuk penelitian lanjut yang berkaitan dengan budaya sekolah berwawasan lingkungan.

 

Kata kunci: budaya sekolah, berwawasan lingkungan, adiwiyata mandiri


Keywords


budaya sekolah, berwawasan lingkungan, adiwiyata mandiri

Full Text:

PDF

References


Arifin, I (Ed). 1996. Penelitian Kualitatif Dalam Ilmu-Ilmu Sosial dan

Keagamaan. Malang: Kalimasahada Press

Chatab, N. 2007. Profil Budaya Organisasi. Bandung : Alfabeta

Koentjaraningrat. 1998. Pengantar Anthropologi. Jakarta: Rineka Cipta

Kotter,J.P. 1992. Dampak Budaya Perusahaan Terhadap Kinerja. Terjemahan oleh

Binyamin Molan. 1997. Jakarta:Prenhallindo

Luthans, F. 1992. Organizational Behavior Sixth Edition. New York: McGraw

Hill,inc

Masaong. 2011. Manajemen Berbasis Sekolah. Gorontalo: Sentra Media

Moeliono, A. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia: Edisi Kedua. Departemen

Pendidikan Dan Kebudayaan: Balai Pustaka:Jakarta

Moleong. J. L. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif: Edisi Revisi. Bandung:

Remaja Rosda Karya

Miles, H. 1994. Qualitative data analysis. Ca:Sage Publication, Inc

Permen Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan

Pendidikan Dasar dan Menengah

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 Tahun 2009 Tentang

Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata

Robbins, S. 1987. Management: Concept and Applications. Second edition.

New Jersey: Prentice Hall

Robbins, S. 2002. Perilaku Organisasi: Versi Bahasa Indonesia. Jakarta: Pearson

Education Asia

Robbins, S. 2008. Perilaku Organisasi, Edisi 12 Buku 2 Edisi Terjemahan.

Jakarta: Salemba Empat

Robbins, S. 2005. Organizational Behavior.11 Edition. New Jersey: Pearson

Education, Inc

Soetopo, H. 2010. Perilaku Organisasi Teori dan Praktik Di Bidang

Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Sonhadji, A. 2012. Manusia, Teknologi dan Pendidikan Menuju Peradaban

Baru. Malang: UM Press Universitas Negeri Malang

Stoner. J.A. 1996. Manajemen: Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Prenhallindo

Ulfatin, N. 2013. Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan: Teori dan

Aplikasinya. UM Press Universitas Negeri Malang

Victor .B. 1973. Culture and personality. Illinois: The Dorsey Press

Wiyono, B. 2007. Metodologi Penelitian Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan Action Research. Universitas Negeri Malang

World Health Organization : The Physical School Environment An Essential

Component of a Health-Promoting School. Hal: 40

Yukl, G. 2001. Leadership in Organization. Prentice Hall, Inc

_____2011. Panduan Adiwiyata: Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan.

Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats