Upaya Meningkatan Mutu Pendidikan Sekolah: Studi Deskriptif Kualitatif

Adhe Kusuma Pertiwi

Abstract


Abstract: The quality of education is dynamic and will continue to develop in accordance with the demands of the times. Therefore, educational institutions must strive to continuously develop their institutions. The purpose of this study was to determine efforts to improve the quality of education in the Kindergarten of Kalam Kudus Malang. The method used is descriptive qualitative research. Research informants were principals, vice principals, and teachers. The analysis of the data used is the interactive model of Miles and Huberman. The results of the study show that the urgent problem that must be solved by the school is about the teacher’s ability because it is related to the quality of graduates. Improving the quality of teachers in the Kindergarten of Kalam Kudus Malang requires collaboration between schools and foundations and stakeholders.

 

Abstrak: Mutu pendidikan bersifat dinamis dan akan terus berkembang sesuai dengan tuntutan aman. Oleh sebab itu, lembaga pendidikan harus berupaya secara kontinu mengembangkan institusinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan mutu pendidikan di TK Kalam Kudus Malang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah mendesak yang harus diselesaikan oleh sekolah ialah tentang kemampuan guru karena berkaitan dengan mutu lulusan. Peningkatan mutu guru di TK Kalam Kudus Malang membutuhkan kerja sama antara sekolah dan yayasan serta stakeholders.


Keywords


quality of education; quality of graduates; mutu pendidikan; mutu lulusan

Full Text:

PDF

References


Bafadal, I., Juharyanto, Nurabadi, A., & Gunawan, I. (2018). The Influence of Instructional Leadership, Change Leadership, and Spiritual Leadership Applied at Schools to Teachers’ Performance Quality. Paper presented at The International Conference on Education and Technology (ICET 2018), Universitas Negeri Malang, Malang, (pp. 197-200). Atlantis Press.

Bappenas. (2015). Guru merupakan Penentu Keberhasilan Pendidikan: Realitasnya Masih Banyak Sekolah kekurangan Guru. (Online), (https://www.kompasiana.com), diakses 23 April 2019.

Gunawan, I. (2012). Kualitas Pelayanan Pendidikan. (Online), (http://masimamgun.blogspot.com/2012/11/kualitas-pelayanan-pendidikan.html), diakses 2 Maret 2019.

Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Kemdikbud. (2007). Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. (Online), (http://vervalsp.data.kemdikbud.go.id/prosespembelajaran/file/Permendiknas%20No%2016%20Tahun%202007.pdf), diakses 23 April 2019.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kemdikbud.

Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Jakarta: Kemdiknas.

Mulyasa, E. (2011). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sallis, E. (2008). Total Quality Management in Education, Manajemen Mutu Pendidikan. Yogyakarta: IRCiSoD.

Sudiyono. (2004). Manajemen Pendidikan Tinggi. Jakarta: Rineka Cipta.

Suraya, S. N., Hartini, Gunawan, I. (2012). Persepsi Mahasiswa terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan FIP IKIP PGRI MADIUN. Jurnal Pendidikan, 18(1), 37-66.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Adhe Kusuma Pertiwi



Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan is indexed by:

     


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics Made Easy - StatCounter IP Stats