PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR

Rina Wahyuni, Teti Berliani

Abstract


Abstract: The purpose of this study is to: (1) describe the problem of teachers in designing learning implementation plans; (2) describe the problems in implementing scientific learning; and (3) describe problems in evaluating the affective and psychomotor domains. The approach used in conducting research is a qualitative approach, with a case study design. The results of the study show: (1) the problems in designing a plan for implementing learning are: (a) the teacher feels confused in formulating integrative thematic learning objectives; and (b) the teacher's lack of understanding in making learning plans oriented to 5M-based learning activities; (2) teacher problems in implementing learning based on scientific learning show: (a) the application of lecture methods and one-way communication from the teacher; (b) teachers are less than optimal in conducting class management; (c) lack of students' ability to read and write; and (d) lack of support and motivation from parents towards the development of children in school which results in the completion of school work carried out by parents so that children become irresponsible for their own work; and (3) the problem of teachers in conducting assessment of learning shows: (a) forms of assessment used in assessing student learning outcomes in the form of assessments in writing and verbally; and (b) the assessment conducted by the teacher focuses only on one aspect, namely the cognitive aspect.

 

Abstrak: Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan problematika guru dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran; (2) mendeskripsikan problematika dalam mengimplementasikan scientific learning; dan (3) mendeskripsikan problematika dalam melakukan penilaian pada ranah afektif dan psikomotorik. Pendekatan yang digunakan dalam melakukan penelitian ialah pendekatan kualitatif, dengan rancangan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan: (1) problematika dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajaran ialah: (a) guru merasa kebingungan dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang bersifat tematik integratif; dan (b) ketidakpahaman guru dalam membuat rencana pembelajaran yang berorientasi pada kegiatan pembelajaran yang berbasis 5M; (2) problematika guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis scientific learning menunjukkan: (a) penerapan metode ceramah dan komunikasi satu arah dari guru; (b) guru kurang optimal dalam melakukan manajemen kelas; (c) kurangnya kemampuan siswa dalam membaca dan menulis; serta (d) kurangnya dukungan dan motivasi dari orangtua terhadap perkembangan anak di sekolah yang berakibat pada penyelesaian tugas sekolah yang dilakukan oleh orangtua sehingga anak menjadi tidak bertanggungjawab akan pekerjaannya sendiri; serta (3) problematika guru dalam melakukan penilaian pembelajaran menunjukkan: (a) bentuk-bentuk penilaian yang digunakan dalam menilai hasil belajar siswa berupa penilaian secara tertulis dan secara lisan; dan (b) penilaian yang dilakukan guru hanya berfokus pada satu aspek saja yakni aspek kognitif.


Keywords


Problematika; Implementasi; Kurikulum 2013; Problematic; Implementation; 2013 Curriculum

Full Text:

PDF

References


Ahmad. 2014. Problematika Kurikulum 2013 dan Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah. Jurnal Pencerahan, 8(2): 98-108.

Bogdan, R. C., dan Biklen, S. K. 1992. Qualitative Research for Education. USA: Allyn and Bacon.

Fatchan, A. 2005. Konsep dan Metode Penelitian Kualitatif. Malang: Prodi Pendidikan Geografi PPs UM.

Ghony, D., dan Almanshur, F. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jogjakarta: AR-RUZZ MEDIA.

Hermino. 2014. Manajemen Kurikulum Berbasis Karakter. Bandung: Alfabeta.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2018. Jakarta: Puskurbuk Kemdikbud.

Mantja, W. 2007. Etnografi: Desain Penelitian Kualitatif Pendidikan dan Manajemen Pendidikan. Malang: ELANG MAS.

Masaong, A. K. 2013. Supervisi Pembelajaran dan Pengembangan Kapasitas Guru. Bandung: Alfabeta.

Miles, Huberman, dan Saldana. 2014. Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook. United States of America: SAGE Publications Inc.

Poerwati, dan Amri. 2013. Panduan Memahami Kurikulum 2013. Jakarta: PT Prestasi Pustakaraya.

Sagala. 2012. Administrasi Pendidikan Kontemporer. Bandung: Alfabeta.

Satori, D., dan Komariah, A. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sonhadji, A., Thoyib, A., Sunyoto, A., Furchan, A., Santoso, M., Arifin, S. M., dan Arifin, I. 1996. Penelitian Kualitatif dalam Ilmu-Ilmu Sosial dan Keagamaan. Malang: Kalimasahada Press.

Sonhadji. 2013. Manusia, Teknologi dan Pendidikan Menuju Peradaban Baru. Malang: UM Press.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan RdanD. Bandung: Alfabeta.

Ulfatin, N. 2014. Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan: Teori dan Aplikasinya. Malang: Bayumedia Publishing.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Fokus Media.

Wiyono, B. B. 2007. Metodologi Penelitian (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan Action Research). Malang: FIP Universitas Negeri Malang.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um025v3i22019p063

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Rina Wahyuni, Teti Berliani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hasil gambar untuk logo zotero ukuran kecil

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats