SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNALSEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MUTU LULUSAN

Darmaji Darmaji, Achmad Supriyanto, Agus Timan

Abstract


Abstract: This article aims to describing the system of guaranteeing internal quality of schools to ensure that the quality of graduates is able to be competitive with other school outcomes. This study explains that guaranteed internal quality of schools should at least refer to the standards set by the government, namely the National Education Standards (SNP). The school strives to implement guaranteed internal quality, because the quality of output is influenced by the process of guaranteeing the internal quality of the school, the focus of the school in ensuring the quality and implementation of guaranteed quality to ensure school quality. Using interview techniques with the principal who aims to determine the policies implemented in ensuring quality, and make observations about the implementation of guaranteed quality and also conduct documentation studies in schools (qualitative descriptive). The impact that results from ensuring the quality of schools is that schools are capable of achieving academic and non-academic achievements and are able to compete with other school graduates.

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem penjaminan mutu internal sekolah gunamemberikan kepastian bahwa mutu lulusan yang mampu berkompetisi dengan mutu luaran sekolah yang lain. Sekolah berupaya sekuat tenaga untuk melaksanakan penjaminan mutu internal karena mutu output sangat dipengaruhi oleh proses penjaminan mutu internal sekolah, fokus sekolah dalam melaksanakan penjaminan mutu danbentuk pelaksanaan penjaminan mutu yang dilaksakanan untuk memastikan mutu sekolah. Dengan menggunakan teknik wawancara kepada kepala sekolah bertujuan untuk mengetahui kebijakan yang dilaksanakan dalam penjaminan mutu, melakukan pengamatan tentang pelaksanaan penjaminan mutu, serta melakukan studi dokumentasi di sekolah (deskriptif kualitatif). Dampak yang dihasilkan dari pelaksanaan penjaminan mutu sekolah yakni sekolah mampu berprestasi baik dibidang akademik dan non akademik dan mampu bersaing dengan para lulusan sekolah yang lain.


Keywords


Sistem Penjaminan; Mutu Internal; Mutu Lulusan; Internal Quality; Assurance System; Quality of Graduates

Full Text:

PDF

References


Avalos, B. 2011. Teacher Professional Development in Teaching and Teacher Education Over Ten Years. Teaching and Teacher Education. 27 (1): 10-20.

Boardman, C, Harl. R.D., Rudyard. K.B. 1953. Democratic Supervision, in Secondary School. Cambridge, Massachusets: Houghton Mifflin Company

Bogdan, R., Biklen, S. K. 1982. Qualitatif Research for Education: And Introduction to theory and methods. Boston: Allyn & Bacon Inc.

Borko, H. 2004. Professional Development and Teacher Learning: Mapping the Terrain. Educational Researcher. 33 (8): 3–15.

Calongesi, J.S. 1995. Merancang Tes untuk Menilai Prestasi Siswa.Bandung: ITB

Depdiknas. 2008. Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal. Bandung: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar Dan Menengah

Goetesch D. L., Stanley B. D. 2000. Quality Management: Introduction to Total Quality Managemen for production, and Services. New Jersey: Prentice-Hall, Edisi III.

Isjoni. 2009. Menuju Masyarakat Belajar: Pendidikan dalam Arus Perubahan Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Miles, B. M., Huberman, A. M. 1994. Qualitative Data Analysis. Thousand Oaks, CA: SAGE Publication, Inc.

Moleong L. J. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mujamil Q. 2007. Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Erlangga.

Nasution, M.N. 2001. Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management). Jakarta: Ghalia Indonesia

Obanya, P. 1995. The African Teacher of the Twenty‐First Century. International Journal of Educational Management, 9 (2): 4-9.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentangStandar Nasional Pendidikan

Puspitasari, H. 2018. Standar Proses Pembelajaran Sebagai Sistem penjaminan Mutu Internal di Sekolah. Muslim Haritage, Vol 1. No.2. November 2017- April 2018.

Puustinen M., Säntti, J., Koski, A., Tammi, T. 2018. Teaching: A Practical or Research-Based Profession? Teacher Candidates' Approaches to Research-Based Teacher Education. Teaching and Teacher Education, 74 (8): 170-179.

Rifai, A. 2015. Peningkatan Capaian Standar Nasional Pendidikan Melalui Model Penjaminan Mutu Internal SMK. Jurnal Pendidikan Volume VI No: 01, April

Salim, P. 1987. The Contemporary English–Indonesia Dictionary. Jakarta: Modern English Press

Sallis, E. 2010. Manajemen Mutu Terpadu Pendidikan: Peran Strategis Pendidikan di Era Globalisasi Modern, terjemahan. Ahmad Ali Riyadi dan Fahrurrozi. Yogyakarta: IRCiSoD.

Sallis, E. 2012. Total Quality Manajemen in Education. Yogyakarta: Diva Press

Sukmadinata N. S, Ayi N., Jami’at, A. 2006. Pengendalian MutuSekolah Menengah: Konsep, Prinsip, dan Instrumen. Bandung: Refika Aditama.

Sulaiman.A, W.U.B. 2016. Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal, Sebagai Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Universitas Gadjah Mada. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan. 4 (1): 17-32.

Triwiyanto, T. 2013.Standar Nasional Pendidikan Sebagai Indikator Mutu Layanan Manajemen Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan. 19 (2): 161-171.

Undang-Undang R.I. Nomor 20 Tahun 2003tentangSistem Pendidikan Nasional.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 darmaji darmaji darmaji

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Image result for logo sintaHasil gambar untuk logo zotero ukuran kecil

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats