Penerapan Pelatihan Terapi Auditory Verbal Therapy (AVT) untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Tunarungu

Lutfi Isni Badiah, Muhammad Nurrohman Jauhari, Sambira Mambela

Abstract


Anak tunarungu adalah anak yang kemampuan pendengan dan bicaranya mengalami gangguan atau hambatan. Hal ini disebabkan adanya kelainan atau kerusakan pada organ pendengarannya. Namun dengan adanya penggunaan alat bantu dengan (ABD) yang mutakhir dan terapi yang tepat, dapat membantu anak tunarungu mengembangkan bahasa verbalnya melalui kegiatan mendengar.  Salah satu pilihan terapi yang bisa digunakan untuk mengembangkan Bahasa verbal anak tunarungu adalah terapi AVT. Peranan orang tua dalam keberhasilan terapi Auditory Verbal Therapy (AVT) untuk mengembangkan bahasa anak tunarungu sangat besar karena tidak mungkin hanyak mengandalkan sesi terapi di tempat terapi. Meskipun begitu, masih banyak ditemui permasalahan di lapangan, yakni orang tua dari anak tunarungu yang merasa kesulitan ketika mencari referensi lengkap tentang prosedur pelaksanaan AVT. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah orang tua dari anak tunarungu yang bersekolah di KB-TK Aurica Surabaya. Total peserta berjumlah 21 orang. Pelatihan terapi AVT yang diberikan kepada orang tua tunarungu ada 3 materi yakni (1) pemberian informasi mengenai Program dan Teknik Terapi AVT, (2) peran orang tua dalam pengulangan terapi AVT di rumah dan (3) praktek terapi AVT dan berdiskusi dengan peserta pelatihan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah, tanya jawab, diskusi, serta simulasi. 


Keywords


Terapi; Auditory Verbal Therapy (AVT); Tunarungu

Full Text:

PDF

References


Estabrooks, W. (1994). Auditory Verbal for Parents and Professionals. Alexander Graham Bell Association for the deaf.

Lim, S. Y. C., & Simser, J. (2005). Auditrory-Verbal Therapy for Children With Hearing Impairment. Annals of the Academy of Medicine Singapore, 34(4).

Neuss, D. (2005). The Ecological Transition to Auditory-Verbal Therapy: Experience of Parents Whose Children Use Cochlear Implants. The Volta Review, 106(2), 195–222.

Nursimah, S. (2012). Keefektifan Metode AVT Terhadap Keterampilan Bahasa Reseptif, Bahasa Ekspresif dan Artikulasi Anak Hambatan Pendengaran Ditinjau dari Gender. Universitas Negeri Surabya.

Pradipta, R. F., Ummah, U. S., & Susilawati, S. Y. PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP PENINGKATAN PENGUASAAN TATA KALIMAT PADA SISWA TUNARUNGU

Pradipta, R. F., Ummah, U. S., & Dewantoro, D. A. (2018, September). Social Environment of Special Needs in Inclusive Primary School: A Descriptive Research with Phenomenology Approach. In 1st International Conference on Early Childhood and Primary Education (ECPE 2018). Atlantis Press.

Rafikayati, A. (2016). Efektifitas Program Auditory Verbal Therapy (AVT) Dalam Meningkatkan Skill Orang Tua Anak Dengan Hambatan Pendengaran Dalam Melaksanakan Terapi Secara Mandiri. HELPER: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 32(1). http://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/ helper/article/view/464

Sadjaah, E. (2005). Pendidikan Bahasa Bagi Anak Gangguan Pendengaran Dalam Keluarga. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.

Trimailani, R., Armaini, & Damri. (2015). Efektifitas PECS Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Anak Tunarungu Kelas VII SMPLB (Single Subject Research di SLB YPPLB Padang). E-JUPEKhu (Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus), 4(3), 445–452. http://ejournal.unp.ac.id/index. php/jupekhu


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats