Kebutuhan Alat Bantu Asistif bagi Penyandang Cerebral Palsy

Muhammad Nurrohman Jauhari, Yandika Fefrian Rosmi, Andarmadi Jati Abdhi Wasesa, Reza Rachmadtullah

Abstract


Kompleksnya masalah-masalah yang dihadapi bagi penyandang cerebral palcy, maka diperlukan layanan kompensatoris. Layanan kompensatoris yang dimaksud adalah pemenuhan alat bantu asistif bagi cerebral palcy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebutuhan alat bantu asisitif bagi penyandang cerebral palsy. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian didaptkan melalui proses wawancara, dokumentasi, observasi dan FGD. Informan dalam penelitian ini merupakan Guru dan orang tua dengan anak cerebral palcy. Hasil kajian menunjukkan bahwa adanya perhatian, kasih sayang yang didapatkan olaeh anak cerebral palcy dapat menumbuhkan kepercayaan diri. Orang tua dan lingkungan terdekat menjadi sangat central dalam upaya tersebut. Peran orang tua dan lingkungan terdekat juga sangat diperlukan dalam upya rehabilitasi motorik yang baik. Anak dengan cerebral palcy memilki keterbatasan terutama pada aktifitas keseharian seperti makan, minum, memegang benda, gosok gigi dan lain-lain. Artinya keterbatasan tersebut terdapat pada aktifitas penggunakan tangan. Pemenuhan alat bantu asistif guna pemenuhan rehabilitasi motorik menjadi sangat diperlukan.

Keywords


Alat Bantu Asistif; Rehabilitasi; Cerebral Palcy.

Full Text:

PDF

References


Anttila, Heidi, Ilona Autti-Rämö, Jutta Suoranta, Marjukka Mäkelä, and

Antti Malmivaara. 2008. “Effectiveness of Physical Therapy Interventions for Children with Cerebral Palsy: A Systematic Review.” BMC Pediatrics 8(February).

Dias, Edwin. 2017. “Cerebral Palsy: A Brief Review.” Acad J Ped Neonatol 4(1):1–3.

Eviani, Damastuti. 2020. “Pentingnya Program Khusus Bina Diri Dan Bina Gerak Pada Anak Cerebral Palsy.” Pentingnya Program Khusus Bina Diri Dan Bina Gerak Pada Anak Cerebral Palsy.

Feist, Jess, Gregory J. Feist, and Tomi-Ann Roberts. 2006. “Theories of Personality.”

Hikmawati, Eny, and Chatarina Rusmiyati. 2011. “Kebutuhan Pelayanan Sosial Penyandang Cacat.” Sosio Informa 16(1).

Hutabarat, Julianus, and Renny Septiari. 2020. “Perancangan Alat Terapi Yang Ergonomis Bagi Anak Penderita Cerebral Palsy.” Industri Inovatif: Jurnal Teknik Industri 10(2):60–64.

Indra, AAIPA, and Putu Nugrahaeni Widiasavitri. 2015. “Proses Penerimaan Diri Pada Remaja Tunadaksa Berprestasi Yang Bersekolah Di Sekolah Umum Dan Sekolah Luar Biasa (SLB).” Jurnal Psikologi Udayana 2(2):222–35.

Kementrian Kesehatan RI. 2018. “Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar Jawa Timur 2018.” Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 1–82.

Kurniawan, Hendri, and Erayanti Saloko. 2016. “Efek Aquatic Aerobic Activity Terhadap Perkembangan Kemampuan Basic Motor Control, Gross Motor Dan Occupational Performance Skills Pada Anak Cerebral Palsy (CP).” Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan 5(1):91–96.

Moleong, Lexy J. 2021. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Nurfadilla, Hazna Nadya, Uni Gamayani, and Gita Tiara Dewi Nasution. 2018. “Komorbiditas Pada Penyandang Cerebral Palsy (CP) Di Sekolah Luar Biasa (SLB).” Dharmakarya 7(2):90–96.

Pruitt, David W., and Tobias Tsai. 2009. “Common Medical Comorbidities Associated with Cerebral Palsy.” Physical Medicine and Rehabilitation Clinics 20(3):453–67.

Raharjo, Inez, Thomas G. Burns, Janani Venugopalan, and May D.

Wang. 2016. “Development of User-Friendly and Interactive Data Collection System for Cerebral Palsy.” Pp. 406–9 in 2016 IEEE-EMBS International Conference on Biomedical and Health Informatics (BHI). IEEE.

Shea, Thomas Michael O. 2008. “Diagnosis, Treatment, and Prevention of Cerebral p... [Clin Obstet Gynecol. 2008] - PubMed Result.” CLINICAL OBSTETRICS AND GYNECOLOGY 51(4):816–28.

Sipal, R. F., C. Schuengel, J. M. Voorman, M. Van Eck, and J. G. Becher. 2010. “Course of Behaviour Problems of Children with Cerebral Palsy: The Role of Parental Stress and Support.” Child: Care, Health and Development.

Stavsky, Moshe, Omer Mor, Salvatore Andrea Mastrolia, Shirley Greenbaum, Nandor Gabor Than, and Offer Erez. 2017. “Cerebral Palsy—Trends in Epidemiology and Recent Development in Prenatal Mechanisms of Disease, Treatment, and Prevention.” Frontiers in Pediatrics 5:21.

Susenas. 2018. Statistik Kesejahteraan Rakyat 2018.

Thapliyal, Monika, and Neelu Jyothi Ahuja. 2021. “Underpinning Implications of Instructional Strategies on Assistive Technology for Learning Disability: A Meta-Synthesis Review.” Disability and Rehabilitation: Assistive Technology 1–9.

Tjasmini, Mimin. 2016. “Arah Pembelajaran Anak Cerebral Palsy.” Pedagogia 12(2):60–70.

Virlia, Stefani, and Andri Wijaya. 2015. “Penerimaan Diri Pada Penyandang Tunadaksa.” Pp. 372–77 in Seminar Psikologi dan Kemanusiaan Pscyhology Forum UMM.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um031v8i22022p164-168

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats