Permainan Lego untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Anak Autis

Firda Nurmala Hayati, Ahmad Samawi

Abstract


Anak autis merupakan anak yang memiliki hambatan dalam berbahasa dan berkomunikasi,
interaksi sosial serta pemahaman terhadap sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
permainan lego terhadap kemampuan sosial anak autis. Penelitian ini menggunakan rancangan
penelitian Single Subject Research (SSR) desain A-B-A’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi
menggunakan permainan lego berpengaruh pada kemampuan sosial anak autis. Hasil tersebut dibuktikan
dengan perolehan mean level yang meningkat dari baseline 1 (A) sebesar 58% ke intervensi (B) sebesar
71% dan baseline 2 (A’) sebesar 91%. Persentase overlap sebesar 0%. Dari perhitungan tersebut dapat
disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan lego terhadap kemampuan sosial anak autis.

Autism children are those who have obstacles on communication, social interaction, so
comprehension of their surroundings. The aim of the study is to find out the influence of lego game
towards social ability of autism children. The design of this study is Single Subject Research (SSR)
of A-B-A design. The research findings showed that the intervention using lego game affected social
ability of autism children. The result was proved through the improvement of mean level on baseline 1
(A) which was 58% increased to 71% on intervention (B) and 91% on baseline 2 (A’). The percentage
of overlap was 0%. Based on those calculations, it can be concluded that there is influence of lego game
towards social ability of autism children


Keywords


Permainan Lego; Kemampuan Sosial; Autis

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. (2013) Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Attwood, Tony. (1998) Sindrom Asperger. Terjemahan Santi Indra Astuti. 2005. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Christie, Phil., Newson, E., Prevezer,W. & Chandler, S. (2009) Langkah Awal Berinteraksi Dengan Anak Autis. Terjemahan Yana Shanti Manipuspika. 2011. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Creswell, John W. (2014) Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran.Terjemahan Achmad Fawaid & Rianayati Kusmini Pancasari. 2016. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hurlock, Elizabeth B. (1978) Perkembangan Anak:Jilid 1. Terjemahan Meitasari Tjandrasa & Muslichah Zarkasih. Jakarta: Penerbit Erlangga. Maccormack, J, Hutchinson, N. L , & Matheson, Ian A. (2015) Exceptionality Education International An Exploration of a Community-Based LEGO® Social-Skills Program for, (Online), 25 (3): 13-32 (http://ir.lib.uwo.ca), diakses 12 desember 2016

Pang, Yanhui. (2010) Lego Games Help Young with Autism Develop Social Skills. International Journal of Education.(Online), 2 (2): 1-9 (http://www.macrothink.org), diakses 10 desember 2016.

Peeters, Theo. (2012) Panduan Autisme Terlengkap: Hubungan Antara Pengetahuan Teoritis dan Intervensi Pendidikan Bagi Penyandang Autis. 2012. Jakarta: PT Dian Rakyat.

Santrock, John W. (2007) Perkembangan Anak. Terjemahan Mila Rachmawati & Anna Kuswanti. 2007. Jakarta:Penerbit Erlangga.

Sunanto, J., Takeuchi,K., Nakata,H. (2005) Pengantar Penelitian dengan Subyek Tunggal. Jepang: CRICED University of Tsukuba.

Tejaningrum, Dhiarti. (2014) Pengembangan Alat Permainan My Costume Untuk Menstimulasi Kecerdasan Visual-Spasial Pada Anak Usia Dini Autis.(Online), http://ejournal.uin-suka.ac.id, diakses 24 oktober 2016

Tesaningrum, Zulfa & Mariyam. (2014) Terapi Bermain Lego Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah. Jurnal Unimus. (Online), (http://jurnal.unimus.ac.id), diakses 24 Oktober




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/jo.v3i1.4967

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats