Kegiatan Membaca Pagi untuk Mengembangkan Kemampuan Oral Siswa Tunarungu

Aliffian Fajar Rahman, Sulthoni Sulthoni

Abstract


Dalam berkomunikasi dengan orang lain, anak tunarungu menggunakan bahasa isyarat dan
bahasa oral. Namun, menggunakan bahasa oral tidaklah mudah. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu
dilaksanakan metode yang dapat meningkatkan kemampuan oral siswa tunarungu. Fokus penelitian ini
adalah: (1) pelaksanaan kegiatan membaca. (2) Hambatan kegiatan membaca. (3) Dampak kegiatan
membaca bagi siswa tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian
studi kasus. Hasil temuan peneliti ini meliputi: (1) proses pelaksanaan kegiatan membaca. (2) hambatan
dalam pelaksanaan kegiatan membaca setiap pagi. (3) dampak kegiatan membaca bagi siswa tunarungu
dapat dilihat dari penggunaan bahasa oral dalam berkomunikasi dengan orang lain.

In communicating with others, hearing impairment student use sign language and oral
language. However, using oral language is not easy. To overcome this, it is necessary to implement
methods that can improve the oral ability of students with hearing impairment. The focus of this research
are: (1) the implementation of reading. (2) Barriers to reading. (3) Impact of reading activity for hearing
impairment students. This research uses qualitative method with case study research. The findings of this
research include: (1) the process of reading activity. (2) obstacles in the execution of reading activity
every morning. (3) the impact of reading activity for hearing impairment students can be seen from the
use of oral language in communicating with others.


Keywords


Tunarungu; Kegiatan membaca; Oral

Full Text:

PDF

References


Ayudani, Cahaya M & Setiadi.(Tt) Tanpa tahun. Efektifitas Speeh Therapy Terhadap Peningkatan Kemampuan Berbahasa pada Anak Tunarungu di TK Luar Biasa Karya Mulia Surabaya. (Online)(http://stikeshangtuahsby.ac.id/download.phpf=Manuscript%20pdf.pdf), diakses pada 21 Oktober 2016.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (2016). (Online) (http://kbbi.web.id/dampak), diakses pada 19 April 2017.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (2016). (Online).(http://kbbi.we.id/hambatan), diakses pada 19 April 2017.

Moleong, L J (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Muhammad, J. K. A. (2008). Panduan Pendidikan Khusus Anak-anak dengan Ketunaan dan Learning Disabilities. Jakarta: PT Mizan Publika.

Rahardja, A T. (2004). Hubungan Antara Komunikasi Antar Pribadi Guru dan Motivasi Kerja Guru dengan Kinerja Guru SMUK BPK PENABUR Jakarta. Jurnal Pendidikan Penabur, 3 (3). (Online), (http://bpkpenabur.or.id/wp-content/uploads/2015/10/jurnal-No03-III-Desember2004.pdf#page=119), diakses pada 10 Mei 2017

Rahim, F. (2011). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Sandjaja, S. (Tt). Pengaruh Keterlibatan Orang Tua Terhadap Minat Membaca Anak Ditinjau dari Pendekatan Stres Lingkungan. (Online). diakses pada 20 April 2017

Somantri, S. (2012). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Refika Aditama.

Ulfatin, N. (2014). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan: Teori dan Aplikasinya. Malang: Bayumedia Publishing.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pusat Data dan Informasi Pendidikan. Jakarta: Balitbang Depdiknas. (Online), (http://pendis.kemenag.go.id), diakses 01 Desember 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats