Kemampuan Seni Rupa Teknik Kolase pada Anak Tunagrahita Menggunakan Metode Demonstrasi

Noverita Surya Dewi, Endro Wahyuno, Eka Pramono Adi

Abstract


Muatan pembelajaran pada anak tunagrahita lebih diutamakan dalam aspek keterampilan, tetapi kemampuan seni rupa anak tunagrahita khususnya dalam pembelajaran kolase belum maksimal. Hal ini ditambah lagi dengan metode pembelajaran yang digunakan guru kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan seni rupa anak tungrahita dengan teknik kolase dengan menggunakan metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan desain one group pretes and post-tes. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai probabilitas hasil sampel 0.0010 < α (0.05) sehingga H0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi berpengaruh terhadap kemampuan berkarya seni rupa teknik kolase pada anak tunagrahita.

The charge of learning in children with intellectual disability is preferred in the aspect that contains skills, but the ability of art especially in learning the collage is still not maximized yet. This issue also added with the teaching methods, where the learning is still centered only on the teacher. This research was aimed at describing the cability of children’s art with collage technique. This research was experimental with one group pre-test post-test design. Based on the analysis of data obtained value 0.0010<α (0.05) so H0 rejected. The conclusion is demonstration method effect on capability of visual art with collage technique.


Keywords


Metode Demonstrasi; Teknik Kolase; Tunagrahita

Full Text:

PDF

References


Akbar, Sa’dun. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Arikunto, Suharsimi. (2002). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rieneka Cipta.

Depdiknas. (2007). Kajian Kebijakan Kurikulum Seni Budaya. Jakarta: Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional. Pamadhi, Hajar dan Evan Sukardi. (2010). Seni Keterampilan Anak. Jakarta: Universitas Terbuka.

Purwati, Endang. (2015). Meningkatkan Keterampilan Membuat Peyek Rinuak melalui Metode Demonstrasi pada Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 4 (1). (Online)(http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu), diakses 20 Mei 2016.

Seniati, Liche., dkk. (2015). Psikologi Eksperimen. Jakarta: PT. Indeks.

Sugiyono. (2013). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumanto. (2011). Pendidikan Seni Rupa Di Sekolah Dasar. Malang: FIP Universitas Negeri Malang.

Veronika, Maria dan Mesra. (2012). Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Kolase melalui Produk Kerajinan Tangan dalam Mata Pelajaran SBK di SDN Desa Lama. Jurnal Universitas Negeri Medan. (Online) (http://jurnal.unimed.ac.id), diakses 2 April 2016.

Wardani, dkk. (2008). Pengantar Pendidikan Luar Biasa. Jakarta: Universitas Terbuka.

Yusfidarwati. (2012). Meningkatkan Keterampilan Memotong Kuku Melalui Metode Demonstrasi Bagi Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1 (1). (Online)(http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu), diakses 20 Mei 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats