Program Vokasional Siswa Tunagrahita di SMALB Malang (Studi multi situs di Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Malang)

Rochma Kholisotum Mufiddah, Mohammad Effendi, Sulthoni Sulthoni

Abstract


Anak retardasi mental mengalami hambatan dalam aspek intelektual, memiliki masalah dengan perilaku adaptif dan juga masalah perkembangan, hambatan ini yang membuat anak retardasi mental harus memiliki kompetensi di bidang kejuruan agar dapat hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Dengan program kejuruan, retardasi mental, siswa akan memberikan layanan pendidikan untuk siswa retardasi mental. Tujuan dari penelitian ini meliputi: (1) mendeskripsikan desain siswa kejuruan dengan keterbelakangan mental di SMA Luar Biasa se-Kota Malang (2) mendeskripsikan penerapan siswa SMA kejuruan pada siswa SMA luar biasa di Malang (3) menggambarkan hambatan yang dihadapi dalam implementasi program kejuruan untuk siswa retardasi mental di SMA Luar Biasa se-Kota Malang (4) menjelaskan solusi untuk mengatasi hambatan dalam mengimplementasikan program kejuruan bagi siswa retardasi mental di Sekolah Menengah Luar Biasa di Malang (5) menggambarkan tindak lanjut sekolah dalam program kejuruan secara mental siswa terbelakang di Sekolah Menengah Luar Biasa di seluruh Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan referensi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) desain program mengacu pada kurikulum (2) implementasi di lapangan tidak selalu sama dengan desain yang telah dibuat (3) kendala utama adalah siswa yang memiliki kemampuan terbatas (4) solusi yang diberikan adalah mengulangi pembelajaran (5) tindak lanjut sekolah adalah mengusahakan agar siswa dapat memasuki dunia kerja. Kata 


Keywords


Tunagrahita; Program Vokasional

Full Text:

PDF

References


Afriliani, L. (2016). Fungsi Bimbingan Keterampilan Vokasional (Vocational Skill) Bagi Penyandang Disabilitas Netra (Studi di Balai Rehabilitasi Sosial Disabilitas Netra “Pendowo” Kudus) (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang). Diakses online pada 02 Februari 2019. Apriyanti, dkk. (2017). Analisis Dukungan Orang Tua dan Sekolah terhadap Keberhasilan Keja Anak Tunagrahita. Proceeding ICSAR. Malang: Universitas Negeri Malang Apriyanto, (2012). Seluk Beluk Tunagrahita, Jogjakatra: Javalitera. Dewi P. D. (2017). Ketrampilan Vokasional Seabagai persiapan di Dunia Kerja Bagi Anak Dengan Hambatan Intelektual. Proceeding ICSAR.

Malang: Universitas Negeri Malang. Dwiko, C. B. (2015). Penerapan metode life skill education untuk meningkatkankemampuan vokasional pada anak tunagrahita ringan kelas X sekolah luar biasa. Jurnal Pendidikan Khusus, 7(3). Diakses online pada 09 Januari 2019. Fitriawan, R. (2016). Peningkatan Keterampilan Vokasional Melalui Pelatihan Cetak Sablon Kaos Bagi Anak Tunarungu Kelas Xiidi Slb Bakti Putra Ngawis. Widia Ortodidaktika, 5(9), 895-907. Diakses online pada 09 April 2019 Kamus Besar bahasa Indonesia (KBBI) diakses online. Kilis, B. M. (2014). Model Program Pendidikan Guru Vokasional Berbasis Kedaerahan Dan Integratif. Innovation of Vocational Technology Education, 10(2). Diakses online pada 09 April 2019 Efendi, M. (2013). Perspektif Pendidikan Inklusif, Malang: Universitas Negeri Malang. Efendi, M. (2017). Psikopedagogik Anak Berkebutuhan Khusus, Malang: Universitas Negeri Malang. Moleong, (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Yuliana, P. (2017). Pelaksanaan Pembelajaran Vokasional Ketrampilan Hantaran Bagi Siswa Tunarungu di SMALB Idayu 2 Malang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Malang. Prastowo, (2011). Metode Penelitian Kualitatif, Jogjakarta: Ar-Ruz Media. Setyani, A. (2016). Pengelolaan Pendidikan Vocational Pada Jenjang Smplb Dan Smalb Tunagrahita Di Slb Negeri Pembina Yogyakarta. Hanata Widya, 5(5).Diakses online pada 20 Februari 2019 Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta. Vindiari, A. (2016). Hubungan Pelatihan Vokasioal Dengan Kemandirian Difabel Di Yayasan Penyandang Disabilitas Naeema Kabupaten Trenggalek. J+ Plus Unesa, 5(2). Diakses online pada 09 januari 2019. Wijaya, (2013). Teknik Mengajar Siswa Tunagrahita. Jogjakarta: Penerbit Imperium. Yosiani, N. (2014). Relasi Karakteristik Anak Tunagrahita dengan Pola Tata Ruang Belajar di Sekolah Luar Biasa. E-Journal Graduate Unpar, 1(2), 111-124. Diakses online pada 02 Februari 2019. Zulaichah, M. D. (2018). Pengelolaan pendidikan vokasional terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Al Azhar Sidoarjo(Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya). Diakses online pada 09 januari 2019. Peraturan Pemerintah No.22 tahun 2006 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal ORTOPEDAGOGIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

"Jurnal Ortopedagogia" is Indexing by:

 

View My Stats