Analisis kesesuaian lahan rawa untuk pengembangan kawasan permukiman di Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung

Anita Eka Putri, Dwiyono Hari Utomo, Revi Mainaki

Abstract


Gondang District is a drained swamp morphology with an area of 37.85 Km2 with a slope of <2%. Regarding this, it has different physical condition from other settlement areas. This study aimed to evaluate the suitability of the land for settlement development in the area. The data related to slope, soil structure, soil texture, drainage, and depth of ground water level, rock weathering level, level of flooding / flooding, soil carrying capacity, permeability, and potential for soil wrinkle (index cole) were collected through observation. Through the sample type of purposive sampling on land unit maps resulted from overlay maps of slope, land use maps, and maps of soil types, scoring was then conducted. Using descriptive evaluative method, the results show that the land which has been or will be developed into a settlement area has some limiting values so as further evaluation is required when used as a settlement area

Kecamatan Gondang mempunyai luas area 37,85 Km2 dengan kemiringan lereng < 2% merupakan morfologi rawa yang mengalami pengeringan sehingga semiliki kondisi fisik yang berbeda dari kawasan permukiman yang lain. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi kesesuaian lahan di untuk pengembangan permukiman di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif. Data kemiringan lereng, struktur tanah, tekstur tanah, drainase, kedalaman muka air tanah, tingkat pelapukan batuan, tingkat penggenangan/banjir, daya dukung tanah, permeabilitas, dan potensi kembang kerut tanah (index cole)dikumpulkan dengan observasi. Melalui sampel jenis purposive sampling pada peta unit lahan yang dihasilkan dari overlay peta kemiringan lereng, peta penggunaan lahan, dan peta jenis tanah yang kemudian dilakukan pengharkatan (scoring). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan yang telah dikembangkan maupun yang akan dikembangkan menjadi kawasan permukiman mempunyai beberapa nilai pembatas sehingga perlu adanya evaluasi lebih lanjut apabila digunakan sebagai kawasan permukiman.           


Keywords


Kesesuaian Lahan, Permukiman

Full Text:

PDF

References


Alfianto, F. (2017). Analisa kesesuaian lahan untuk lokasi pengembangan permukiman menggunakan metode skoring (studi kasus: Surabaya Timur). Jurnal Geomatika.

Arsyad , S. (2006). Konservasi tanah dan air . Bogor: IPB Press.

Asmirawati. (2015). Kesesuaian lahan pengembangan perkotaan Kajang Kabuaten Bulukumba. Jurnal Teknik Universitas Negeri Makassar.

Bappekab, T. (2006). Rencana tata ruang wilayah Kabupaten Tulungagung 2006-2016. Tulungagung: Pemkab Tulungagung.

Bappekab, T. (2010). Rencana tata ruang wilayah Kabupaten Tulungagung 2009-2030. Tulungagung: Pemkab Tulungagung.

Bappekab, T. (2019). Kabupaten Tulungagung dalam angka. Tulungagung: Pemkab Tulungagung.

Dewi, I. K. (2017, Maret 20). Evaluasi kerawanan bencana tanah longsor di kawasan permukiman di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung Hulu. Jurnal Prodi PWK Fakultas Teknik Universitas Pakuwan.

Forth, H. D. (1988). Dasar-dasar ilmu tanah . Yogyakarta: UGM Press. Hartono, Anggoro, S., &

Buchori, I. (2015, April ). Evaluasi kesesuaian lahan permukiman Perum Bakti Persada Indah Kelurahan Purwoyoso Semarang. Jurnal Teknis, 10, 22-30.

Hilmansyah, H., & Rudianto, I. (2015). Kajian perkembangan dan kesesuaian lahan permukiman eksisting di Kecamatan Indramayu. Jurnal Teknik Pengembangan Wilayah Kota, 4, 54-65. Mufarikah ,

N. N., & Murti, S. H. (2015). Evaluasi perkembangan lahan permukiman berbasis penginderaan jauh dan sistem informasi geografis di Kota Magelang dan sekitarnya tahun 2015. Jurnal Pendidikan Geografi.

Permana, D. P., Suprayogi, A., & Prasetyo, Y. (2017). Identifikasi kesesuaian lahan untuk relokasi permukiman menggunakan sistem informasi geografis (studi kasus: Kabupaten Banjarnegara). Jurnal Geodesi UNDIP, 6.

Putra, R. A., & Papilaya , S. F. (2019, Januari). Evaluasi kesesuaian lahan permukiman terhadap tata ruang wilayah di Salatiga. Jurnal Sistem Informasi Fakultas Teknologi Infomasi. Susetya, B.,

Widyatmaka, & Arifin, H. S. (2014, Juni ). Analisis spasial kemampuan dan kesesuaian lahan untuk mendukung model perumusan kebijakan manajemen lanskap di Sempadan Ciliwung Kota Bogor. Jurnal Majalah Ilmiah Globe, 16.

Ulah, K. M., & Mansourian, A. (2015). Evaluation of Land Suitability for Urban Landuse Planning: Case Study Dhaka City. Journal of Physical Geography and Ecosystem Science.

Umar, I., Widiatmaka, Pramudya, B., & Barus, B. (2017, Agustus ). Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Kawasan Permukiman Dengan Metode Multi Criteria Evaluation Di Kota Padang. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 7 (2), 148- 154.

Veni. (2016). Evaluasi Lahan Untuk Permukiman di Kanagarian Painan Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 1.

Yunus, I. (2014, Agustus ). Tata Pengelolaan Banjir Pada Daerah Reklamasi Rawa (Studi Kasus: Kawasan Jakabaring Kota Palembang). PIT HATHI, 22-24.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um017v25i22020p170

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Free counters!

Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License,


JPG Indexed By:

               

View My Stats