Effectiveness of Local History Module Based on Inquiry to Improve the Learning Achievement of High School Students

Mela Mita Septiana, Nunuk Suryani, Akhmad Arif Musadad

Abstract


The learning process is a process of communication which means the process of delivering a message from a resourcer to the receiver. Media is the part of the communication process because basically learning is a process of communication. Learning media in the form of a module is a supporting device to improve student’s achievement. This study aims to determine the effectiveness of historical learning by using local history module to improve the student’s achievement in senior high school on the historical material of the struggle to defend freedom. The study population was all social science students of class XII academic year 2015/2016. The research design was the group design of pre-test and post-test. The sampling technique used is cluster random sampling, obtained that class XII of Social Science 1 as an experimental class and class XII of Social Science 4 as the controlled class. The results showed the post-test average value of students’ achievement on an experimental class at 79,64 and 76,78 for the controlled classes. Based on the results of this research, it can be concluded that the application of local history module proved effectively in improving the students achievement.

 

Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi yang berarti adanya proses penyampaian pesan dari seseorang narasumber kepada penerima pesan. Media merupakan bagian dari proses komunikasi, karena pada dasarnya pembelajaran merupakan proses komunikasi. Media pembelajaran berupa modul sebagai pendukung untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran sejarah dengan menggunakan modul sejarah lokal terhadap peningkatan prestasi belajar siswa pada salah satu SMA pada materi sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS tahun ajaran 2015/2016. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest dan postest group design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, diperoleh kelas XII IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPS 4 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai posttest prestasi belajar siswa kelas eksperimen sebesar 79,64 dan kelas kontrol sebesar 76,78. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan modul sejarah lokal terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa


Keywords


modul sejarah lokal; prestasi belajar; local history module; learning achievement

Full Text:

PDF

References


Agung, Leo S. 2012. Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah SMA Berbasis Pendidikan Karakter di Solo Raya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(18), 412-426.

Ahmad A K H. 2007. Media Pembelajara. Makasar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Bretz, R. 1971. A Taxonomy of Communication Media Education Technology Publication. Englewood. Cliffs, N.J.

Cook, T.D dan Campbell. D.T. 1979. Quasi-Experimentation: Design and Analysis Issue for Field Setting. USA: Hunghton Mifflin Co.

Creswell, J. W. 2010. Research Design: pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Diknas. 2004. Pedoman Umum Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Ditjen Dikdasmen.

Eggen, P. D. dan Kauchak, D. P. 1996. Strategies for Teachers Teaching. Content and Thingking Skills Third Edition. Boston: Allyn and Bacon.

Gulo, W. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Garamedia.

Hamalik, O. 1986. Media Pendidikan. Bandung. Alumni.

Hamzah B. Uno & Nina L. 2011. Teknologi Komunikasi dan Informasi Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara, cet. 2.

Joyce, B & Marsha W. 1980. Model of Teaching, fifth Edition. USA: Allyn and Bacon A Simon & Scuster Company.

Kustandi & Sutjipto. 2011. Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.

Miarso, Y. 2004. Menyemai Benih Teknologi Pendidikan.Jakarta: Pustekkom Diknas.

Nata, A. 2009. Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Piaget, J & B Inhelder. 1971. Mental Imageryin Child. New York: Basic Books. .

Prastowo, A. 2011. Panduan Kretaif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Sanjaya, W. 2006. Stategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Grup.

Suryosubroto. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovtif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Widja, I Gede.1989. Panduan Pengajar Buku Sejarah Lokal suatu Perspektif dalam Pengajaran Sejarah. Jakarta: Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Wahyuni, S & Leo A. 2013. Perencanaan Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um047v25i12018p001

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXED BY

TOOLSPLAGIARISM CHECKARTICLE TEMPLATE

 

 

 

RESEARCH ARTICLE

NON RESEARCH ARTICLE

Creative Commons License
JPP licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.