Pengaruh Penggunaan Media Dot Karambol terhadap Kemampuan Operasi Hitung Penjumlahan Peserta Didik Tunagrahita

Qurrotul A’yunin, Wiwik Dwi Hastuti, Sihkabuden Sihkabuden

Abstract


The student with intellectual disability have difficulty in learning process, especially in arithmetic, which is abstract in nature. The purpose of this research are to describe the ability summation arithmetic counting student with intellectual disability in Grade II before and after intervention and to analysis the effect of dot karambol media usage toward the summation arithmetic counting student with intellectual disability in Grade II. The research used was Single Subject Research (SSR) with A-B-A design. Data collection techniques were a written test, interview sheet, and observation sheet. Data analysis was in and inter-condition analysis. The result showed that the effect of dot karambol media usage toward the summation arithmetic counting student with intellectual disability in Grade II.

Individu tunagrahita mengalami problematika pada proses pembelajaran khususnya operasi hitung yang berkarakter abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan kemampuan operasi hitung penjumlahan peserta didik tunagrahita kelas II sebelum dan sesudah diberikan inetervensi dan menganalis adanya pengaruh penggunaan media dot karambol terhadap kemampuan operasi hitung penjumlahan peserta didik tunagrahita kelas II. Metode penelitian yang digunakan adalah Single Subject Reseach (SSR) dengan desain A-B-A. Teknik pengumpulan data dengan tes tulis, lembar wawancara, dan lembar observasi. Penguraian yang diterapkan adalah analisis data dalam situasi (kondisi) dan analisi data antar kondisi. Hasil riset menunjukkan ada pengaruh dari penggunaan media jika dilihat dari kemampuan peserta didik tunagrahita kelas II dalam operasi hitung penjumlahan..


Keywords


Tunagrahita; Operasi Hitung Penjumlahan; Media Dot Karambol

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, M. (2009). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Abdurahman SR, M., & Nufus, H. (2016). Penggunaan Media Manik-Manik Untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar Matematika Anak Tunagrahita. JASSI ANAKKU, 8(1), 12-18.

Creswell, W. J. (2009). Reseach Design Pendekatan Kualitatif Kuantitatif, dan Mixed. Terjemahan Fawaid. 2010. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kirk, S. (2009). Educating Exceptional Children. New York: Houghton Miffl in Harcourt Publishing Company Boston.

Mangunsong, F. (1998). Psikologi Pendidikan Anak Luar Biasa. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pedidikan Psikologi (LPSP3) UI.

Ruseffendi. (1980). Pengajaran Matematika Modern. Bandung: Tarsito.

Sadiman, A. (2007). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Santyasa, I. W. (2007). Landasan Konseptual Media Pembelajaran. Makalah disajikan pada Workshop Media Pembelajaran bagi Guru-Guru SMA Negeri Banjar Angkan. diakses dari (http//www. benramt.files.wordpress.com), diakses 3 Februari 2015.

Somantri, S. (2012). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: PT. Refika Aditama.

Sugiyono. (2013). Metode Pengantar Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunanto. (2005). Pengantar Penelitian dengan Subyek Tunggal. Tsukuba: Universitas Tsukuba.

Wijaya, A. (2013). Teknik Mengajar Siswa Tunagrahita. Yogyakarta: Imperium.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa



Journal "Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa" Indexing by:

    

Journal JPPPLB" Statistics