Pengaruh Problem Based Learning Berbantuan Kombinasi Real Dan Virtual Laboratory Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Penguasaan Konsep Siswa Di Sman 1 Lumajang

Hendrik Siswono

Abstract


Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh problem based learning (PBL) dengan kombinasi real laboratory dan virtual laboratory terhadap keterampilan proses sains siswa dan penguasan konsep siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi-experimental posttest only design. Populasi penelitian ini seluruh kelas X SMAN 1 Lumajang semester genap tahun ajaran 2013/2014. Sampel terdiri atas empat kelas eksperimen dan dua kelas kontrol yang dipilih secara cluster random sampling. Kelas eksperimen pertama belajar dengan PBL menggunakan kombinasi real dan virtual laboratory, kelas eksperimen kedua belajar dengan PBL menggunakan virtual laboratory, dan kelas kontrol belajar dengan PBL menggunakan real laboratory. Instrumen penelitian terdiri atas silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja siswa (LKS), soal penguasaan konsep dan rubrik penilaian keterampilan proses sains siswa. Pembelajaran dilakukan pada materi listrik dinamis. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan multivariate of anova. Pengaruh pembelajaran diuji dengan uji Scheff. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep dan keterampilan proses sains antara siswa yang belajar dengan PBL menggunakan kombinasi real dan virtual laboratory dan siswa yang belajar dengan PBL menggunakan virtual laboratory dan real laboratory saja. Selanjutnya, PBL menggunakan kombinasi real dan virtual laboratory lebih baik daripada PBL menggunakan virtual laboratory dan real laboratory saja terhadap penguasaan konsep dan keterampilan proses sains siswa.

Kata Kunci: problem based learning, virtual laboratory, real laboratory, penguasaan konsep fisika, keterampilan proses sains.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.