Kekerasan Simbolik Media Massa (Kekerasan Simbolik Dalam Pemberitaan Kasus Peredaran Video Asusila di Media Massa Online: Kajian Sosiologi Komunikasi)

Farid Pribadi

Abstract


Media massa dalam memberitakan kasus privasi salah satunya kasus penyebaran video asusila remaja masih terjebak pada logika pasar. Untuk menarik minat pembaca, awak media membangun gaya penulisan yang terkesan sensasional dan vulgar. Akibatnya, entah disadari atau tidak dibalik pengungkapan fakta yang rinci tersebut telah melakukan kekerasan simbolik (symbolic violence) berupa penggunaan bahasa eufemisme yang berdampak pada hadirnya praktik pelabelan negatif atau stereotipe sehingga memicu potensi traumatik berkepanjangan kepada pelaku bahkan keluarga pelaku.

DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um021v1i22016p127


Keywords


media massa, kekerasan simbolik, stereotipe

Full Text:

PDF

References


Arifin, Anwar. (2003). Komunikasi Politik. Jakarta: Balai Pustaka.

Bungin, Burhan (2001), Erotika Media Massa, Surakarta : Muhammadiyah University Press.

--------------------. (2004), dalam Jurnal Perempuan edisi Pornografi no. 38, Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan, Cet. I.November

Desmon Morris, (1977), Man Watching: A Field Guide to Human Behaviour.

New York: Harry N. Abrams, Inc. dalam Yasraf Amir Piliang, 2004, Postrealitas: Realitas Kebudayaan dalam Era Posmetafisika, Yogyakarta:Jalasutra.

Fashri, Fauzi. (2007). “Penyingkapan Kuasa Simbol. Yogyakarta: Juxtapose.

Halliday, M.A.K. (1978), Language as Social Semiotic: The Social Interpretation of Language and Meaning. London:Edward Arnold. dalam Anang Santoso. 2008. Jejak Halliday dalam Linguistik Kritis dan Analisis Wacana Krttis.

Jurnal Bahasa dan Seni, Tahun 36 Nomor 1 Februari 2008, Universitas Negeri Malang: Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra.

https://kippas.wordpress.com/2007/06/04/ketika-jurnalisme-kehilangan-empati/ diakses Selasa 7 Juni 2016 pukul 13.00 WIB

Piliang, Yasraf Amir. Perempuan dan Mesin Hasrat Kapitalisme:Komodifikasi Perempuan dalam Program Hiburan Media Televisi hal. 105 – 132. Dalam, Siregar, Amir, Rondang Pasaribu, dan Ismay Prihastuti (eds.). Eksplorasi Gender di Ranah Jurnalisme dan Hiburan. Yogyakarta: Yayasan Galang, 2000.

--------------------------------, (2004), Posrealitas: Realitas Kebudayaan dalam Era Posmetafisika, Yogyakarta:Jalasutra.

Rusdiati, S.R. (2003). “ Bahasa, Pertarungan Simbolik, dan Kekuasaan.” Jurnal Basis, Edisi Khusus Pierre Bourdieu, No. 11−12 Tahun ke-52, November-Desember 2003.

Sudaryanto. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta:Duta Wacana University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Farid Pribadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office:
Sociology Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Malang
Semarang St. No. 5 Building I3-101 65145.
Phone. (0341) 551312. line. 375, 376 (20)
Homepage: http://journal2.um.ac.id/index.php/jsph/index
email: jsphum@yahoo.co.id

ISSN 2502-7875 (printed)
ISSN 2527-5879 (online)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.