Cover Image

Perilaku hidup sehat di era pandemi covid-19 melalui latihan fisik low-impact dan asupan gizi seimbang pada siswa SMA

Anita Sulistyorini, Windi Chusniah Rahmawati, Farah Paramita, Anisa Nanda Leilina, Qurotu’aini Putriningdyah, Nadia Nuradela, Cendani Kusuma Ayu

Abstract


Aktivitas fisik remaja, khususnya siswa SMA di masa pandemi Covid-19 ini menurun dikarenakan salah satu kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran virus Covid-19 melalui kegiatan pembelajaran daring. Pembelajaran daring menjadikan siswa harus belajar di depan komputer atau gawai tanpa melakukan aktivitas fisik lebih dari 2 jam per hari, kondisi ini membuat siswa kurang gerak atau mempunyai aktivitas sedentari yang tinggi. Aktivitas sedentari remaja ini diikuti dengan pola makan kurang baik selama masa pandemi, yaitu mengonsumsi makanan dan minuman tinggi kalori tanpa melakukan aktivitas fisik sehingga menimbulkan permasalahan kesehatan salah satunya obesitas. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya pemecahan masalah kesehatan obesitas dan aktivitas sedentari remaja dengan memberikan edukasi kesehatan dan praktik tentang latihan fisik low impact dan asupan gizi seimbang kepada siswa SMA. Metode edukasi kesehatan melalui Google Meet dilanjutkan praktik latihan fisik low impact dan konsumsi makanan sesuai pedoman gizi seimbang oleh peserta dari mitra yang terdiri atas 50 siswa SMA selama 30 hari. Pendampingan dilakukan melalui WhatsApp Group serta peserta melakukan unggah kegiatan praktik setiap hari ke link google form yang tersedia. Semua peserta melaksanakan latihan fisik low impact dan menerapkan asupan bergizi seimbang sesuai panduan di WhatsApp. Diharapkan dengan menerapkan perilaku hidup sehat melalui latihan fisik low-impact yang rutin serta asupan gizi seimbang ini, aktivitas sedentari dan masalah obesitas di kalangan siswa SMA dapat dicegah atau berkurang. Setelah 30 hari melakukan latihan fisik low impact dan menerapkan pola makan gizi seimbang, didapatkan hasil aktivitas sedentari peserta berkurang yang ditunjukkan dengan hasil aktivitas fisik peserta yang meningkat (aktivitas fisik tinggi naik dari 35% menjadi 37%). Sedangkan untuk angka obesitas peserta dari 8% mengalami kenaikan 9% setelah kegiatan selesai. Berdasar hasil tersebut, tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dikatakan tercapai dengan catatan angka obesitas masih perlu dikurangi dengan konsistensi menerapkan asupan gizi seimbang pada peserta.

Keywords


perilaku hidup sehat; low impact; gizi seimbang; aktivitas sedentari; obesitas

Full Text:

PDF

References


Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Armade, M., & Manurizal, L. (2019). Pengaruh Metode Latihan Senam Kebugaran Jasmani (SKJ 2012) Versi Low Impact Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan Universitas Pasir Pengaraian. Jurnal Penjskesrek, 6(1), 140–151. https://ejournal.bbg.ac.id/penjaskesrek/article/view/848

Coelho, D. F., Chaves, D. S., Diwan, D., Ferraz, R., Poortmans, J. R., & Junior, A. H. L. (2011). Effect Of High-Fat Diets On Body Composition, Lipid Metabolism And Insulin Sensitivity, And The Role Of Exercise On These Parameters. Brazilian Journal of Medical and Biological Research, 44(10). https://doi.org/10.1590/S0100-879X2011007500107

Dewi, R., & Rifki, M. S. (2020). Pengaruh Senam Aerobik Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa. Jurnal Stamina, 3, 398–416. http://stamina.ppj.unp.ac.id/index.php/JST/article/view/516

Hall, G., Laddu, D., & Phillips, S. (2020). Progress in Cardiovascular Diseases A tale of Two Pandemics : How Will COVID-19 and Global Trends in Physical Inactivity and Sedentary Behavior Affect One Another ? Progress in Cardiovascular Diseases, xxxx, 4–6. https://doi.org/10.1016/j.pcad.2020.04.005

Hendra, C., Manampiring, A., & Budiarso, F. (2016). Faktor-Faktor Risiko Terhadap Obesitas pada Remaja Di Kota Bitung. Jurnal E-Biomedik (EBm), 4, 2–6. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/ebiomedik/article/view/11040

Kemenkes. (2018). Obesitas. http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/apa-itu-obesitas

Kemenkes. (2019). Apa Definisi Aktivitas Fisik? http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/apa-definisi-aktivitas-fisik

Mahar, M. A. (2017). Hubungan Jumlah Dan Frekuensi Konsumsi Sayur Dan Buah Dengan Kejadian Overweight Remaja Putri di Kota Batu (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya). http://repository.ub.ac.id/id/eprint/3850/

Mutia, A., Jumiyati, J., & Kusdalinah, K. (2022). Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas Remaja Pada Masa Pandemi Covid-19. Journal of Nutrition College, 11(1), 26-34. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i1.32070

Nurhadi, J., & Fatahillah. (2020). Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Tingkat Aktivitas Fisik Pada Masyarakat Komplek Pratama, Kelurahan Medan Tembung. Jurnal Health Sains, 1(5), 294–299. https://jurnal.healthsains.co.id/index.php/jhs/article/view/52

Praditasari, J., & Sumarmi, S. (2018). Asupan Lemak, Aktivitas Fisik dan Kegemukan pada Remaja Putri di SMP Bina Insani Surabaya. Media Gizi Indonesia, 13, 117–122. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i2.117

Rahayu, D., & Husnina, L. (2019). Obesitas Dengan Harga Diri pada Remaja Putri Kelas X SMK YP 17 Pare Kediri. Jurnal Gizi Karya Husada, 2(1), 1–7. https://www.jurnal.gizikaryahusadakediri.ac.id/index.php/gizikh/article/view/32

Rahayu, W., & Kusuma, D. (2022). Profil Sedentary Life Style Pada Remaja Umur 15-17 Tahun (Study di Kabupaten Lamongan). Jurnal Prestasi Olahraga, 114–121. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/45082

Riskesdas. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2018.

Sari, K., & Nurhayati, F. (2018). Hubungan Antara Status Gizi , Kecukupan Asupan Energi , dan Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Jasmani pada Siswa Kelas XI di SMAN 1 Batu. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 6(2), 383–388. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/9/article/view/24185

Sinulingga, P. A., Andayani, L. S., & Lubis, Z. (2021). Pengaruh Sekolah Secara Online terhadap Perilaku Sedentari yang Berisiko Obesitas pada Remaja Berumur 15-19 Tahun. Jurnal Kesehatan, 12, 396–403. http://dx.doi.org/10.26630/jk.v12i3.2683

Sumosardjono. (1996). Sehat dan Bugar. PT.Gramedia Pustaka Utama.

Swinburn, B. A., Caterson, I., Seidell, J. C., & James, W. P. T. (2004). Diet , Nutrition and the Prevention of Excess Weight Gain and Obesity. Public Health Nutrition, 7, 123–146. https://doi.org/10.1079/PHN2003585

Trisnia, E. (2006). Low Impact. https://ladyelen.blogspot.com/2006/08/aerobik-yuk.html

WHO. (2022). Obesity. https://www.who.int/health-topics/obesity#tab=tab_1




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um075v2i12022p21-35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Anita Sulistyorini, Windi Chusniah Rahmawati, Farah Paramita, Anisa Nanda Leilina, Qurotu’aini Putriningdyah, Nadia Nuradela, Cendani Kusuma Ayu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.