NILAI-NILAI KARAKTER PERJUANGAN BANGSA INDONESIA DI KOTA LUBUKLINGGAU

Agus Susilo, Ira Miyarni Sustianingsih

Abstract


Di era globalisasi saat ini, peran dunia pendidikan dalam meningkatkan pengetahuan sangat besar sekali. Dunia pendidikan juga memiliki beban untuk meningkatkan karakter anak bangsa. Nilai karakter harus dihidupkan kembali ditengah problem globalisasi saat ini. nilai-nilai karakter bangsa Indonesia dapat dikembangkan dan diteladani dari semangat perjuangan para pahlawan yang berjuang membela kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan asing. Tentunya dunia pendidikan dalam menerapkan pembelajaran sejarah sangat vital dalam menggalakkan pendidikan karakter nilai kepahlawanan Indonesia. Pembelajaran sejarah di sekolah harus diprogram dengan baik agar tercipta kesan yang membekas bagi peserta didik saat ini. Dalam Penulisan artikel ilmiah sendiri bertujuan untuk nilai-nilai karakter perjuangan bangsa Indonesia di Kota Lubuklinggau. Metode penulisan artikel ilmiah, yaitu: metode penelitian deskripsif kualitatif dengan sumber data berupa pengamatan langsung dilapangan dan sumber referensi yang mendukung kajian pustaka penulisan artikel ilmiah. Hasil dan pembahasan artikel ini adalah (1) Nilai-Nilai Karakter Dalam Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu sangat perlu dipahami bahwa pendidikan karakter yang tertuang di dalam pembelajaran sejarah sangat penting perannya. Maka materi-materi terkait sejarah perjuangan bangsa Indonesia harus didesain sedemikian rupa agar pembelajaran memberikan kesan yang menarik dan membekas bagi peserta didik. Hal ini dilakukan tentunya sebagai penanaman nilai-nilai karakter yang patut diteladani oleh peserta didik yang terkandung dalam materi sejarah perjuangan bangsa Indonesia. (2) Semangat Perjuangan Bangsa Indonesia di Kota Lubuklinggau. Di Kota Lubuklinggau perlu kita tahu adalah saksi sejarah perjuangan pejuang Sumatera Selatan yang berjuang sampai ke Kota Lubuklinggau. Para pejuang, berjuang dengan menumpahkan darahnya untuk melawan penindasan bangsa Eropa yang menjajah Indonesia. Berbagai peristiwa bersejarah pernah terjadi di Kota Lubuklinggau. sehingga untuk mengenang pahlawan yang telah berjuang, dibangun sebuah Museum Subbkos Garuda Sriwijaya Kota Lubuklinggau. Tujuannya supaya sejarah perjuangan bangsa di Kota Lubuklinggau tetap lestari. Sebagai generasi muda kita harus tetap menjaga dan melestarikan keberadaannya.


Keywords


nilai-nilai karakter; perjuangan; Kota Lubuklinggau

References


Agung, L. (2015). Sejarah kurikulum sekolah menengah di Indonesia. Ombak.

Aman. (2011). Model evaluasi pembelajaran sejarah. Ombak.

Amiruddin. (2016). Peran pendidikan sejarah dalam membangun karakter bangsa. Seminar Nasional “Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Membentuk Karakter Bangsa Dalam Rangka Daya Saing Global,” 193–202. Retrieved from https://studylibid.com/doc/739300/peran-pendidikan-sejarah-dalam-membangun-karakter.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Hamid, A. R. (2014). Pembelajaran sejarah. Ombak.

Hasan, S. H. (2012). Pendidikan sejarah untuk memperkuat pendidikan karakter. Paramita, 22(1), 81–95.

Hasan, S. H. (2019). Said Hamid Hasan pendidikan sejarah untuk kehidupan abad ke 21 m. HISTORIA: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, II(2), 61–72.

Kartodirdjo, S. (2014). Pendekatan ilmu sosial dalam metodologi sejarah. Ombak.

Nugroho, A. & M. (2016). Pemanfaatan Museum BRI dan Museum Jenderal Sudirman sebagai sumber belajar IPS oleh siswa dan guru SD di Purwokerto. Khazanah Pendidikan: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 9(2), 1–12. https://doi.org/10.30595/jkp.v9i2.1064.

Sari, E. P. (2017). Pengaruh pemanfaatan Museum sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar siswa pada materi pakaian adat tradisional Bengkulu di SD Negeri 5 Kota Bengkulu. Jurnal JuRiDikDas Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 1(2), 126–132. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/juridikdas.1.2.%25p.

Setianto, Y. (2019). Pendidikan karakter melalui keteladanan pahlawan nasional. Jurnal Publikasi Pendidikan, 9(2), 177–186. https://doi.org/https://doi.org/10.26858/publikan.v9i2.9267.

Setiawan, J., & Hadi, R. S. (2018). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam materi sejarah kebangkitan nasional Indonesia. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 12(1), 39–48.

Sugiyono. (2013). Memahami penelitian kualitatif. Alfabeta.

Susilo, A., & Sarkowi. (2018). Peran guru sejarah abad 21 dalam menghadapi tantangan arus globalisasi. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 2(1), 43. https://doi.org/10.17509/historia.v2i1.11206.

Susilo, A., & Yadri, I. (2019). Pendidikan dan kearifan lokal era perspektif global. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.31540/sdg.v1i1.193.

Sustianingsih, I. M. (2020). Pemanfaatan Museum SUBKOSS sebagai sumber belajar sejarah di Lubuklinggau. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(1), 1–14.

Zuhdi, S. (2014). Sejarah perjuangan bangsa sebagai modalitas memperkuat pertahanan negara. Jurnal Pertahanan, 4(1), 33–59.




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um020v16i12022p54-65

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,  
Phone. (0341) 551312,
email: jsb.journal@um.ac.id
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya

P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

  Creative Commons License
This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats 

Flag Counter