Pengembangan Strategi Pembelajaran Ips Sejarah Berbasis Critical Pedagogy Di Sekolah

Muhammad Iqbal Birsyada

Abstract


Abstrak. Pengampu mata pelajaran IPS-Sejarah sebagai salah satu mata
pelajaran yang mengembangkan kecerdasan sosial peserta didik memerlukan
terobosan pendekatan pengajaran yang lebih merangsang minat peserta didik
dalam belajar sejarah di sekolah. Oleh karena itu, para perserta didik harus
didekatkan dengan isu-isu sosial di sekitar lingkunganya sehingga timbul
kesadaran kritis dalam memandang persoalan-persoalan sosial dalam masyarakat. Dalam hal inilah model pendidikan IPS sejarah di sekolah haruslah berbasis kritis. Peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran tidaklah lagi terdominasi oleh setiap instruksi dan wacana pemikiran dari guru. Namun,
peserta didiklah yang akan mengkonstruksi pengetahuanya sendiri secara sadar
dan kritis tanpa dominasi dari siapapun. Artikel ini ingin memberikan pandangan
pemikiran tentang model pendidikan IPS sejarah berbasis critical pedagogy di
sekolah. Pendekatan critical pedagogy dapat mengantarkan peserta didik menjadi pribadi warga negara yang baik.
Kata-kata kunci: Pembelajaran, IPS Sejarah, Critical Pedagogy, Sekolah
Abstract. The teacher of social studies-history as a subject to develop pupils’
social quotient needs an alternative of teaching approach. This would stimulates
pupils’ motivation in learning history. Therefore, pupils have to be engaged with
social issues to encourage the critical awareness. The teaching model of social
studies-history should be based on the critical thinking. The pupils should not be
dominated by the thinking of teachers. However, the pupils should construct their own knowledge. This article wants to give a perspective on the teaching model of social studies-history based on critical pedagogy. This approach could lead the pupils to be the well citizens
Keywords : Learning, Social Studies, Critical Pedagogy, School


References


Azinar, A. T. 2010. “Implementasi Critical Pedagogy Dalam Pembelajaran Sejarah Kontroversial Pada SMA Negeri Kota Semarang”. Tesis UNS. Tidak diterbitkan.

Berger, P. L. & Luckmann, T. 1990. Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah Tentang Sosiologi Pengetahuan (diterjemahkan dari buku asli The Social Construction of Reality oleh Hasan Basari). Jakarta: LP3ES.

Berger.1992. Pikiran Kembara: Modernisasi dan Kesadaran Manusia (diterjemahkan dari buku asli The Homeless Mind: Modernization and Consciousness). Yogyakarta: Kanisius.

Berger. 1994. Langit Suci: Agama sebagai Realitas Sosial (diterajemahkan dari buku asli Sacred Canopy oleh Hartono). Jakarta: Pustaka LP3ES.

Barnes, Barry. 1972. Sociology of Science. Middlesex: Penguin Book Ltd.

Birsyada, Muhammad Iqbal. 2012. Peristiwa Konflik Pecahnya Keluarga Di Kerajaan Demak Dalam Persepsi Penulis Babad. Tesis UNNES. Tidak diterbitkan.

Birsyada, Muhammad Iqbal. 2014 a. Membangun Kultur Kejujuran dalam Harian Republika Kolom Opini edisi 14 April.

Birsyada, Muhammad Iqbal. 2014 b. Buku Ajar Pengantar Ilmu Pendidikan IPS. Yogyakarta: UPY. Tidak diterbitkan.

Birsyada, Muhammad Iqbal. 2014c. Pengembangan Model Pembelajaran IPS dengan Pendekatan Konstruktivisme di Sekolah. Jurnal Forum Ilmu Sosial Volume 41 Nomor 2 Desember 2014.

Breuing, M. 2011. Problematizing Critical Pedagogy. International Journal of Critical Pedagogy. Volume 3, hlm. 2-23 dalam http://www. freireproject.org/blogs/ne w-volume-internationaljournal-critical pedagogy, diunduh pada tanggal 26 Nopember 2011.

Brooks and Brooks. 1999. In Search of Understanding: The Case For Construktivist Classroom. Alexxandria, Virginia, USA: ASCD.

Brophy, J, dkk. 2006. Children’s Thinking AboutCultural Universals. Mahwah, New Jersey London: Lawrence Erlbaum Associetes Publisher.

Carr, P. R. 2008. “But Wahat Can I Do” Fifteen Things Education Students Can Do to Transform Themselves In/Throught/With Education.

International Journal of Critical Pedagogy. Vol 1 (2) Summer 2008. Hlm 81-97.

Etzkowitz, H. and Glassman, R. 1991. The Renascence of Sociological Theory. Illinois: FE Peacock Publishers Inc.

Fajar, A. 2004. Portofolio Dalam Pembelajaran IPS. Bandung: Rosda Karya.

Fakih, M. 2001. “Ideologi dalam Pendidikan, Sebuah Pengantar”. Kata Pengantar dalam William F. O’neil. 2001. Ideologi-Ideologi Pendidikan. Penerjemah Omi Intan Naomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Frasser and West. 1993. Social Studies in Secondary School. Ronald Press.

Fredericks, A. D. 2000. Social Studies Discoveries on The Net: an Integrated Approach. Inc.Englewood, Colorado: Libraries Unlimited.

Kasmadi, H. 2001. Pengembangan Pembelajaran Dengan Pendekatan Model-Model Pengajaran Sejarah. Semarang: PT. Prima Nugraha Pratama.

Kuntowijoyo. 1995. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Bentang Budaya.

Lestyana, Pepi, Lavandez, Magaly & Nelson, Thomas. 2004. “Critical pedagogy: Revitalizing and Demoratizing Techer Education”. Teacher Education Quarterly. Winter 2004. Hlm. 3-15. dalam http://www.teqjournal.org/ backvols/2004/311/ volume1.htm, Di unduh 5 Mei 2011.

Lindzey, G. and Aronson, E (ed). 1975. The Handbook of Social Psychology, Vol. 1 - V, Second Edition. New Delhi: Amerind Publishing Coy. PVT. Limited.

Lynch, J. 2006. Curriculum Framework K-12 Social Studies. New Hampshire.

McLaren, P. and Leonard, P. 2004. Paolo Freire A critical Encounter Edited the Taylor & Francis e-Library.

Miller, S.J. 2008. Liberating Grades/ Liberatory Assesment. International Journal Of Critical Pedagogy. Volume 1 (2) Summer (2008). Hlm.160-171 dalam http://www.Freire.Educati on.mcgillcalojs/public/jou rnals/Galleys/IJCPo//@20 08, diunduh pada tanggal 26 Nopember 2011.

Monchinski, T. 2008. Critical Pedagogy and Everday Classroom. New York: Springer.

Muijs, D. dan David, R. 2008. Efective Teaching Teori dan Aplikasi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Nuryanto, M. A. 2008. Mazhab Pendidikan Kritis. Menyingkap Relasi Pengetahuan, Politik, Kekuasaan. Yogyakarta: Resist Book.

Ochoa, E. C. & Lassalle, Y. M. ”Editor Introduction”. Radical History Review. Vol. 2008, No 102, Fall 2008. Hlm.1-7. Dalam http://www.dukeupress.edu/journals/, diunduh 14 Nopember 2011.

Pramono, S.E. 2013. Hakikat Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Semarang: Widya Karya. Singer, A. J. 2003. Social Studies For Secondary Scholls. USA: Lawrence Erlbaum Associates, Inc. Publishers.

Smith, W. A. 2008. Conscientizacao Tujuan Pendidikan Paulo Freire terjemahan Agung Prihantoro. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Somantri, M.N. . 2001. Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Supardan, D. 2009. Pengantar Ilmu Sosial Sebuah Pendekatan Struktural. Jakarta: Bumi Aksara.

Sutirjo dan Mamik, S.I. .2005. Tematik Pembelajaran Efektif dalam Kurikulum 2004. Malang: Bayumedia.

Suud, A. 2008. Revitalisasi Pendidikan IPS. Semarang: Unnes Press.

Suud A. 2008. Penggunaan Isu Kontroversial dalam Kelas Sejarah di Era Reformasi. Lemlit Unnes. Tidak diterbitkan.

Vitalis D.S. 2002. “Pelaksanaan Pembelajaran Berlandaskan Paradigma Konstruktivistik” dalam Jurnal Pendidikan Vol.8 No.2 Desember 2002. Madiun: IKIP PGRI Madiun.

Wahap, A. A. 2007. Metode dan Modelmodel Mengajar IPS. Bandung : Alfabeta.

Waters, M. 1994. Modern Sociological Theory. London: Sage Publication.

Wineburg, S. 2006. Historical Thinking and other Unnatural Acts Charting the Future of Teaching the Past. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Terjemahan Yayasan Obor Indonesia.

Zeitlin, M. I. 1973. Rethinking Sociology: A Critique of Contemporary Theory. New Jersey: Printice Hall, Inc.

Zuchdi, D. 2010. Humanisasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Muhammad Iqbal Birsyada



Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,  
Phone. (0341) 551312,
email: jsb.journal@um.ac.id
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya

P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

  Creative Commons License
This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats 

Flag Counter