Membangun Kolegialitas Calon Guru Ipsmelalui Lesson Study

Neni Wahyuningtyas, Nurul Ratnawati, Khofifatu Rohmah Adi

Abstract


Abstrak: Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan upaya dalam membangun kolegialitas calon guru IPS melalui Lesson Study. LS dapat membantu calon guru IPS dalam mencapai tujuan pembelajaran melalui kolegialitas. Hal ini sangat dimungkinkan mengingat dalam setiap tahapan LS mulai dari plan, do, sampai see selalu dilakukan secara kolaboratif antara peserta KPL (kajian & praktek Lapangan) dan dosen pendamping lapangan sehingga terjadi komunikasi intensif. Perencanaan yang dilakukan secara kolaboratif dapat menjadi modal utama untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih efektif. Selain itu dengan penerapan LS ini terjalin mutual learning, dimana peserta LS memiliki niat yang sama untuk menciptakan komunitas belajar.

Kata-kata Kunci: Kolegialitas, Calon Guru IPS, Lesson Study.

Abstract: this study tends to describe the effort in shaping collegiality between the prospective social studies teacher based on lesson study (LS). LS could help the prospective teacher to gain the learning outcomes through collegiality. This might be happened when the apprenticed student and the supervisor designs the plan, the do, and the see collaboratively. Therefore, the condition creates an intensive communication. The collaborative plan could be a main basis to create the effective teaching. In addition, the practice of LS would shape the mutual learning when the apprenticed students have the same purpose in creating learning community 

Keywords: collegiality, prospective social studies teacher, Lesson Study


References


Hendayana, S. 2007. LS Suatu Strategi untuk Meningkatkan Keprofesionalan Pendidik. Bandung: FPMIPA UPI dan JICA.

Hord, S. M. 1997. Professional Learning Communities: What Are They and Why Are They Important. http://www.ncrel.org/.

Lewis, C.C. 2002. What are the Essential Elements of LS? The CPS Connection. 2. 23(4): 15-18.

Sato, Manabu. 2006. Tantangan yang Harus Dihadapi Sekolah (Makalah Terjemahan). Tokyo: SITTEMS-JICA

Sato, Masaaki. 2006. Perlunya Pembelajaran Kolaboratif (Makalah Terjemahan). Tokyo: SITTEMS-JICA

Sukirman. 2006. Peningkatan Profesional Guru Melalui LS.Makalah Pelatihan LS Bagi Guru-Guru Berprestasi dan Pengurus MGMP SeIndonesia.

Sumar H dkk. 2007. LS: Suatu Strategi Untuk Meningkatkan Keprofesionalan Pendidik (Pengalaman IMSTPJICA). Bandung: FPMIPA UPI dan JICA.

Susilo, H. 2010. LS Berbasis MGMP sebagaiSarana Pengembangann Keprofesionalan Guru. Malang: Surya Pena Gemilang.

Syamsuri, I; Ibrohim, & Joharmawan, R. 2008. Studi Pembelajaran (LS): Sebuah Model Pembinaan Profesionalisme secara Berkelanjutan. Malang: FMIPA UM.

Yee, E & Fun, M. 1996. Reflections of a New Teacher-Peer Supervision in Teacher Development. New Horizons in Education. No.37, 1996. (Online),

(http://math.coe.uga.edu/tme/Issues/v21n2/421.2Cheng%20&%20Yee.pdf.

Yudiani, I. 2014. Manajemen LS sebagai Teknik Supervisi Kolegial di SMP. Jurnal Pendidikan Humaniora Vol. 2 No. 2, Hal 164175, Juni 2014.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Neni Wahyuningtyas, Nurul Ratnawati, Khofifatu Rohmah Adi



Editorial office:
History Department, Faculty of Social Science,
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,  
Phone. (0341) 551312,
email: jsb.journal@um.ac.id
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya

P-ISSN 1979-9993
E-ISSN 2503-1147

  Creative Commons License
This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats 

Flag Counter