Peranan Guru Sekolah Dasar (Guru Sd) dalam Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling
Abstract
Abstrak: Dalam proses belajar siswa tidak pernah lepas dari kesulitan, meski bagaimanapun hebatnya siswa itu. Kesulitan-kesulitan yang paling banyak muncul berdasar kenyataan yang ada ialah kesulitan belajar. Karena guru adalah menajemen proses belajar mengajar (PBM) di kelas maka peranan guru dalam memberikan bimbingan khususnya bimbingan belajar sangat besar. Peranan itu bisa bersifat aktif dan langsung yaitu berupa pemberian tindakan pengarahan belajar, memberikan informasi-informasi belajar, dan peranan lain yang bersifat tidak langsung yaitu memberikan kemudahan atau penciptaan situasi belajar yang menyenangkan sehingga siswa menjadi bergairah dalam belajarnya.
Kata kunci: kesulitan belajar, peranan guru
Full Text:
PDFReferences
Depdikbud. 2015. Panduan Teknis Bimbingan Psiko-Edukatif di Sekolah Dasar, Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Ditjen Dikdasmen
Miller, F.D. 1991. Guidance: Principles and Services, Ohio: Merril, Columbus
Mortensen, G.D. & Schmuller, A.M. 1987. Guidance in Today’s School, New York: Wiley
Mudjito. 1994. Guru yang Efektif: Cara untuk Mengatasi Kesulitan dalam Kelas, (terjemahan), Jakarta: C.V. Rajawali
Nurihsan, Achmad Juntika dan Sudianto, Akur. 2005. Manajemen Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar, Jakarta: Grasindo
Siswohardjono, A. 2000. Perspektif Bimbingan Konseling dan Penerapannya di berbagai Institusi, Semarang: Satya Wacana
Surya, M. & Natawidjaja, R. 1995. Pengantar Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Universitas Terbuka Depdikbud
Widada. 2015. Konstribusi Guru dalam Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Makalah disampaikan dalam Pertemuan Guru-guru SMK Swasta di Malang.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um035v26i12018p029
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Wahana Sekolah Dasar
Wahana Sekolah Dasar
ISSN 0854-8293 (print)
ISSN 2622-5883 (online)
Jurnal Wahana Sekolah Dasar is indexed by:
View Visitor Stats









