PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA ERGONOMICS MESH STRAINER TOOL DALAM PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PRODUKSI KOPI PADA UMKM DJAPA COFFEE DI KABUPATEN MALANG
Abstract
Pemanfaatan teknologi tepat guna memiliki andil yang cukup besar dalam peningkatan kualitas dan kuantitas komoditas perkebunan kopi. Djapa Coffee yang terletak di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang merupakan UMKM yang menjadi mitra kegiatan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG). Tujuan dari kegiatan pemanfaatan TTG ini adalah untuk meningkatkan produktivitas produksi mitra melalui pemanfaatan mesin TTG. Selain itu terdapat “titik kritis” dalam proses pengolahan biji kopi yaitu pada proses pengayakan yang saat ini masih menggunakan cara manual menggunakan tangan yang menimbulkan kelelahan dan dapat meningkatkan resiko musculoskeletal disorder pada pekerjanya sehingga jika tetap dilakukan secara terus-menerus maka dapat menurunkan produktivitas mitra. TTG yang akan diterapkan adalah mesin pengayak bubuk kopi yang dinamakan Ergonomics Mesh Strainer Tool. Metode yang dilakukan dimulai dari mengindentifikasi permasalahan dan kebutuhan mitra, studi literature, melakukan perancangan dan pembuatan mesin TTG sesuai dengan permasalahan, pengujian produk, mengimplementasi atau penerapan mesin TTG yang telah difabrikasi, dan serta pendampingan operasional. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan menunjukan produktifitas UMKM Djapa Coffee mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh meningkatnya kuantitas kopi yang diproduksi serta berkurangnya karyawan yang mengalami kelelahan dan musculoskeletal disorder.
Kata Kunci : teknologi tepat guna; kopi; pengayak; ergonomi
Full Text:
PDFReferences
Anon. 2017. “Kopi.” Indonesia Investments 1. Retrieved June 26, 2020 (https://www.indonesia-investments.com/id/bisnis/komoditas/kopi/item186?).
BPS. 2019. “Luas Dan Produksi Kopi Robusta Rakyat Menurut Kecamatan Di Kabupaten Malang Tahun 2016-2018.” Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang 1. Retrieved June 28, 2020 (https://malangkab.bps.go.id/statictable/2016/09/06/552/luas-dan-produksi-kopi-robusta-rakyat-menurut-kecamatan-di-kabupaten-malang-2016-2018.html).
Canadian Centre for Occupational Health and Safety. 2014. “Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs).” Canadian Centre for Occupational Health and Safety. Retrieved July 10, 2020 (https://www.ccohs.ca/oshanswers/diseases/rmirsi.html).
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang. 2019. “Jumlah Wisatawan Mancanegara Dan Domestik Yang Datang Ke Kabupaten Malang Tahun 2010 - 2018.” Badan Pusat Statistik Kabupaten Malang 1. Retrieved June 26, 2020 (https://malangkab.bps.go.id/statictable/2017/07/19/675/jumlah-wisatawan-mancanegara-dan-domestik-yang-datang-ke-kabupaten-malang-tahun-2010---2018.html).
Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur. 2018. Produksi Perkebunan Kopi Menurut Kabupaten/Kota Di Jawa Timur Tahun 2006-2017.
Direktorat Jenderal Perkebunan. 2015. Statistik Perkebunan Indonesia : Kopi 2014-2016. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pertanian.
Direktorat Jenderal Perkebunan 2018. 2019. Statistik Kopi Indonesia 2018. 2018th ed. Jakarta, Indonesia: Badan Pusat Statistik Indonesia.
Nurhanisah, Yuli; Devina, Chyntia. 2019. “Indonesia, Negara Penghasil Kopi Terbesar Keempat Dunia.” Retrieved June 26, 2020 (http://indonesiabaik.id/infografis/indonesia-negara-penghasil-kopi-terbesar-keempat-dunia#:~:text=Indonesia adalah negara penghasil biji,8 %25 dari produksi kopi dunia.).
WHO. 2001. “Occupational Health: A Manual for Primary Health Care Workers.” World Health Organization.
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um080v2i22021p106-111
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat Editorial:
Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik
Universitas Negeri Malang
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145,
Phone. (0341) 551312 psw 298,
email: [email protected]
Website: http://journal2.um.ac.id/index.php/JP2T/index
E-ISSN 2686-1232

This work is licensed under a CC BY SA 4.0.

11.png)
31.png)
12.png)
11.png)