KAJIAN FASILITAS JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN KAJOETANGAN KOTA MALANG

Nanang Agung Novemdra, Boedi Rahardjo, Titi Rahayuningsih

Abstract


Jalur pedestrian merupakan suatu media yang menunjang pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lain dengan berjalan kaki. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi pejalan kaki.Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan karakteristik pejalan kaki di Kawasan Kajoetangan Kota Malang, (2) mendeskripsikan kelengkapan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang, (3) menganalisis persepsi pengunjung terkait fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetngan Kota Malang, (4) menganalisis tingkat pelayanan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan survey dan angket. Data yang diperoleh dari hasil observasi, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan Software Microsoft Excell untuk mendapatkan informasi data berupa persentase, proporsi, dan rasio. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) karakteristik pejalan kaki terbanyak adalah perempuan dengan persentase 51%, berumur 19 – 40 tahun dengan persentase 47%, tingkat Pendidikan mayoritas SMA – sederajat dengan persentase 43%, jenis pekerjaan mayoritas pelajar/mahasiswa dengan persentase 53%, dan penghasilan kurang dari Rp 3.200.000 dengan persentase 78%. Maksud dan tujuan pejalan kaki adalah berbelanja dengan persentase 38%. (2) Kelengkapan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang pada segmen 1 memiliki lebar 2,4 pada sebelah Timur, 3 m pada sisi Barat, segmen 2 lebar 5 m, dan segmen 3 sebesar 5 m. Jenis penutup trotoar adalah resin bound paving, fasilitas pada trotoar Kajoetangan di beberapa titik perlu perbaikan seperti tempat duduk dan fasilitas peneduh. (3) Berdasarkan persepsi pengunjung dapat disimpulkan fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan Kota Malang adalah baik tetapi perlu perbaikan di beberapa titik. (4) Tingkat pelayanan fasilitas jalur pedestrian di dapat arus terbesar pada hari Sabtu yaitu 2,03 ped/m/mnt. Kecepatan terbesar pejalan kaki pada hari Selasa sebesar 80,19 m/mnt. Kepadatan tertinggi pada hari Minggu sebesar 0,059 ped/m², Ruang berjalan terbesar pada hari Selasa sebesar 194m²/ped. Fasilitas jalur pedestrian di Kawasan Kajoetangan mempunyai tingkat pelayanan A berdasarkan kecepatan, sedangkan berdasarkan arus dan ruang adalah A.

Full Text:

PDF

References


Ardhaneswari, S. P., & Agustapraja, H. R. (2023). Presepsi Masyarakat terhadap Jalur Pedestrian Pada Ruas Jalan Veteran Lamongan. Jurnal Talenta Sipil, 6(2), 346–356.

Artawan, A., Wedagama, P. M. D., & Mataram, K. (2013). Analisis Karakteristik Pejalan Kaki dan Tingkat Pelayanan Fasilitas Pejalan Kaki. Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, 2(2).

Asmara, J. S., Ihsani, I., & Tinumbia, N. (2021). KAJIAN FASILITAS PEDESTRIAN PADA JALAN SILIWANGI, KOTA TANGERANG SELATAN. Jurnal ARTESIS, 1(2), 117–124.

Badan, Y., & Pekerjaan Umum, P. (1999). D E P A R T E M E N P E K E R J A A N U M U M Diterbitkan oleh PT. Mediatama Saptakarya ( PT. Medisa ).

Dermawan, A. W. Q., & Agustin, I. W. (2020). TINGKAT PELAYANAN JALUR PEJALAN KAKI PADA KORIDOR JALAN MT HARYONO KOTA MALANG. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 9(2), 49–58.

Garber, N. J., & Hoel, L. A. (1997). Traffic and highway Engineering. 2nd End. Boston, PWS ISEN (), 534953337.

Mannering, F. L. (1988). SSW Principles of Highway Engineering and Traffic Analysis, Edisi Ke-7| Wiley. Willey.

Manual, H. C. (2000). Highway capacity manual. Washington, DC, 2(1), 1.

Prasetyaningsih, I. (2010). Analisis Karakteristik dan Tingkat Pelayanan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Pasar Malam Ngarsopuro Surakarta (Analysis Of The Characteristics And Level Of Service Of Pedestrian Facility In Ngarsopuro Night Market Surakarta).

Putra, S., Purbanto, R. G., & Negara, W. N. (2013). Analisis tingkat pelayanan fasilitas pejalan kaki. Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil, 2(2), 1–6.

Rubenstein, H. M. (1992). Pedestrian malls, streetscapes, and urban spaces. John Wiley & Sons.

Umum, D. P. (1996). Tata Cara Perencanaan Teknik Lanskap Jalan. Direktorat Jenderal Bina Marga. Jakarta (ID): Departemen Pekerjaan Umum.

Wenas, J. K. P. L., Timboeleng, J. A., & Lefrandt, L. R. (2019). Analisis Kinerja Jalur Pedestrian Kawasan Pertokoan Pasar 45 (Studi Kasus: Jl. Walanda Maramis Dan Jl. Dotulolong Lasut). Jurnal Sipil Statik, 7(9).




DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um071v29i22024p100-113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats