CERPEN INDONESIA DEKADE 2018: PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
Abstract
Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mengungkapkan perjalanan sastra Indonesia, khususnya dunia cerpen dari aspek pertumbuhan dan perkembangannya selama dekade 2018. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, yaitu menafsirkan data dengan cara mendeskripsikan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumen, yaitu teks cerpen yang terbit selama tahun 2018. Sementara teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi, yaitu analisis aspek pertumbuhan dan perkembangan cerpen yang terjadi selama tahun 2018. Baik dari aspek pertumbuhan cerpenis yang lahir dan pertumbuhan variasi judul cerpen, maupun perkembangan tema-tema cerpen yang terjadi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah cerpen Indonesia decade 2018 mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang begitu pesat. Dari aspek pertumbuhan, selama decade 2018 telah lahir beberapa cerpenis muda yang karya-karyanya menghiasi halaman surat kabar Kompas Minggu. Dari aspek pertumbuhan juga, selama decade 2018 judul-judul cerpen yang lahir sangat bervariasi. Hal ini sejalan dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang semakin kompleks. Dari aspek perkembangan, cerpen Indonesia selama decade 2018, telah melahirkan tema-tema yang berbau sosial masyarakat.
Full Text:
PDFReferences
Ahmad, Fandrik. (2018). “Cerpen Slerok”. Jakarta: Kompas Minggu, 15 Juli 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Ayu, Djenar Maesa. (2018). “Cerpen Saat Ayag Meninggal Dunia”. Jakarta: Kompas Minggu, 15 April 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Banua, Raudal Tanjung. (2018). “Cerpen Aroma Doa Bilal Jawad”. Jakarta: Kompas Minggu, 13 Mei 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Bisri, KH Mustafa. (2018). “Cerpen Gadis Kecil Beralis tebal, Bermata Cemerlang”. Jakarta: Kompas Minggu, 1 April 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Hanggara, Ken. (2018). “Cerpen Mayat Masa Lalu”. Jakarta: Kompas Minggu, 5 Agustus 2018. Halaman Hiburan/Cerpen
Jassin, HB. (1994). Koran dan Sastra Indonesia. Jakarta: Pustaka Pem-bangunan Swadaya Nusantara
Oddang, Faisal. (2018). “Kapojhes dan batu yang Terapung”. Jakarta: Kompas Minggu, 3 Juni 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Ratna, Nyoman Kutha. (2011). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Seftiana, Miranda. (2018). “Cerpen Tungku Perkawinan”. Jakarta: Kompas Minggu, 8 April 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
SP, Ranang Aji. (2018). “Cerpen Aku Tak Ingin Kacamata, Aku hanya Ingin Mati, Tuhan”. Jakarta: Kompas Minggu, 12 Agustus 2018. Halaman Hiburan/Cerpen
T, Zaenal Radar. (2018). “Cerpen Perempuan yang Menunggu”. Jakarta: Kompas Minggu, 22 Juli 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Utari, Dewi Ria. (2018). “Cerpen Melarung Bapak”. Jakarta: Kompas Minggu, 27 Mei 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Wijaya, Putu. (2018). “Cerpen Boko”. Jakarta: Kompas Minggu, 22 April 2018, Halaman Hiburan/Cerpen
Zainal, Masdhar. (2018). “Cerpen Laki-Laki yang Kawin Dengan Babi”. Jakarta: Kompas Minggu, 6 Mei 2018, Halaman Huburan/Cerpen
DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um007v5i22021p140-149
Refbacks
- There are currently no refbacks.
BASINDO indexed by:

BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Indonesian Language, Literature, and Learning Journal
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang (UM)
ISSN : 2579-3799 (media online) - SK no. 0005.25793799/JI.3.1/SK.ISSN/2017.04 - 6 April 2017
BASINDO : Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License